• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Waspada, Anak Usia di Bawah 8 Tahun Rentan Gangguan Penglihatan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 15 Oktober 2023 - 04:25
in Gaya Hidup
Mata-Juling

Mata juling. Foto : Shutterstock/Julia Kuznetsova

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anak berusia nol sampai delapan tahun rentan terkena gangguan penglihatan seperti mata juling atau mata malam, karena usia di bawah delapan tahun merupakan waktu kritis bagi perkembangan mata anak.

“Fase kritis itu nol hingga delapan tahun, di mana tiga tahun pertama itu adalah fase yang paling kritis. Ketika anak-anak tersebut ada gangguan penglihatan di fase itu, kemudian tidak ditangani dengan baik maka akan mengalami mata malas,” kata Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Anak dan Strabismus Indonesia (INAPOSS) DR. dr. Feti Karfiati Memed, SpM(K), MKes dalam sebuah sesi media yang digelar di Jakarta, Sabtu (14/10/2023).

BacaJuga:

Kim Se Jeong, Bae Hyeon Seong, dan Cho Han Gyul akan Bintangi Drama Baru

Barang yang Dipakai BTS di Piala Dunia 2026 Berhasil Kumpulkan Miliaran Rupiah untuk Amal

Mengapa Menyelamatkan Gigi Lebih Penting daripada Mencabut? Ini Penjelasan drg. Christine

Ambliopia atau mata malas adalah suatu kondisi dimana penglihatan anak tidak jelas atau kurang fokus karena adanya gangguan pada perkembangan fungsi penglihatan pada masa pertumbuhan anak.

Feti menuturkan usia nol hingga tiga tahun adalah fase kritis pertumbuhan terutama untuk penglihatan anak, oleh sebab jika mata malas pada anak tidak segera ditangani dengan tepat maka akan menimbulkan gejala yang semakin parah hingga anak mengalami gangguan penglihatan.

Sayangnya tidak semua orang tua memperhatikan kondisi mata anak yang sudah terkena gangguan, seperti besarnya ukuran plus, minum ataupun silindris yang dialami anak, sehingga hal ini memicu terjadinya mata malas dan mata juling pada anak di kemudian hari. Masalahnya kondisi ini tidak memiliki gejala yang terlihat dan biasanya anak tidak akan menceritakan kondisi matanya.

“Penyebab mata juling itu karena adanya kekeruhan pada media, jadi media refraksinya ada keruh dan kalau tidak segera ditangani walaupun dia operasi, pasti tidak akan maksimal hasilnya,” kata dia.

Padahal, bila anak segera mendapatkan penanganan yang tepat, dokter dapat memberikan terapi yaitu dengan menutup satu mata yang dinilai tidak bekerja maksimal, atau menyarankan pemakaian kacamata supaya perlahan juling dapat disembuhkan.

“Jadi mata malas terapinya harus pada masa anak-anak. Ketika tumbuh, kalau telat, itu tidak bisa. Mata malas bisa menyebabkan juling dan juling bisa menyebabkan mata malas. Ini yang perlu diperhatikan,” kata dia dikutip Antara.

Sementara itu, Dokter Spesialis Mata Konsultan Strabismus JEC Eyes Hospitals and Clinic Gusti G. Suardana, SpM(K) menyatakan, semakin cepat skrining mata pada anak dilakukan ketika kecil, tata laksana medis dapat segera dijalankan.

Oleh sebab itulah, Gusti mengimbau orang tua untuk tetap memeriksakan anak-anaknya meski tidak menunjukkan adanya keluhan apapun, sehingga ahli medis dapat melihat lebih jelas kalau ada gejala-gejala yang menyimpang.

“Orang yang matanya lurus-lurus saja, bukan berarti matanya normal, bisa jadi ada mata malas. Oleh karena itu, khususnya pada anak, skrining menjadi penting,” katanya. (mg2)

Tags: kesehatanmatasakit

Berita Terkait.

Poster
Gaya Hidup

Kim Se Jeong, Bae Hyeon Seong, dan Cho Han Gyul akan Bintangi Drama Baru

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:46
BTS
Gaya Hidup

Barang yang Dipakai BTS di Piala Dunia 2026 Berhasil Kumpulkan Miliaran Rupiah untuk Amal

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:05
gigi
Gaya Hidup

Mengapa Menyelamatkan Gigi Lebih Penting daripada Mencabut? Ini Penjelasan drg. Christine

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:12
Penggunaan Boost Charge Melonjak, ALVA Kenalkan Teknologi Berkendara Pintar AIPRO
Gaya Hidup

Spider-Man: Brand New Day Hadir lewat Aktivasi Interaktif di Supermal Karawaci

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:35
Aira EV Meluncur di GIIAS 2026, Wuling Tawarkan Mobil Listrik Praktis Mulai Rp155 Juta
Gaya Hidup

Aira EV Meluncur di GIIAS 2026, Wuling Tawarkan Mobil Listrik Praktis Mulai Rp155 Juta

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:35
Siloam Hospitals TB Simatupang
Gaya Hidup

Siloam Hospitals TB Simatupang Hadirkan Layanan Mom & Child Terintegrasi, Dampingi Keluarga dari Kehamilan hingga Tumbuh Kembang Anak

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2081 shares
    Share 832 Tweet 520
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2043 shares
    Share 817 Tweet 511
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1052 shares
    Share 421 Tweet 263
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3168 shares
    Share 1267 Tweet 792
  • Persebaya Juara Grup B, Persija Dampingi ke Semifinal Piala Presiden

    833 shares
    Share 333 Tweet 208
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.