• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menyulap Lahan Tandus Jadi Pemasok Sayur Terbesar Eropa

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 29 September 2023 - 20:08
in Nasional
sylco
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengunjungi salah satu lokasi pertanian yang berada di Almeria, Spanyol (24/9). Almeria disebut sebagai negeri plastik putih, dimana terbentang greenhouse dengan luasan 32 ribu ha yang memanfaatkan lahan marjinal kering.

Dulunya daerah tersebut dikenal sebagai lahan tandus dan gurun dengan rata rata curah hujan tahunan sekitar 200 sampai dengan 300 mm.

BacaJuga:

Luruskan RUU Perampasan Aset, Legislator: Bukan untuk Permudah Penyitaan, tapi Tegaskan Tata Kelola

Legilsator DPR Soroti RUU Kewarganegaraan: Potensi Multitafsir hingga Celah Politisasi

Akhiri Ego Sektoral, Baleg DPR Usulkan Pembentukan Badan Nasional Pusat Data dan Statistik di Bawa Presiden

Dimana mayoritas masyarakat Almeria adalah pengembala kambing karena keterbatasan sumberdaya alamnya. Ada wilayah sekitar pegunungan yang memiliki sumber air awalnya diusahakan untuk budidaya anggur skala kecil.

Dalam kunjungannya, Mentan SYL menyampaikan kekagumannya terhadap restorasi pertanian yang dilakukan Pemerintah Spanyol sejak 60 tahun lalu. Mentan SYL menyebut pemerintag Spanyol mampu menyulap wilayah tandus kering menjadi penghasil hortikultura terbesar di Eropa.

“Ini luar biasa, saya belum pernah melihat yang sebesar ini dimanapun dimana lahan kering disulap menjadi lahan produktif melalui teknologi greenhouse” kagum Mentan SYL.

Dirinya berharap green house ini bisa direplikasi di Indonesia terutama daerah yang memiliki karakteristik agroekosistem marjinal yang sama. “Indonesia punya banyak lahan marjinal kering, saya harap pengembangan greenhouse ini bisa juga dilakukan di Indonesia dg skala luas” ungkP SYL.

Dikesempatan yang sama, Walikota Almeria, Francisco Gongora menyampaikan bahwa nilai ekspor hortikultura dari Almeria mencapai USD 5 milyar per tahun. Adapun komoditas ekspor wilayah tesebut meliputi paprika, tomat, timun, melon, semangka, dan lain lain.

“Pada panen raya, satu perusahaan eksportir timun bisa mengekspor 500 ton timun saja per hari ke Uni Eropa” jelas walikota yg akrab dipanggil Paco

Sementara itu, Sekjen Pertanian Almeria, D.Jose Antonio Aliaga, yang juga turut mendampingi kunjungan Mentan SYL, menambahkan bahwa para sebagai besar pengusaha greenhouse ini adalah generasi kedua. Generasi pertama dimulai tahun 1960an dimana Raja Spanyol meminta agar bentangan lahan luas di Almeria dimanfaatkan untuk budidaya sayuran.

“Kementerian Pertanian Spanyol di tahun 1960 awalnya membuat percontohan greenhouse dengan luasan 10.000 m2 atau 1 hektar, dan ternyata berhasil, lalu dikembangkan lagi terus secara bertahap sehingga saat ini sudah mencapai 32 ribu hektar” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, industri sayur diwilayahnya terus berkembang pesat.”Seiring berjalannya waktu industri sayuran disini terus berkembang pesat, bahkan saat ini ada 42 eksportir besar sayuran di Almeria yang semuanya menggunakan teknologi greenhouse” tambah Antonio Aliaga

Bentangan luasan negeri plastik yang disebut dengan “green house” atau screen house ini ditanami berbagai sayuran hortikultura seperti ketimun, tomat, paprika, melon, semangka dan masih banyak lagi.

Mentan SYL dan seluruh delegasi kementerian pertanian dari Indonesia juga berkesempatan untuk mengunjungi 2 bangunan Green House yang membudidayakan ketimun dan paprika, kemudian ke rumah pembibitan serta kantor Agrolris perusahaan yang menampung seluruh hasil pertanian dari 1500 Green House dengan luasan kepemilikan 1-2 ha.

Pengembangan Green House memang memerlukan biaya tinggi, dengan nilai investasi yang tinggi. Rata rata bangunan GH dengan screenhouse dan dapat diganti setiap 3-4 tahun sekali.

Namun disisi lain harga produk sayuran yang dihasilkan memang sesuai dengan kualitas permintaan pasar. Tercatat berbagai komoditas hortikultura hasil Green House di Spanyol utamanya sayuran menjadi produk ekspor dan memenuhi 70% dari total ekspor ke EU. (gin)

Tags: Lahan TandusPemasok Sayur Terbesar Eropasayur

Berita Terkait.

rini
Nasional

LKjPP TA 2025 Direviu BPKP, Kementerian PANRB Tegaskan Komitmen Akuntabilitas Pemerintah

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:38
harman
Nasional

Luruskan RUU Perampasan Aset, Legislator: Bukan untuk Permudah Penyitaan, tapi Tegaskan Tata Kelola

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:18
rieke
Nasional

Legilsator DPR Soroti RUU Kewarganegaraan: Potensi Multitafsir hingga Celah Politisasi

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:06
forman
Nasional

Akhiri Ego Sektoral, Baleg DPR Usulkan Pembentukan Badan Nasional Pusat Data dan Statistik di Bawa Presiden

Selasa, 31 Maret 2026 - 05:55
sugeng
Nasional

Susun RUU Ketenagalistrikan, Komisi XII Kembali Serap Masukan MKI

Selasa, 31 Maret 2026 - 04:44
rifqi
Nasional

Di Depan Mendagri dan MenPAN-RB, Komisi II Dorong Efisiensi Anggaran Daerah di Tengah Tekanan APBN

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:33

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1017 shares
    Share 407 Tweet 254
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    773 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.