• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Cara Merawat Tali Pusat pada Bayi yang Baru Lahir

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 19 September 2023 - 15:25
in Gaya Hidup
Bayi-3

Ilustrasi bayi baru lahir. (Pixabay.com/PublicDomainPictures)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter Spesialis Anak dari Universitas Sebelas maret Surakarta dr. Dini Safitri Zahara, Sp.A. menjelaskan cara merawat tali pusat atau lebih dikenal tali pusar pada bayi baru lahir agar terhindar dari risiko infeksi dan komplikasi lainnya.

“Tali pusat bayi akan mengering dan lepas saat bayi berusia satu hingga tiga minggu setelah kelahirannya,” kata Dini melalui pernyataannya pada Selasa (19/9), seperti dikutip dari Antara.

BacaJuga:

Drama Jepang Baru Chae Jong Hyeop Konfirmasi Tanggal Tayang Perdana dan Rilis Teaser

Bikin Publik Heboh! Sangwon ALD1 Terang-terangan Puji Rora BABYMONSTER: “Kamu Sudah Cantik Sekarang”

Liburan Sekolah di Jakarta, Park 5 Simatupang Tawarkan Pengalaman Staycation yang Lebih Lengkap

Dokter yang merupakan anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ini menjelaskan bawah tali pusat merupakan bagian alami dari tumbuh kembang bayi yang menghubungkan bayi dengan plasenta di dalam rahim. Tali pusat terbuat dari pembuluh darah dan jaringan ikat untuk membantu mengangkut nutrisi dan oksigen serta mengangkut bahan limbah bayi untuk dibuang melalui ginjal sang ibu.

Setelah lahir, pemotongan tali pusat secara fisik dan simbolis akan memisahkan antara ibu dengan bayinya. Kemudian, tunggul tali pusat akan mengering dan rontok, sehingga luka dari sisa tali pusat yang menempel pada bayi dapat sembuh.

Namun, World Helath Organization (WHO) memperkirakan bahwa seperempat kematian neonatal (kematian sebelum bayi berumur satu bulan) di dunia disebabkan oleh infeksi, 75 persen di antaranya terjadi pada minggu pertama kehidupan bayi dengan tali pusat sebagai pintu gerbangnya.

Tali pusat merupakan tempat kolonisasi bakteri yang penting, sehingga ada kemungkinan dari kolonisasi bakteri tersebut terjadi infeksi tunggul tali pusat.

Bahkan, risiko infeksi ini dapat meningkat hingga tunggulnya terlepas.

“Sebelum tali pusat ini puput (lepas), ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh Ibu, yakni perawatan ideal untuk merawat tali pusat bayi dan memilih popok yang tepat,” kata dokter yang mengambil pendidikan spesialis anak di Universitas Sebelas Maret Surakarta tersebut.

Saat bayi lahir, tali pusat akan dipotong oleh tenaga kesehatan dan bagian ujungnya akan dibersihkan menggunakan alkohol swab atau kassa dengan cairan alkohol 70 persen.

Prinsipnya, penting untuk mengupayakan tali pusat selalu dalam kondisi kering, tidak lembap, dan bersih.

Jadi, orang tua tidak perlu membersihkannya dengan sabun atau cairan lainnya. Saat sedang memandikan bayi, orang tua hanya perlu membersihkan area perut bayi secara perlahan dengan air hangat, mengeringkannya dan membiarkannya terbuka tanpa ditutup dengan kassa atau lainnya.

Selain itu, pilihlah popok yang tepat untuk bayi. Saat menggunakan popok bayi, selalu usahakan tali pusat tidak tertutup popok, sehingga terhindar dari gesekan, urin dan tinja yang dapat menyebabkan infeksi.

Memilih popok dengan bentuk spot U di bagian perut merupakan keputusan yang tepat untuk bayi baru lahir karena dapat mengurangi terjadinya gesekan tali pusat bayi dengan popok, sehingga dapat menurunkan risiko terjadinya infeksi pada bayi. Tali pusat yang tidak tertutup popok tidak mudah lembap, sehingga diharapkan bisa lebih cepat mengering dan lepas.

“Tali pusat yang terpapar urin dan tinja pada popok bayi dapat memicu risiko infeksi yang diakibatkan oleh bakteri, virus maupun organisme berbahaya lainnya,” kata dokter yang kini berpraktik di Kehamilan Sehat Kranggan ini.(mg2)

Tags: BayiinfeksikesehatanTali Pusat

Berita Terkait.

korea
Gaya Hidup

Drama Jepang Baru Chae Jong Hyeop Konfirmasi Tanggal Tayang Perdana dan Rilis Teaser

Senin, 6 Juli 2026 - 13:13
aldi
Gaya Hidup

Bikin Publik Heboh! Sangwon ALD1 Terang-terangan Puji Rora BABYMONSTER: “Kamu Sudah Cantik Sekarang”

Senin, 6 Juli 2026 - 12:32
pool
Gaya Hidup

Liburan Sekolah di Jakarta, Park 5 Simatupang Tawarkan Pengalaman Staycation yang Lebih Lengkap

Senin, 6 Juli 2026 - 11:11
bwh
Gaya Hidup

Perjalanan Makin Nyaman, BWH Hotels Hadirkan Program Loyalti dengan Poin Tanpa Kedaluwarsa

Senin, 6 Juli 2026 - 10:10
ADOR Klaim Danielle Sembunyikan Kontrak dengan AAO, Jadi Dasar Gugatan Rp31 Miliar
Gaya Hidup

ADOR Klaim Danielle Sembunyikan Kontrak dengan AAO, Jadi Dasar Gugatan Rp31 Miliar

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:05
KATSEYE
Gaya Hidup

Jawaban Daniela KATSEYE soal “Gabriela” Jadi Perdebatan, Warganet Bandingkan dengan Lara

Jumat, 3 Juli 2026 - 03:42

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2246 shares
    Share 898 Tweet 562
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
Haaland Usai Norwegia Depak Brasil di Piala Dunia: Sejarah Ini Dikenang Selamanya
Olahraga

Haaland Usai Norwegia Depak Brasil di Piala Dunia: Sejarah Ini Dikenang Selamanya

Editor Dilianto
Senin, 6 Juli 2026 - 16:46

INDOPOSCO.ID - Penyerang Norwegia Erling Haaland mengatakan bahwa dua gol yang dicetaknya ke gawang Timnas Brasil pada babak 16 besar...

SelengkapnyaDetails
Piala Dunia 2026: Runtuhkan Keangkeran Azteca, Tuchel Bangga dengan Tekad Skuad Inggris

Piala Dunia 2026: Runtuhkan Keangkeran Azteca, Tuchel Bangga dengan Tekad Skuad Inggris

Senin, 6 Juli 2026 - 15:01
Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang

Antar Prancis Singkirkan Paraguay, Mbappe Tegaskan Les Bleus Tak Hanya Jago Menyerang

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:27
Lolos Perempat Final Piala Dunia, Brahim Diaz Ungkap Pertanda Baik untuk Maroko

Lolos Perempat Final Piala Dunia, Brahim Diaz Ungkap Pertanda Baik untuk Maroko

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:13
Pemain-Argentina

Messi Ungkap Kunci Sukses Argentina Singkirkan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:27
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.