• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemenag Optimistis Segera Ada Titik Temu soal Polemik Chattra di Borobudur

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 13 Oktober 2023 - 14:55
in Nasional
Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo, saat media gathering Keagamaan Buddha terkait Chattra Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Senin-Rabu (9-11/10/2023). Foto: Humas Kemenag

Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo, saat media gathering Keagamaan Buddha terkait Chattra Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Senin-Rabu (9-11/10/2023). Foto: Humas Kemenag

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rencana pemasangan payung (chattra) di puncak Candi Borobudur masih diliputi perdebatan terutama dari aspek arkeologi. Meski demikian, Kementerian Agama (Kemenag) yakin, polemik ini tidak akan berlarut-larut sebab diskusi dan komunikasi tentang chattra mulai terbangun positif.

Optimisme itu antara lain diungkapkan oleh Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik, Wibowo Prasetyo; Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha, Supriyadi; dan para arkeolog yang pernah terlibat dalam Pemugaran Borobudur Tahap II saat media gathering Keagamaan Buddha terkait Chattra Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Senin-Rabu (9-11/10/2023). Ada tiga arkeolog yang diundang dalam diskusi ini, yakni Ismijono, Suparno, dan Bambang.

BacaJuga:

Karhutla Jangan Hanya Dihitung dari Luas Lahan Terbakar, Dampak Kesehatan Harus Jadi Perhatian

Sinabung Erupsi, Ketua DPD RI Minta Evakuasi Masyarakat Terdampak Dipercepat

Jemput Bola KKP Permudah Izin Kapal Nelayan di Bawah 30 GT

Wibowo menilai, saat ini yang diperlukan adalah ada langkah taktis agar segera ada kesepemahaman bersama. Menurutnya, hal yang wajar jika rencana pemasangan chattra belum final saat ini karena masing-masing pihak belum mendengar utuh apa yang menjadi prinsip dan pandangannya. Namun, perbedaan itu diyakini akan mendapatkan titik temu karena di level kementerian dan pemerintah daerah, semua telah menyetujui.

“Ini memang tidak mudah karena ada banyak perspektif. Namun banyaknya perspektif justru akan memperkaya proses pemasangan chattra. Yang penting ada diskusi yang terbuka dan produktif. Tak hanya dari aspek arkeologis tapi juga melibatkan spritualitas umat Buddha,” ujarnya.

Wibowo mengapresiasi diskusi awal tentang pemasangan chattra yang mengundang langsung para arkeolog itu. Dengan cara ini, dia yakin akan mendapatkan sebuah kesepahaman bersama yang lebih konkret. Soal anggapan bahwa komposisi sebagian kecil batu chattra adalah batu baru misalnya, bisa diuji ulang bersama. Demikian juga, jika pemasangan chattra di stupa puncak dinilai membahayakan sebagaimana pernah dilakukan Theodoor van Erp kala pemugaran tahap I (1907-1911), tentu saat ini sudah ada teknologi yang bisa menjembataninya.

“Yang jelas pemasangan chattra butuh percepatan, tentu dengan langkah terukur. Harapannya rencana besar ini tak hanya jadi angan-angan, tapi legacy yang baik bagi umat Buddha Indonesia dan dunia,” tuturnya.

Direktur Jenderal Bimas Buddha Supriyadi juga mengatakan, Kemenag tidak memosisikan adu kekuatan dalam polemik soal pemasangan chattra. Justru Kemenag akan merangkul dan membangun komunikasi yang intensif dengan para arkeolog maupun pihak lain. Targetnya adalah terbangun kesadaran bersama demi memadukan antara aspek religi dan benda warisan cagar budaya di Candi Borobudur.

Untuk memperkokoh kesepahaman bersama ini, Kemenag antara lain telah menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dari BRIN ini, diharapkan pemasangan chattra sebelumnya dikaji secara komprehensif karena didahului analisis, riset, dan akhirnya sebuah kebijakan yang matang.

Menurut Supriyadi, chattra di Candi Borobudur akan menambah aura spiritualitas kesempurnaan beribadah bagi umat Buddha. Di sisi lain, pemasangan chattra ini sudah mendapat persetujuan para pemangku kebijakan. Apalagi Candi Borobudur telah ditetapkan sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Indonesia.

Sementara Ismijono, salah satu arkeolog mengungkapkan, pada pemugaran tahap II (1973-1983), chattra sudah tidak ditemukan di area stupa. Demikian juga sepanjang yang dia ketahui belum ada bukti yang mendukung bahwa chattra pernah terpasang di stupa Borobudur. Apalagi pada pemugaran tahap II, objek yang diperbaiki sama sekali tak menyentuh bagian Arupadhatu (tingkatan atas),” katanya.

Berangkat dari fakta lapangan tersebut, pihaknya mendorong rencana pemasangan chattra ini perlu diperkuat dengan penelitian yang lebih komprehensif.

“Kami tidak dalam posisi untuk mengatakan pemasangan chattra boleh atau tidak. Apalagi dalam UU Cagar Budaya (UU No 11 Tahun 2010) ada pasal yang mengatur tentang pengembangan dan pemanfaatan candi,” katanya. (rmn)

Tags: Candi BorobudurChattrakemenagpemasangan payungWibowo Prasetyo

Berita Terkait.

karhutla
Nasional

Karhutla Jangan Hanya Dihitung dari Luas Lahan Terbakar, Dampak Kesehatan Harus Jadi Perhatian

Selasa, 1 September 2026 - 17:07
sinabung
Nasional

Sinabung Erupsi, Ketua DPD RI Minta Evakuasi Masyarakat Terdampak Dipercepat

Selasa, 1 September 2026 - 16:06
Jemput Bola KKP Permudah Izin Kapal Nelayan di Bawah 30 GT
Nasional

Jemput Bola KKP Permudah Izin Kapal Nelayan di Bawah 30 GT

Selasa, 1 September 2026 - 14:05
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak dan SHM
Nasional

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak dan SHM

Selasa, 1 September 2026 - 13:55
MTQN XXXI Naik Kelas: Syiar Qur’an, Regenerasi Ulama hingga Dongkrak Ekonomi 
Nasional

MTQN XXXI Naik Kelas: Syiar Qur’an, Regenerasi Ulama hingga Dongkrak Ekonomi 

Selasa, 1 September 2026 - 13:35
Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong
Nasional

Sasar 13 Provinsi, Pemerintah Tebar Peringatan dan Sweeping Harga Beras

Selasa, 1 September 2026 - 13:25

OLAHRAGA

Minim Efektivitas! Indonesia U-20 Imbang 0-0 Lawan Malaysia
Olahraga

Minim Efektivitas! Indonesia U-20 Imbang 0-0 Lawan Malaysia

Editor Laurens Dami
Senin, 31 Agustus 2026 - 21:15

INDOPOSCO.ID – Timnas Indonesia U-20 harus berbagi poin dengan Malaysia dalam laga perdana Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027...

SelengkapnyaDetails
timnas

Timnas Indonesia U-20 vs Malaysia: Garuda Muda Diminta Waspada

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47
John-Herdman

Tuntaskan Merdeka Run, John Herdman Tantang Adu Lari Skuad Garuda

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:45
Marquez

Klasemen MotoGP 2026 Makin Panas Usai Marc Marquez Menang di Aragon

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:01
GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:31

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.