• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Sandiaga Uno: Indonesia Sedang Booming Ekonomi Digital

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 30 Oktober 2023 - 07:13
in Ekonomi
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan Indonesia sedang mengalami booming ekonomi digital.

“Kita mungkin adalah macan Asia yang berkembang pesat dalam hal ekosistem ekonomi kreatif dan digital,” ujar Sandiaga dalam The Asian Creative and Digital Economy Youth Summit (ACE-YS 2023), di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (29/10).

BacaJuga:

Efisien dan Produktif, Sumur Pungut PT-069 Jadi Tambahan Pasokan Minyak Nasional dari Blok Rokan

PLN NP Buktikan CSR Bukan Sekadar Program Sosial, Tapi Penggerak Ekonomi dan Lingkungan

Dua Kali Berturut-Turut Raih Predikat Tertinggi IRCA, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan Hukum yang Unggul

Berdasarkan penelitian Google, Temasek dan Bain, potensi pertumbuhan ekonomi digital di Asia sebesar 77 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada tahun 2022 dan diperkirakan meningkat dua kali lipat menjadi 130 miliar dolar AS pada tahun 2025.

Sebagian besar pertumbuhan tersebut didorong oleh e-Commerce, tetapi semakin banyak subsektor yang bertransformasi menjadi bagian dari ekonomi digital. Misalnya subsektor gim, musik, film, dan animasi.

Melihat pertumbuhan Gross Merchandise Value (GMV) e-Commerce di Indonesia, diperkirakan meningkat dari 59 miliar dolar AS pada tahun 2022 menjadi 95 miliar dolar AS pada tahun 2025.

“Bukan hanya e-Commerce saja, tapi kami melihat transportasi dan makanan, khususnya pesan-antar makanan, perjalanan online, seperti Traveloka, Tiket.com, dan media online. Jadi, ekonomi digital (Indonesia) secara keseluruhan, akan mendekati angka 400 miliar dolar AS pada tahun 2030,” kata Menparekraf.

Saat ini, Indonesia membutuhkan 600 ribu talenta digital setiap tahun selama 9 tahun ke depan. Namun, negara hanya mampu menyediakan 400 ribu melalui sektor pendidikan.

Artinya, ada kesenjangan 200 ribu yang perlu ditutupi setiap tahun dengan mengajak generasi muda menggunakan inovasi, penelitian, kecerdasan buatan, dan gamifikasi untuk mendidik mereka agar memiliki kecakapan maupun pengetahuan digital.

Pihaknya berfokus untuk mengisi kesenjangan tersebut meskipun menjadi pekerjaan yang cukup berat.

“Kalau tidak terisi, kalau terus tidak terisi, ini akan memperlambat ekonomi digital kita dan sangat berdampak pada target kita menjadi negara maju pada tahun 2045. Kita menyebutnya sebagai era keemasan Indonesia,” ujar dia lagi.

Ada tiga langkah yang hendak dilakukan untuk membawa Indonesia menjadi pusat kekuatan digital di kawasan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).

Pertama, berinvestasi di sektor pendidikan dan literasi digital guna mengembangkan kemampuan generasi muda sesuai yang dibutuhkan. Kedua, perlu berkolaborasi dan bermitra dengan berbagai pihak dari dalam negeri maupun internasional untuk memperluas jangkauan Indonesia ke kawasan Asia hingga seluruh dunia.

Terakhir, generasi muda perlu diberikan dukungan, bimbingan, dan kesempatan dalam melakukan inovasi dan kreasi.

“Jadi di Kementerian, kami (berupaya) menulis ulang cerita bahwa Asia tidak hanya akan menjadi kekuatan ekonomi dunia, namun juga akan memberikan keberlanjutan dan kualitas pembangunan di masa depan dengan strategi inovasi, adaptasi, dan kolaborasi, serta 3G (Gerak Cepat, Gerak Bersama, dan Gotong Royong,” ujar Sandiaga Uno. (bro)

Tags: Ekonomi DigitalkemenparekrafSandiaga Uno

Berita Terkait.

Pekerja
Ekonomi

Efisien dan Produktif, Sumur Pungut PT-069 Jadi Tambahan Pasokan Minyak Nasional dari Blok Rokan

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:02
Batik-Seng
Ekonomi

PLN NP Buktikan CSR Bukan Sekadar Program Sosial, Tapi Penggerak Ekonomi dan Lingkungan

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:01
Award
Ekonomi

Dua Kali Berturut-Turut Raih Predikat Tertinggi IRCA, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan Hukum yang Unggul

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:20
Bukan Hanya Soal Tempur, Ini Pesan Penting Menko Polkam untuk Calon Perwira TNI
Ekonomi

Medan Jadi Destinasi Berikutnya BYD Tech Culture Fest 2026 Usai Sukses di Jakarta

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:09
Perwira-PGN
Ekonomi

PGN Perbesar Peluang Pertumbuhan Lewat Optimalisasi Infrastruktur dan Pasokan Gas

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:28
RIg
Ekonomi

Rig PDSI#39.3/D1500-E Tunjukkan Kelasnya, Produksi Minyak Prabumulih Lampaui Ekspektasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:08

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2222 shares
    Share 889 Tweet 556
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1264 shares
    Share 506 Tweet 316
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    838 shares
    Share 335 Tweet 210
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.