• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Pemprov Banten Waspadai Kenaikan Harga Komoditi Jelang Akhir Tahun

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 14 November 2023 - 11:25
in Daerah
Ir-Hj-Virgojanti-co

Pj Sekda Banten Ir Hj Virgojanti (foto dokumen indopos.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Banten Virgojanti mengatakan Pemerintah Provinsi Banten waspadai terhadap kenaikan harga komoditi di akhir tahun 2023. Pemprov Banten waspadai harga beras yang masih mengalami fluktuatif.

“Inflasi di Provinsi Banten untuk saat ini masih terkendali, berdasarkan data BPS Inflasi Provinsi Banten di bulan Oktober tercatat secara Year on Year (y-o-y) sebesar 2,35 persen,” ungkap Virgojanti usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara Virtual di Ruang Rapat Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (14/11/2023).

BacaJuga:

Blank Spot 200 Km di Kaltim, DPR Soroti Dampaknya terhadap Pertahanan Negara

Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Cuma Nonton MotoGP, Ratusan Bikers Diajak Intip Kilang dan Pabrik Pelumas Pertamina

Selanjutnya, Virgojanti menyampaikan saat ini komoditas yang menjadi perhatian dalam pengendalian inflasi diantaranya komoditi beras. Hal tersebut lantaran komoditi beras terus mengalami fluktuatif harga.

“Komoditas yang menjadi konsentrasi utama beras, untuk minggu ini beras medium seharga Rp 12.500. Dan harga tertinggi berada di Kabupaten Tangerang mencapai Rp 13.500, sedangkan untuk yang terendah berada di Kabupaten Pandeglang seharga Rp 11.000,” katanya.

Meski demikian, kata Virgojanti, harga beras di Provinsi Banten masih berada dibawah harga rata-rata beras secara nasional yang mencapai Rp 13.695.

“Dan kondisi produksi beras di Indonesia dan Banten memang sedang mengalami masalah sebagai dampak El Nino,” imbuhnya.

Selain komoditi beras, Virgojanti menyampaikan pihaknya juga berkonsentrasi terhadap sejumlah komoditi lainnya dalam mengendalikan inflasi di Provinsi Banten. Diantaranya minyak goreng, gula, cabai merah dan rawit, bawang merah, telur ayam ras dan daging ayam ras.

“Secara umum harga masih terjangkau, bahkan ada harga komoditas yang mengalami deflasi, seperti telur ayam ras, bawang merah, minyak goreng,” jelasnya.

Selanjutnya, Virgojanti menuturkan dalam mengantisipasi kenaikan harga sejumlah komoditas saat menghadapi Natal dan Tahun Baru 2024 serta hari-hari besar keagamaan, pihaknya melalui TPID telah melakukan beberapa langkah. Diantaranya, pemantauan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di tingkat distributor serta melakukan sidak ke pasar-pasar tradisional.

“Selanjutnya kita juga berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak eksternal yang tergabung dalam Tim Satgas Pangan, serta melakukan aksi pasar murah berkolaborasi dengan TPID Kabupaten/ Kota,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Virgojanti juga mengatakan Pemprov Banten melakukan kerjasama dengan sejumlah daerah-daerah penghasil komoditi pangan, guna menjamin pasokan tetap tersedia.

“Dan apabila ada hal-hal yang krusial terkait dengan distribusi pasokan, Pemprov Banten akan menggunakan anggaran BTT,” tandasnya. (yas)

– Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Banten Virgojanti mengatakan Pemerintah Provinsi Banten waspadai terhadap kenaikan harga komoditi di akhir tahun 2023. Pemprov Banten waspadai harga beras yang masih mengalami fluktuatif.

“Inflasi di Provinsi Banten untuk saat ini masih terkendali, berdasarkan data BPS Inflasi Provinsi Banten di bulan Oktober tercatat secara Year on Year (y-o-y) sebesar 2,35 persen,” ungkap Virgojanti usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara Virtual di Ruang Rapat Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (14/11/2023).

