• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Warga Sipil yang Ditahan Hamas akan Dibebaskan jika Israel Kurangi Bom di Gaza

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 24 Oktober 2023 - 09:35
in Internasional
Khaled-Meshaal-co

Tokoh berpengaruh di Hamas, Khaled Meshaal.Foto: Sky News.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perunding utama Hamas Khaled Meshaal mengatakan warga sipil di antara lebih dari 200 orang yang disandera oleh kelompok tersebut di Gaza akan dibebaskan jika kondisi yang tepat terpenuhi.

Khaled Meshaal adalah tokoh berpengaruh di Hamas, dihormati sebagai martir hidup setelah selamat dari upaya Israel untuk membunuhnya hampir tiga dekade lalu.

BacaJuga:

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Dalam wawancara televisi Barat pertamanya sejak serangan 7 Oktober, ia mengatakan kepada Sky News bahwa warga sipil yang ditahan oleh Hamas akan dibebaskan jika Israel mengurangi intensitas pengeboman di Gaza.

“Biarkan mereka menghentikan agresi ini dan Anda akan menemukan mediator seperti Qatar dan Mesir dan beberapa negara Arab dan negara lainnya akan menemukan cara untuk membebaskan mereka dan kami akan mengirim mereka ke rumah mereka,” kata Khled Meshaal seperti dilansir Sky News, Selasa (24/10/2023).

Ia mengatakan pembebasan sandera tidak dapat terjadi jika serangan udara Israel masih begitu gencar.

“Kami ingin menghentikan pengeboman secara acak, kehancuran total, genosida sehingga tentara al Qassam dapat mengambil mereka dari tempat mereka dan menyerahkannya ke Palang Merah atau siapapun. Kami membutuhkan kondisi yang tepat agar mereka bisa dibebaskan,” ungkapnya.

Meshaal mengulangi klaim bahwa 22 sandera telah tewas dalam serangan udara Israel sejak disandera. Hamas tidak mengatakan dari negara mana mereka berasal, namun sebagian besar dari mereka yang tewas adalah warga Israel.

Dia mengaky tidak tertarik pada apakah Hamas akan menghentikan perundingan penyanderaan sepenuhnya jika Israel terus melakukan invasi darat ke Gaza. Sejauh ini baru dua sandera yang dibebaskan Hamas.

Salah satu indikasi pertama bahwa Hamas melakukan tindakan berlebihan pada tanggal 7 Oktober, dia mengklaim bahwa Hamas tidak pernah berencana membunuh warga sipil.

“Jika ada pembunuhan, hal ini jelas tidak disengaja. Pastinya,” katanya.

Dan dia membantah klaim Israel bahwa Hamas telah mengadopsi taktik baru yang lebih brutal.

“Tidak ada perubahan dalam strategi Hamas dan apa yang terjadi pada 7 Oktober sepenuhnya merupakan strategi Hamas. Mereka yang membunuh perempuan dan anak-anak, ibu dan ayah adalah orang Israel,” jelasnya.

Israel mengatakan para pejuangnya menargetkan dan dengan sengaja membunuh banyak warga sipil di Kibbutze dan festival musik dekat Gaza di mana 250 pemuda tak bersenjata dilaporkan tewas.

Ada banyak bukti video yang menunjukkan warga sipil tak bersenjata dibunuh dengan darah dingin sejak hari itu.

Meshaal menegaskan serangan 7 Oktober sepenuhnya merupakan ulah Hamas meskipun ada klaim bahwa Iran terlibat dalam perencanaan dan pelatihan mereka.

“Apa yang terjadi pada 7 Oktober adalah murni keputusan Hamas Palestina. Hizbullah, Iran, Turki diharuskan untuk berdiri bahu-membahu tetapi semua orang mengambil keputusannya sendiri,” katanya.

“Jalan keluarnya bisa dilakukan dalam dua tahap. Pertama, sehubungan dengan konflik saat ini, perang kriminal di Gaza, pengeboman dan agresi terhadap Gaza harus dihentikan dan Israel harus berhenti secara paksa memindahkan penduduk Gaza dari bagian utara ke selatan,” tambahnya.

“Semua titik persimpangan harus dibuka, bantuan harus diizinkan masuk,” tuturnya.

Israel mungkin terguncang oleh perang, namun Meshaal mengatakan saat ini masih ada peluang untuk bernegosiasi dengan Israel mengenai perdamaian.

“Jika hal ini terjadi dan ada gencatan senjata, kita akan dihadapkan pada pertanyaan besar, apa akar penyebab kejadian ini dan kita akan mengatakan bahwa ini adalah pendudukan wilayah,” katanya.

“Jadi, Israel harus menarik diri dari seluruh wilayah yang didudukinya dan kita akan memiliki peluang nyata,” tutupnya. (dam)

Tags: bomgazaHamasisraelWarga Sipil

Berita Terkait.

Kasus Suap HGB Bergulir di KPK, Nusron Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Internasional

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Jumat, 18 September 2026 - 14:07
rio
Internasional

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Selasa, 15 September 2026 - 21:35
Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21
Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57

OLAHRAGA

bultang
Olahraga

Tembus Final, Pentathlon-Teqball Bidik Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Editor Laurens Dami
Sabtu, 19 September 2026 - 15:05

INDOPOSCO.ID – Peluang Indonesia membuka keran medali emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mulai terbuka. Dua cabang olahraga, modern pentathlon...

SelengkapnyaDetails
Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 21:16
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji

Sumaya Tembus Semifinal, Indonesia Berpeluang Ukir Sejarah di Teqball Asian Games

Jumat, 18 September 2026 - 18:41
Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:28
bc

Bea Cukai Priok Dukung Kiprah Tim Reli Indonesia di Kancah Internasional

Kamis, 17 September 2026 - 18:08

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5528 shares
    Share 2211 Tweet 1382
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1513 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1243 shares
    Share 497 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.