• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan Tetap Optimistis Jaga Pertanaman di Masa El Nino

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 3 Oktober 2023 - 18:45
in Nasional
Ilustrasi - Musim kemarau ekstrem atau el nino melanda sebagian wilayah di Indonesia. Foto: Kementan

Ilustrasi - Musim kemarau ekstrem atau el nino melanda sebagian wilayah di Indonesia. Foto: Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan diperkirakan pada Agustus-September merupakan puncak musim kemarau 2023. Musim kemarau tahun 2023 semakin diperparah dengan adanya fenomena El Nino, sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi produktivitas pangan.

Menyikapi kondisi ini, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi mengatakan Kementan tetap optimistis dan telah melakukan beberapa langkah strategis menghadapi dampak fenomena El Nino yang berakibat pada sektor pertanian.

BacaJuga:

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Jemaah Haji Pulang Lebih Nyaman, Bea Cukai Hadirkan Layanan Registrasi IMEI di Debarkasi

Viral Video Kekerasan 3 PMI di Malaysia, Kementerian P2MI Turun Tangan

Langkah penanganan yang dilakukan disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah, yakni berupa percepatan tanam pada wilayah yang masih terdapat sumber air, menanam komoditi tanaman pangan yang lebih hemat air (padi tahan kering), varietas umur pendek, menanam jagung atau kacang-kacangan, dan normalisasi saluran untuk drainase dan menyiapkan sumber air alternatif.

“Salah satu langkah yang dilakukan adalah tetap melakukan pertanaman pada lokasi yang masih tersedia air atau dekat dengan sumber air,” kata Suwandi di Jakarta, Selasa (3/10/2023).

Suwandi menegaskan ada beberapa upaya antisipasi menghadapi musim kemarau dan El Nino 2023 yang dilakuka. Pertama, percepatan tanam pada daerah-daerah yang masih turun hujan. Kedua, menggunakan varietas toleran kekeringan dan ketiga, meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait sistem pengairan, perbaikan drainase, penyiapan pompa air, panen air hujan, pembangunan/rehabilitasi sarana penampungan air/pengaliran air tersier.

“Keempat, mengoptimalkan sumur bor, pompa air, embung atay longstorage. Pemanfaatan sarana yang dimiliki seperti pompa air, juga merupakan salah satu upaya antisipasi menghadapi kekeringan,” ucapnya.

Lebih lanjut Suwandi menyebutkan Kementan memiliki empat strategi utama dalam menghadapi dampak fenomena El Nino yaitu antisipasi dini, adaptasi, mitigasi dan kolaborasi. Langkah operasional untuk melaksanakan strategi itu adalah berupa Gerakan Nasional (Gernas) Penanganan Dampak El Nino dilakukan dengan kegiatan tambah luas tanam 500 ribu hektar di 10 provinsi dan 100 Kabupaten yang sudah dipetakan cocok dilakukan tambah luas tanam pada bulan Agustus dan September ini, perluasan areal tanam, dan percepatan tanam untuk meningkatkan indeks pertanaman.

“Progressnya terus kami monitor dengan melakukan koordinasi antara pusat dan daerah, serta terjun langsung ke lapangan,” terangnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Perlindungan Tanaman Pangan, Yudi Sastro menjelaskan upaya dari Kementan untuk penanganan kekeringan akibat fenomena El-Nino salah satunya adalah pengadaan sarana pompa air dan Gerakan Penanganan Dampak Perubahan Iklim (DPI) yaknibbanjir/kekeringan seluas 4.250 hektare (ha).

“Sampai saat ini, bantuan pompa air telah direalisasikan ke 11 provinsi dan dijadikan stok pada brigade perlindungan tanaman untuk dipinjam pakai oleh kelompok tani yang membutuhkan. Berdasarkan laporan petugas saat ini, stok pompa yang ada di brigade sudah tersebar ke petani untuk dimanfaatkan dalam kegiatan pompanisasi,” ungkapnya.

“Beberapa wilayah juga telah melakukan upaya menghadapi musim kemarau saat ini seperti pembuatan sumur gali yang dilakukan petani Kabupaten Grobogan dimana merupakan salah satu upaya antisipasi dan upaya adaptasi dengan penanaman palawija yang hanya membutuhkan air sedikit,” tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan dalam rangka pengamanan produksi tanaman pangan pada Musim Kemarau 2023 yang disertai fenomena El Nino ini, perlu dilakukan berbagai upaya. Sebagai langkah awal dalam menghadapi El Nino masing-masing provinsi diharapkan dapat melakukan upaya antisipasi dan adaptasi menghadapi kemungkinan terjadinya kekeringan ekstrem. (dan)

Tags: el ninoKementanMusim Kemarau

Berita Terkait.

gibran
Nasional

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Senin, 15 Juni 2026 - 19:07
imei
Nasional

Jemaah Haji Pulang Lebih Nyaman, Bea Cukai Hadirkan Layanan Registrasi IMEI di Debarkasi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20
udin
Nasional

Viral Video Kekerasan 3 PMI di Malaysia, Kementerian P2MI Turun Tangan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:04
Dedi-Prasetyo
Nasional

Sambut Hari Bhayangkara, Wakapolri Minta Jajaran Dekat dengan Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27
Pengawalan
Nasional

Presiden Jerman ke Jakarta, Pengaturan Lalin Jalur Protokol Bersifat Situasional

Senin, 15 Juni 2026 - 09:07
Presiden-Jerman
Nasional

585 Personel Gabungan Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman di Jakarta

Senin, 15 Juni 2026 - 08:26

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6490 shares
    Share 2596 Tweet 1623
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1703 shares
    Share 681 Tweet 426
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1023 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    961 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.