Selanjutnya, Virgojanti menyampaikan saat ini komoditas yang menjadi perhatian dalam pengendalian inflasi diantaranya komoditi beras. Hal tersebut lantaran komoditi beras terus mengalami fluktuatif harga.

“Komoditas yang menjadi konsentrasi utama beras, untuk minggu ini beras medium seharga Rp 12.500. Dan harga tertinggi berada di Kabupaten Tangerang mencapai Rp 13.500, sedangkan untuk yang terendah berada di Kabupaten Pandeglang seharga Rp 11.000,” katanya.

Meski demikian, kata Virgojanti, harga beras di Provinsi Banten masih berada dibawah harga rata-rata beras secara nasional yang mencapai Rp 13.695.

“Dan kondisi produksi beras di Indonesia dan Banten memang sedang mengalami masalah sebagai dampak El Nino,” imbuhnya.

Selain komoditi beras, Virgojanti menyampaikan pihaknya juga berkonsentrasi terhadap sejumlah komoditi lainnya dalam mengendalikan inflasi di Provinsi Banten. Diantaranya minyak goreng, gula, cabai merah dan rawit, bawang merah, telur ayam ras dan daging ayam ras.

“Secara umum harga masih terjangkau, bahkan ada harga komoditas yang mengalami deflasi, seperti telur ayam ras, bawang merah, minyak goreng,” jelasnya.

Selanjutnya, Virgojanti menuturkan dalam mengantisipasi kenaikan harga sejumlah komoditas saat menghadapi Natal dan Tahun Baru 2024 serta hari-hari besar keagamaan, pihaknya melalui TPID telah melakukan beberapa langkah. Diantaranya, pemantauan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat di tingkat distributor serta melakukan sidak ke pasar-pasar tradisional.

“Selanjutnya kita juga berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak eksternal yang tergabung dalam Tim Satgas Pangan, serta melakukan aksi pasar murah berkolaborasi dengan TPID Kabupaten/ Kota,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Virgojanti juga mengatakan Pemprov Banten melakukan kerjasama dengan sejumlah daerah-daerah penghasil komoditi pangan, guna menjamin pasokan tetap tersedia.

“Dan apabila ada hal-hal yang krusial terkait dengan distribusi pasokan, Pemprov Banten akan menggunakan anggaran BTT,” tandasnya. (yas)

Tags: akhir tahunKenaikan Harga KomoditiPemprov Banten

Berita Terkait.

Blank Spot 200 Km di Kaltim, DPR Soroti Dampaknya terhadap Pertahanan Negara
Daerah

Blank Spot 200 Km di Kaltim, DPR Soroti Dampaknya terhadap Pertahanan Negara

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:31
Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya
Daerah

Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:14
Bukan Cuma Nonton MotoGP, Ratusan Bikers Diajak Intip Kilang dan Pabrik Pelumas Pertamina
Daerah

Bukan Cuma Nonton MotoGP, Ratusan Bikers Diajak Intip Kilang dan Pabrik Pelumas Pertamina

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:26
Gempa Bumi Dangkal M4,3 Hantam Kaur di Bengkulu, Pusat Hiposenter 19 Km 
Daerah

Gempa Bumi Dangkal M4,3 Hantam Kaur di Bengkulu, Pusat Hiposenter 19 Km 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:42
Edukasi
Daerah

Dompet Dhuafa Ajak 3.408 Siswa di Jawa Tengah Belajar Siaga Bencana Sejak Dini

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:02
Yunus
Daerah

Pemkab Jayapura dan Swasta Garap Lahan Tidur Berbasis Agroforestri

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:01

OLAHRAGA

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP
Olahraga

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Editor Ali Rachman
Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28

INDOPOSCO.ID – Deru mesin bukan satu-satunya daya tarik Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Di luar lintasan, antusiasme penggemar juga...

SelengkapnyaDetails
Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Sekadar Rebut Gelar, Turnamen Biliar FWUMKM Perkuat Sinergi Wartawan dan Pemerintah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:34
Hadi-Tj

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1058 shares
    Share 423 Tweet 265
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.