• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

AS Peringatkan Korea Utara terkait Rencana Jual Senjata ke Rusia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 6 September 2023 - 09:20
in Internasional
Jake-Sullivan

Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) Jake Sullivan. Foto: Al Jazeera

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Seorang pejabat tinggi Gedung Putih mengatakan Korea Utara akan menanggung konsekuensi jika menjual senjata ke Rusia untuk perangnya di Ukraina. Washington telah memperingatkan Pyongyang sedang melakukan pembicaraan dengan Moskow mengenai potensi kesepakatan senjata.

Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) Jake Sullivan mengatakan AS yakin negosiasi antara Korea Utara dan Rusia berkembang secara aktif.

BacaJuga:

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Komnas Haji: Keselamatan Jemaah Umrah Diutamakan

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

“Menyediakan senjata kepada Rusia untuk digunakan di medan perang untuk menyerang gudang gandum dan infrastruktur pemanas kota-kota besar menjelang musim dingin, untuk mencoba menaklukkan wilayah milik negara berdaulat modern. Hal ini tidak akan memberikan dampak yang baik bagi Korea Utara dan mereka akan menanggung konsekuensinya di komunitas internasional,” kata Sullivan kepada wartawan seperti dilansir Al Jazeera, Rabu (6/9/2023).

Sebelumnya, pejabat lain di pemerintahan Presiden AS Joe Biden mengatakan Washington memperkirakan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Namun, Kremlin menolak mengomentari klaim AS tersebut. Mereka tidak mengatakan apa-apa mengenai laporan potensi pembicaraan langsung antara kedua pemimpin tersebut.

Seperti diketahui, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengunjungi Korea Utara dan bertemu dengan Kim pada bulan Juli 2022 lalu. Kim dan Putin juga bertukar surat bulan lalu yang berjanji untuk meningkatkan hubungan antara kedua negara.

Pada hari Selasa, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Vedant Patel juga memperingatkan Korea Utara agar tidak memberikan senjata kepada Rusia. Dia mengatakan permintaan senjata Moskow kepada Pyongyang menunjukkan efektivitas sanksi AS yang dikenakan atas perang di Ukraina.

“Rusia terpaksa mencari senjata di seluruh dunia yang dapat digunakan dalam perang di Ukraina karena sanksi dan kontrol ekspor kami serta dampak yang ditimbulkannya,” ujar Patel.

Ketika ditanya apa konsekuensi potensial yang akan dikenakan Washington terhadap Pyongyang jika senjata dikirim ke Moskow, Patel tidak memberikan rincian. Dia mengatakan AS akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dan akan berkoordinasi dengan mitra-mitranya.

Pada Selasa (5/9/2023), Sullivan mengatakan pemerintahan Biden akan terus berupaya untuk menghalangi Korea Utara agar tidak memasok senjata kepada Rusia.

“Kami akan terus menyerukan Korea Utara untuk mematuhi komitmen publiknya untuk tidak memasok senjata ke Rusia yang pada akhirnya akan membunuh warga Ukraina,” katanya.

AS telah memperingatkan pesaing dan musuhnya, termasuk Tiongkok agar tidak membantu Rusia dalam serangan militernya di Ukraina.

Washington telah memberi Kyiv bantuan militer, kemanusiaan, dan anggaran senilai miliaran dolar sejak Rusia melancarkan invasi besar-besaran terhadap negara tetangganya pada Februari 2022.

Pemerintahan Biden juga telah menjatuhkan sanksi berat terhadap Moskow sebagai hukuman atas perang tersebut.(dam)

Tags: Amerika SerikatASJual SenjataKorea UtaraKorutRusiaSenjata

Berita Terkait.

haji
Internasional

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Komnas Haji: Keselamatan Jemaah Umrah Diutamakan

Senin, 21 September 2026 - 20:02
Kasus Suap HGB Bergulir di KPK, Nusron Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Internasional

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Jumat, 18 September 2026 - 14:07
rio
Internasional

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Selasa, 15 September 2026 - 21:35
Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21
Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17

OLAHRAGA

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan
Olahraga

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 23 September 2026 - 09:46

INDOPOSCO.ID – Persija Jakarta kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu pemasok pemain untuk Timnas Indonesia. Lima pemain Macan Kemayoran, yakni...

SelengkapnyaDetails
FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

Rabu, 23 September 2026 - 08:34
ole

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Selasa, 22 September 2026 - 08:53
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5540 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    901 shares
    Share 360 Tweet 225
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.