• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Pengamat: Pemprov DKI Perlu Bangun Waduk Penampungan Air

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 26 September 2023 - 18:30
in Megapolitan
Warga-Kalideres

Warga RW 11, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, mengantre untuk mendapatkan air bersih, Kamis (14/9/2023). ANTARA/Risky Syukur

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

membangun waduk-waduk sebagai penyimpanan air bersih yang bisa dimanfaatkan ketika menghadapi musim kemarau panjang seperti sekarang ini.

BacaJuga:

Kanwil BPN DKI Jakarta Jadi Percontohan Zona Integritas untuk BPN Banten

Aston Kartika Grogol Luncurkan Paket Halalbihalal dan Promo Menginap Lebaran

Cenderung Bervariatif, Hujan Berpotensi Terjadi di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

“Warga banyak kekurangan air karena pemerintah tidak pernah membuat kebijakan untuk penampungan. Seharusnya tersedia waduk atau dam untuk menampung air dan bisa disalurkan kepada warga apabila membutuhkan,” kata Trubus saat dihubungi di Jakarta, Selasa, menanggapi 18 kelurahan di Jakarta Utara dan Jakarta Barat yang mengalami krisis air.

Trubus menyebut kehadiran waduk- waduk penyimpan air dapat mengantisipasi terjadinya krisis air di daerah-daerah yang selama ini mengalami kesulitan ketika musim gersang.

Trubus menduga tingginya biaya pembangunan waduk membuat pemerintah daerah atau pemangku kepentingan tidak menganggarkan dana untuk merealisasikannya.

Para pengambil kebijakan, kata Trubus kurang mempersiapkan kewaspadaan terhadap krisis air. Seharusnya, Pemprov DKI Jakarta berupaya membuat kebijakan kewaspadaan terhadap krisis air bersih.

Padahal, jelas Trubus, manfaat waduk-waduk itu juga besar selain untuk cadangan air juga dapat difungsikan untuk mengurangi risiko banjir.

“Jadi jarang kebijakan terkait bagaimana mengelola air yang melimpah dan bagaimana kemudian mendistribusikan air saat kondisi krisis. Itu enggak ada,” ucap Trubus menegaskan.

Lebih lanjut, Trubus menjelaskan warga juga harus mengantisipasi kejadian krisis air bersih ini sejak awal untuk membangun tempat-tempat penampungan air sendiri.

“Pemerintah dengan masyarakat harus berkolaborasi untuk membangun tempat penampungan air, apakah itu pakai pipa atau bahan-bahan lain yang penting persediaan air aman,” jelas Trubus, Selasa (26/9), seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta Perumda PAM Jaya mempercepat pembangunan reservoir komunal atau tandon air ukuran besar untuk mengatasi krisis air di sejumlah kelurahan di Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

“Ya ada beberapa kelurahan dan Dirut PAM Jaya (Arief Nasrudin) sudah disiapkan reservoir. Ada di Marunda dan beberapa di Jakbar supaya masyarakat bisa tetap mendapatkan pelayanan air bersih,” kata Heru di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (22/9).

Krisis air bersih itu, kata Heru, akibat sumber air berkurang tetapi kebutuhan mengalami kenaikan. Solusinya adalah dengan mempercepat penyediaan tandon atau tangki berukuran besar.

Adapun 18 kelurahan terdampak, yakni Penjaringan, Pejagalan, Pluit, Kapuk, Kalideres, Rawa Buaya, Pegadungan, Cengkareng Barat, Cengkareng Timur dan Pegadungan. Selain itu Semanan, Duri Kosambi, Wijaya Kusuma, Jelambar Baru, Kapuk Muara, Tegal Alur, Kamal, Kamal Muara dan sekitarnya.(mg2)

Tags: pembangunanPemprov DKIWaduk Penampungan Air

Berita Terkait.

bpn
Megapolitan

Kanwil BPN DKI Jakarta Jadi Percontohan Zona Integritas untuk BPN Banten

Kamis, 2 April 2026 - 15:25
aston
Megapolitan

Aston Kartika Grogol Luncurkan Paket Halalbihalal dan Promo Menginap Lebaran

Kamis, 2 April 2026 - 13:23
hujan
Megapolitan

Cenderung Bervariatif, Hujan Berpotensi Terjadi di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

Kamis, 2 April 2026 - 08:24
Dalami Sengketa Lahan Pertanian di Cengkareng, BAM DPR Siap Panggil BPN hingga Pemprov DKI
Megapolitan

Dalami Sengketa Lahan Pertanian di Cengkareng, BAM DPR Siap Panggil BPN hingga Pemprov DKI

Rabu, 1 April 2026 - 22:46
Regulasi Kelembagaan melalui Executive Policy
Megapolitan

Regulasi Kelembagaan melalui Executive Policy

Rabu, 1 April 2026 - 21:41
Hujan
Megapolitan

Peringatan Dini BMKG, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta Hari Ini

Rabu, 1 April 2026 - 08:10

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1087 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    912 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.