• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Pedestrian di DKI Jakarta Masih Belum Ramah Difabel

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 13 Oktober 2023 - 02:22
in Megapolitan
difabel

Pengendara sepeda motor melintas di atas trotoar Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (6/3/2023). Tindakan pengendara sepeda motor yang menggunakan trotoar untuk menghindari kepadatan lalu lintas saat jam sibuk tersebut melanggar hak pejalan kaki dan penyandang disabilitas serta dapat dikenai hukuman sesuai pasal 284 dengan ancaman denda Rp500 ribu. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/hp. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perencana Ahli Utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Oswar Mungkasa mengatakan trotoar di DKI Jakarta sudah jauh lebih baik, namun efektivitasnya masih kurang memadai atau belum ramah untuk kalangan difabel.

Ia mencontohkan jalur kuning di trotoar yang dikhususkan untuk membantu tuna netra ketika berjalan kaki. Namun, kenyataannya, ada banyak hal yang menghalangi jalur kuning tersebut, salah satunya pedagang kaki lima.

BacaJuga:

Serahkan 5 Drop Box, Golkar: Penanganan Sampah di Jakarta Mengkhawatirkan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Relatif Bersahabat, Cenderung Cerah Berawan Sepanjang Hari

Polri Gerebek Markas Judol Internasional di Hayam Wuruk, Brimob Diterjunkan

“Bagaimana jika tuna netra menabrak kompor? Kalau tuna netra menggunakan jalur kuning itu, maka dia akan menabrak ke mana-mana dan itu berbahaya,” kata Oswar dalam acara “Rembuk Kota #2: Nyamankah Jakarta?” di Jakarta Future City Hub, Jakarta Pusat, Kamis.

Ia mengatakan indikator suatu kota, termasuk DKI Jakarta, bisa disebut kota yang layak adalah ketika ramah bagi pejalan kaki.

“Ketika kita masih bisa berjalan kaki di sebuah kota dengan aman tanpa polusi, sebenarnya itu indikator sebuah kota yang layak,” ujarnya.

Untuk mewujudkan DKI sebagai kota global yang ramah pejalan kaki, Oswar memaparkan prinsip Kota Ramah Pejalan Kaki.

Prinsip pertama adalah membudayakan berjalan kaki. Menurutnya, saat ini masih banyak warga yang menggunakan kendaraan roda dua untuk pergi ke tempat dalam jarak dekat.

“Bahkan di sekolah-sekolah, anak SD itu kan tidak diajarkan jalan kaki. Biasa diantar dengan motor,” ujarnya.

Ia mengatakan dukungan serta regulasi dari pemerintah untuk budaya jalan kaki sudah cukup, namun staf pemerintah juga perlu menjadi contoh dengan berangkat ke kantor dengan naik transportasi umum.

Prinsip selanjutnya adalah peningkatan inklusivitas mobilitas. Menurutnya, jalan, taman, gedung publik, dan transportasi publik harus terjangkau oleh semua kalangan.

Prinsip ketiga adalah dukungan rencana tata ruang dan guna lahan. Ia menyebut jaringan pejalan kaki di DKI Jakarta masih belum saling terintegrasi.

Prinsip lainnya adalah peningkatan keterpaduan jaringan, dukungan pemerintah, terbebas dari kejahatan dan rasa takut, pengurangan bahaya jalan raya, dan ruang dan tempat terancang yang terkelola baik.

Oleh karena itu, ia meminta Pemprov DKI Jakarta untuk memanfaatkan momen penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk merancang sistem transportasi dan peta jalan Kota Ramah Pejalan Kaki. (bro)

Tags: difabeldkipedestrian

Berita Terkait.

Serahkan 5 Drop Box, Golkar: Penanganan Sampah di Jakarta Mengkhawatirkan
Megapolitan

Serahkan 5 Drop Box, Golkar: Penanganan Sampah di Jakarta Mengkhawatirkan

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:34
cuaca
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Relatif Bersahabat, Cenderung Cerah Berawan Sepanjang Hari

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:20
Personel-Brimob
Megapolitan

Polri Gerebek Markas Judol Internasional di Hayam Wuruk, Brimob Diterjunkan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:26
Hujan
Megapolitan

Sedia Payung! Jakbar Diprediksi Hujan, Wilayah Lain Berawan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:03
BPN Jakarta
Megapolitan

Gelar FGD, Kanwil BPN Jakarta Tekankan Percepatan Berkas Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:02
bpk
Megapolitan

Anggota BPK Meninggal dalam Kebakaran, Polisi Sebut Ada Rekan di Lokasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:31

BERITA POPULER

  • psim

    PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    686 shares
    Share 274 Tweet 172
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • HUT Ke-40, Patelki Tegaskan Peran ATLM sebagai Pilar Presisi Diagnostik

    658 shares
    Share 263 Tweet 165
  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3703 shares
    Share 1481 Tweet 926
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.