• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

PM Israel Ancam akan Ubah Daerah Jalur Gaza Jadi Pulau Terpencil

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 8 Oktober 2023 - 12:30
in Internasional
Sebuah bangunan terbakar di Tel Aviv setelah dihantam roket pasukan Hamas. Foto: Sky News

Sebuah bangunan terbakar di Tel Aviv setelah dihantam roket pasukan Hamas. Foto: Sky News

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk mengubah daerah kantong Palestina di Jalur Gaza yang terkepung menjadi pulau terpencil.

Selain itu, Israel juga berencana untuk melakukan invasi darat besar-besarn ke Jalur Gaza, setelah pasukan Hamas melakukan serangan mematikan ke Israel.

BacaJuga:

GPCI: WNI yang Diculik Israel Bertambah Jadi 9 Orang

Usai Xi Jinping Temui Trump, Kini Giliran Putin Bertolak ke China

Pimpinan DPR Desak Kemlu Jamin Keselamatan 5 WNI yang Diculik Tentara Israel

Janji Perdana Menteri Israel tersebut muncul setelah orang-orang bersenjata dari Hamas, yang menguasai Gaza, mengamuk di kota-kota Israel dan membunuh sedikitnya 250 orang serta menyandera tentara dan warga sipil. Serangan pasukan Hamas ini merupakan kekerasan paling mematikan bagi Israel sejak Perang Yom Kippur 50 tahun lalu.

Militer Israel membalas dengan serangan balasan yang menghancurkan di Gaza, menewaskan lebih dari 230 warga Palestina di jalur yang diblokade.

Pasukan Israel masih membom Gaza dan bertempur dengan kelompok bersenjata Hamas di beberapa bagian Israel selatan pada Minggu (8/10/2023) dini hari dan juru bicara militer mengatakan situasi di negara itu belum sepenuhnya terkendali.

Hamas mengatakan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya melalui darat, udara, dan laut merupakan respons terhadap penodaan Masjid Al Aqsa serta kekejaman Israel terhadap warga Palestina selama beberapa dekade. Mohammed Deif, seorang komandan militer Hamas, mengatakan waktunya telah tiba bagi musuh untuk memahami bahwa mereka tidak dapat terus berjalan tanpa konsekuensi.

Para pemimpin Hamas mengatakan serangan yang dimulai di Gaza akan menyebar ke Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki.

Netanyahu, yang telah menyatakan keadaan perang dan memanggil pasukan cadangan militer, berjanji untuk melawan Hamas sampai akhir. Dia mengatakan kepada warga Palestina di Gaza yang berada di bawah blokade darat, udara dan laut Israel untuk segera meninggalkan wilayah tersebut.

“Kami akan melakukan pembalasan besar atas hari kelam ini,” kata pemimpin Israel itu dalam pidatonya yang disiarkan televisi dikutip Al Jazeera, Minggu (8/10/2023).

“Kami akan membalas dendam untuk semua anak muda yang kehilangan nyawa mereka. Kami akan menargetkan semua posisi Hamas. Kami akan mengubah Gaza menjadi pulau terpencil. Kepada warga Gaza, saya ucapkan, Anda harus pergi sekarang. Kami akan menargetkan setiap sudut jalur tersebut,” tandasnya.

Dua juta penduduk Gaza menghabiskan malam dalam kegelapan dan ketidakpastian ketika Israel memutus aliran listrik ke wilayah tersebut dan terus melakukan pemboman terhadap daerah kantong berpenduduk padat tersebut. Pejuang Palestina menembakkan roket dari Gaza menuju Israel, dan banyak yang dicegat di udara.

Korban tewas dan terluka di Gaza dibawa ke rumah sakit yang rusak dan penuh sesak karena kekurangan pasokan dan peralatan medis. Kementerian Kesehatan mengatakan 232 orang tewas dan sedikitnya 1.700 orang terluka.

Saleh al-Arouri, Wakil Kepala Biro Politik Hamas, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Hamas menahan sejumlah besar tawanan Israel, termasuk pejabat senior militer. Dia mengatakan Hamas memiliki cukup banyak tawanan untuk membuat Israel membebaskan semua warga Palestina di penjaranya.

“Kami berhasil membunuh dan menangkap banyak tentara Israel,” katanya.

Meskipun para pemimpin dunia menyerukan agar kita menahan diri, banyak pengamat memperkirakan serangan darat besar-besaran di Gaza mungkin akan terjadi.

“Akan ada tindakan kedua dan itu adalah invasi ke Gaza, dan saya pikir ini lebih besar dari tahun 2014 ketika Israel memanggil 80.000 pasukan cadangan,” kata Yonah Jeremy Bob, seorang analis militer untuk Jerusalem Post.

“Dalam satu atau dua hari, Israel akan memiliki kekuatan besar yang mampu mengalahkan pasukan Hamas di Gaza,” kata Bob.

Danny Danon, anggota Knesset atau parlemen Israel, mengatakan tanggapan terhadap Hamas akan dilakukan.

“Masyarakat di Gaza harus mempertimbangkan bahwa mereka harus menanggung konsekuensinya. Tidak seperti Hamas, kami tidak berniat menyakiti warga sipil, tapi ketika kami memburu Hamas, kami akan menjadi kuat, kami akan efisien, dan kami akan melakukan apa pun untuk memburu mereka,” kata Danon.

“Kami tidak akan tinggal diam setelah lebih dari 200 warga sipil Israel dibantai hari ini pada hari libur Yahudi kami,” ungkapnya.

Sementara itu, di Israel selatan, warga belum diberikan izin untuk meninggalkan tempat penampungan, tempat mereka bersembunyi dari para penyerang sejak dini hari. Di kota Sderot, pasukan Israel berusaha menghancurkan sebuah kantor polisi yang telah direbut oleh pejuang Palestina pada hari sebelumnya. (dam)

Tags: HamasisraelKonflik Israel-PalestinaPalestinaperang

Berita Terkait.

GPCI: WNI yang Diculik Israel Bertambah Jadi 9 Orang
Internasional

GPCI: WNI yang Diculik Israel Bertambah Jadi 9 Orang

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:57
Putin
Internasional

Usai Xi Jinping Temui Trump, Kini Giliran Putin Bertolak ke China

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:13
Saan
Internasional

Pimpinan DPR Desak Kemlu Jamin Keselamatan 5 WNI yang Diculik Tentara Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01
DPR Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Diplomatik Bebaskan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel
Internasional

DPR Desak Pemerintah Segera Ambil Langkah Diplomatik Bebaskan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:10
Rupiah Terus Melemah, Harga Mi Instan hingga Tahu-Tempe Terancam Naik
Internasional

WNI Diculik Israel, Kemlu Siapkan Dokumen Darurat dan Bantuan Medis

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:15
DPR Tegaskan Sistem Self Assessment Jadi Benteng Perlindungan Wajib Pajak
Internasional

Menkomdigi Kecam Israel Cegat Kapal Kemanusiaan Global yang Angkut Jurnalis Indonesia

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:11

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2810 shares
    Share 1124 Tweet 703
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1141 shares
    Share 456 Tweet 285
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.