• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Putri Pengasuh Ponpes Sidogiri Dukung Erick Thohir Jadi ‘Kakak Asuh’ Ekonomi Pesantren

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 16 Oktober 2023 - 22:13
in Ekonomi
Ilustrasi - Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) yang juga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, saat menghadiri sebuah acara, di Semarang, Minggu (27/11/2022). Foto: Dokumen Kementerian BUMN

Ilustrasi - Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) yang juga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, saat menghadiri sebuah acara, di Semarang, Minggu (27/11/2022). Foto: Dokumen Kementerian BUMN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Putri Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri, Ru’yana Fuad atau yang akrab disapa Ning Yana, mendukung Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk menjadi mentor dan bahkan ‘kakak asuh’ untuk meningkatkan kemandirian pesantren. Ditemui di lingkungan pesantren, di Desa Sidogiri, Kecamatan Kraton, Jawa Timur, Ning Yana banyak bercerita tentang perjalanan kemandirian dari pesantren.

Ponpes Sidogiri, ungkap Ning Nana, menjalankan kegiatan kemandirian pesantren sejak 1961.

BacaJuga:

Realisasi Cukai Minuman Berpemanis, YLKI Kritik Kebijakan Nutri Level Kemenkes

BUMD Leaders Forum 2026: Sinergi Pembiayaan hingga Aset untuk Jakarta yang Tangguh

Keterbatasan Fiskal Bukan Hambatan, BPD Diminta Jadi Motor Ekonomi Daerah

“Pondok ini memang tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah. Karena kami berkomitmen untuk menjalankan pondok dengan mandiri dan berdaya. Karenanya, sejak lama, Pesantren Sidogiri sudah memasukkan kewirausahaan sebagai salah satu mata pelajaran. Berikutnya, kami memfasilitasi para santri untuk mempraktikkan apa yang telah dipelajari dari dalam kelas, termasuk membentuk Koperasi Pesantren (Kopontren) Basmallah dan Lembaga Amil Zakat untuk Yatim dan Dhuafa (LAZZ),” ungkapnya, dalam keterangannya.

Ning Yana menambahkan, berbekal pengetahuan akademik, para santri, termasuk dari kalangan perempuan, telah relatif mengetahui metode-metode untuk meningkatkan kesejahteraan melalui kewirausahaan. Namun, perempuan Nahdlatul Ulama (NU) yang berwirausaha terkendala untuk menjalankan usaha yang lebih berkelanjutan dan mampu ‘naik kelas’.

Bagi Yana, Ponpes Sidogiri siap menjadi benchmark yang bisa digunakan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi para santri. Secara luas, Yana melihat, pemerintah juga sudah memiliki beberapa inisiatif yang dampaknya dapat lebih diperluas lagi.

“Misalnya, Kementerian BUMN telah memiliki program eksisting, yakni PMN Mekaar dan PNM Mekaar Syariah. Selain memberikan pendanaan, Mekaar juga memberikan pendampingan untuk pemberdayaan entrepreneur. Program seperti ini yang sangat kami dukung untuk dapat menjangkau perempuan NU dan pondok lain di luar Sidogiri,” jelasnya.

Yana juga berharap, Erick yang menjadi salah satu kandidat cawapres, tidak berhenti dalam menelurkan inovasi kemandirian ekonomi bagi kalangan santri, dan bahkan menjadi mentor santri perempuan.

“Saya juga berharap, Pak Erick bisa menjadi ‘kakak asuh’ bagi kami untuk kembangkan kemandirian ekonomi pesantren. Selain itu, profesionalisme dan warisan inovasi Pak Erick dapat terus dijalankan,” tambahnya.

Pesantren Sidogiri merupakan salah satu pesantren dengan jumlah santri terbesar di Jawa Timur. Pesantren ini memiliki 11 ribu santri. Dengan aset mencapai Rp3 Triliun, Pesantren Sidogiri telah memiliki unit usaha di lebih dari 2.000 lokasi, baik di berbagai daerah di Indonesia, maupun di negara-negara Timur Tengah. (ibs)

Tags: ekonomi pesantrenErick Thohirpondok pesantren sidogiri

Berita Terkait.

miinuman
Ekonomi

Realisasi Cukai Minuman Berpemanis, YLKI Kritik Kebijakan Nutri Level Kemenkes

Sabtu, 18 April 2026 - 10:40
bumd
Ekonomi

BUMD Leaders Forum 2026: Sinergi Pembiayaan hingga Aset untuk Jakarta yang Tangguh

Sabtu, 18 April 2026 - 09:09
bpd
Ekonomi

Keterbatasan Fiskal Bukan Hambatan, BPD Diminta Jadi Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 08:30
pram
Ekonomi

Pramono Minta BUMD Jakarta Tak Lagi “Jago Kandang”, Siap Ekspansi Lebih Luas

Sabtu, 18 April 2026 - 08:10
AHH
Ekonomi

Deadline Halal 2026 Kian Dekat, Industri Kosmetik dan Logistik Dipacu Berbenah

Sabtu, 18 April 2026 - 01:28
Bridgestone
Ekonomi

Bridgestone Indonesia Perkuat Hubungan Industrial Lewat PKB Baru, Arahkan Kolaborasi Lebih Transformatif

Jumat, 17 April 2026 - 23:26

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.