• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Bantu Rakyat Palestina, Malaysia Guyur Rp3,3 Miliar

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 10 Oktober 2023 - 03:33
in Internasional
malaysia

Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Pemuda Pakatan Harapan membawa bendera Palestina dan Malaysia saat aksi damai solidaritas mendukung Palestina di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (21/5/2021). Foto : Antara/Rafiuddin Abdul Rahman/rwa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Malaysia akan menyalurkan dana 1 juta ringgit (RM) atau sekitar Rp3,3 miliar mulai Selasa (10/10/2023), untuk membantu rakyat Palestina.

“Bentuk bantuannya kita bahas di luar sidang parlemen,” kata Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi dalam Sidang Parlemen yang diikuti daring di Kuala Lumpur, Senin (9/10/2023).

BacaJuga:

GPCI: WNI yang Diculik Israel Bertambah Jadi 9 Orang

Usai Xi Jinping Temui Trump, Kini Giliran Putin Bertolak ke China

Pimpinan DPR Desak Kemlu Jamin Keselamatan 5 WNI yang Diculik Tentara Israel

Ia mengatakan Kementerian Luar Negeri negara tersebut telah setuju untuk menyalurkan dana RM1 juta yang terkumpul dari rekening Amanah Rakyat Palestina yang merupakan bentuk bantuan kemanusiaan dan sumbangan rakyat Malaysia.

Zahid juga mengajak anggota parlemen yang hadir bersidang hari itu untuk ikut menyalurkan bantuan kemanusiaan mereka di luar ruang sidang.

Ia mengangkat isu ketegangan yang sedang terjadi di Palestina dalam sidang parlemen kali ini. Dan mendapat dukungan dari anggota oposisi di parlemen untuk sikap Pemerintah Malaysia dan kebijakan luar negerinya yang mendukung perjuangan untuk membebaskan tanah dan hak-hak rakyat Palestina.

Zahid meminta dukungan anggota parlemen atas sikap yang diambil oleh pemerintah Malaysia. Ia memberikan beberapa alasan atas pengambilan sikap tersebut yakni pertama, Malaysia khawatir dengan ketegangan yang semakin memuncak di Palestina, di mana ribuan nyawa melayang selama ini termasuk masyarakat awam yang tidak berdosa, serta jumlah orang luka-luka yang semakin meningkat dan menyebabkan kehilangan harta benda yang tak ternilai.

Kedua, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) perlu mengambil tindakan segera untuk memastikan semua pihak menghentikan segala tindakan kekerasan dan pertempuran demi menghormati dan melindungi masyarakat awam.

Ketiga, masyarakat internasional perlu meningkatkan tekanan ke semua pihak untuk menghentikan pertempuran dengan segera demi keamanan dan kestabilan kawasan regional.

Keempat, hak mutlak untuk rakyat Palestina bebas dari pendudukan Israel harus diupayakan. Tanah yang dirampas Israel dan hak untuk membentuk negara Palestina yang merdeka dan berdaulat dengan Baitul Maqdis sebagai ibu kota negara.

Anggota Parlemen Indera Mahkota Dato’ Sri Saifuddin Abdullah yang juga merupakan mantan Menteri Luar Negeri Malaysia mengatakan ada dua perkara yang harus ditegaskan, yakni rakyat Palestina mempunyai hak dari sudut manapun untuk mempertahankan diri.

Dan seluruh dunia, menurut dia, harus menerima itu dan harus memberikan solidaritas dengan menafikan pandangan pihak tertentu, khususnya yang ada di belakang Israel.

“Masalahnya apabila orang Palestina mempertahankan diri dengan menggunakan cara-cara ketentaraan maka mereka disebut teroris. Kita tidak boleh panggil mereka teroris. Ketika mereka tidak menggunakan kekerasan, mereka justru dituduh melakukan kekerasan. Kita tidak boleh menuduh mereka menggunakan kekerasan,” ujar Saifuddin.

“Ketiga, ketika mereka bersuara, mereka disebut memprovokasi. Kita tidak boleh menyebut mereka memprovokasi. Keempat, bila orang seperti kita yang ada di luar Palestina mendukung Perjuangan Palestina dan menentang zionis, kita dituduh antisemetik. Kita tidak boleh menyebut kita atau menuduh sebagai antisemetik,” lanjutnya.

“Kelima, Bila Yahudi ada yang menentang kekejaman zionis Israel mereka disebut ‘self hating jewis’. Kita tidak boleh mengatakan mereka seperti itu. Karena mereka adalah pendukung Perjuangan rakyat Palestina. Kita akan dukung mereka,” ujar Saifuddin dikutip Antara.

Ia mengatakan harus ada penyelesaian segera untuk menghentikan pertempuran. Tetapi penyelesaiannya tidak boleh berbalik pada status quo, karena itu yang terjadi selama 75 tahun di Palestina.

Penyelesaian hanya dengan syarat pendudukan haram dan dasar apartheid Israel diselesaikan. “Baru kita setuju,” ujar dia. (aro)

Tags: israelMalaysiaPalestina

Berita Terkait.

GPCI: WNI yang Diculik Israel Bertambah Jadi 9 Orang
Internasional

GPCI: WNI yang Diculik Israel Bertambah Jadi 9 Orang

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:57
Putin
Internasional

Usai Xi Jinping Temui Trump, Kini Giliran Putin Bertolak ke China

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:13
Saan
Internasional

Pimpinan DPR Desak Kemlu Jamin Keselamatan 5 WNI yang Diculik Tentara Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01
DPR Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Diplomatik Bebaskan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel
Internasional

DPR Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Diplomatik Bebaskan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:10
Rupiah Terus Melemah, Harga Mi Instan hingga Tahu-Tempe Terancam Naik
Internasional

WNI Diculik Israel, Kemlu Siapkan Dokumen Darurat dan Bantuan Medis

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:15
DPR Tegaskan Sistem Self Assessment Jadi Benteng Perlindungan Wajib Pajak
Internasional

Menkomdigi Kecam Israel Cegat Kapal Kemanusiaan Global yang Angkut Jurnalis Indonesia

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:11

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2809 shares
    Share 1124 Tweet 702
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1137 shares
    Share 455 Tweet 284
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.