• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Selamatkan Daerah Aliran Sungai, PLN NP Miliki Program TJSL Berkelanjutan Pedas Besai

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 30 Agustus 2023 - 16:16
in Ekonomi
plnnp

Perusahaan Listrik Negara Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Bandar Lampung menelurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang bertujuan menurunkan laju sedimentasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Way Besai. Foto: PLN NP untuk INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perusahaan Listrik Negara Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Bandar Lampung menelurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang bertujuan menurunkan laju sedimentasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Way Besai. Program ini bernama Program Peduli Daerah Aliran Sungai (Pedas) Way Besai yang mampu meningkatkan produktivitas perkebunan kopi dan penurunan sedimentasi sungai.

Sebagian masyarakat di sekitar aliran Besai bermata pencarian petani kopi. Pembukaan lahan kopi besar-besaran menyebabkan gundulnya lahan hijau, yang menyebabkan tingkat erosi tanah menjadi tinggi. Konversi tersebut menyebabkan penurunan luasan tutupan hutan dari 58 persen menjadi 15 persen serta menurunnya area tampungan air PLTA Besai. Selain itu tingginya erosi akan menyebabkan tanah menjadi kurang subur karena unsur hara akan ikut terbawa air hujan sehingga produktivitas kopi akan berkurang.

BacaJuga:

Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional

Indo Water 2026: Dorong Ketahanan Air dan Infrastruktur Berkelanjutan

Dua Mesin Pertumbuhan BCA Syariah Melaju, Aset dan Pembiayaan Makin Gemuk

Peduli Daerah Aliran Sungai (PEDAS) Besai merupakan program PLN Peduli by PLN Nusantara Power dan memiliki rencana jangka panjang dalam upaya menurunkan laju sedimentasi di anak sungai yang pada akhirnya bermuara ke daerah intake PLTA Way Besai. Semakin tinggi tingkat sedimentasi, akan menyebabkan pengaruh terhadap operasi pembangkit.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmanysah menyematkan komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitar unit pembangkit.

“Menjadi perusahaan yang secara kontinyu menghadirkan nyala terang listrik dan manfaat sosial adalah salah satu prinsip kami dalam menjalankan perusahaan. Di seluruh unit pembangkit dan bisnis yang kami kelola, sebisa mungkin kami akan memberikan manfaat kepada lingkungan dan masyarakat sekitar,” terangnya, melalui pesan tertulis, Rabu (30/8/2023).

Program Peduli Aliran Sungai (PEDAS) Besai ini sudah berjalan sejak tahun 2009 dan berjalan sampai dengan sekarang. PEDAS Besai I dilaksanakan di Sub DAS Way Ringkih, PEDAS Besai II dilaksanakan di Sub DAS Way Lirikan, PEDAS Besai III dilaksanakan di Sub DAS Way Petai, PEDAS Besai IV yang dilaksanakan di Sub DAS Way Cengkaan, dan PEDAS Besai V yang dilaksanakan berlokasi di Sub DAS Way Air Hitam dengan melibatkan 100 hektare lahan.

Keberlanjutan program ini turut serta menyumbangkan dampak positif pada kualitas, kuantitas dan kontinuitas air yang baik sebagai sumber energi bagi PLTA Way Besai guna memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Lampung.

Hal ini pula yang turut mendorong berbagai instansi untuk melakukan studi banding ke PLTA Way Besai. Seperti pada Senin (21/8) Direktur Utama PT Geo Dipa Energi, Yudistian Yunis; Sosiolog, Dosen FISIP UI sekaligus Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Imam B Prasodjo; serta PLN Indonesia Power UP Mrica melaksanakan studi banding ke PLTA Way Besai.

Yudistian Yunis menyampaikan kunjungan ke PLTA ini merupakan salah satu upaya mereplikasi program dari PLTA Way Besai. Menurutnya, PLN Nusantara Power UPDK Bandar Lampung telah sukses dalam menjalankan program TJSL ini sehingga program ini berkelanjutan dalam memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“PLN Nusantara Power memberikan imbal jasa kepada masyarakat atas jerih payah dalam menurunkan laju erosi. Hasil kebun di tempat Program Pedas Besai menunjukkan produktivitas di atas rata-rata, ini menjadi semacam reward dan ekstra penghasilan bagi masyarakat dan mudah-mudahan Program ini menjadi sustainable dan apresiasi tinggi kepada PLN Nusantara Power yang tetap mempertahankan program ini dan mudah-mudahan terus berlanjut dan tetap mempertahankan keandalan dan operasi PLTA Besai,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Imam B Prasodjo mengapresiasi Program TJSL Pedas Besai yang dilakukan PLN Nusantara Power UPDK Bandar Lampung selama ini,

”Ada tiga hal yang harus dijaga kesejahteraan manusia diperhatikan, lingkungan diperhatikan dan yang paling penting bahagia, kelompok masyarakat gotong royong terlibat bersama dalam Program TJSL Pedas Besai. PLN Nusantara Power bisa menjadi inspirasi di dalam pembangunan yang berwawasan Human Eco Happiness,” ungkapnya.

Program ini pun telah bekerja sama dengan instansi pendidikan Politeknik Negeri Lampung, serta kelompok masyarakat Kerja Peduli Das Besai. Manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat pun sangat terasa. Hasil perkebunan kopi meningkat 100 kuintal per tahun dengan nilai ekonomi mencapai Rp200 juta per tahun (untuk Pedas 3). Selain itu, masyarakat juga diuntungkan dengan penjualan pasir dari pembendungan sedimen di sekitarnya.

DAS Besai sendiri terdiri dari 10 sub DAS dengan total luasan tangkapan hujan mencapai 49,75 ha. Panjang sungai utama mencapai 19,7 km dan melewati 5 kecamatan.

Sejak berdiri 31 Maret 2001, PLTA Besai merupakan pembangkit dengan tipe run off river yang memiliki daya mampu 2×45 MW berlokasi di Provinsi Lampung memanfaatkan sumber daya alam dari aliran air sungai Way Besai dengan mengubah energi potensial atau energi gravitasi air menjadi energi listrik.

PLTA sebagai pembangkit listrik yang mengandalkan potensi air mempunyai kelebihan-kelebihan dibandingkan pembangkit listrik lainnya. Kelebihan tersebut salah satunya merupakan energi yang ramah lingkungan, bebas dari karbon emisi dan tidak menyebabkan polusi yang berakibat efek rumah kaca. (arm)

Tags: PLN NPPLN Nusantara Powerprogram TJSLPT PLN Persero

Berita Terkait.

Infranexia
Ekonomi

Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:08
AHY
Ekonomi

Indo Water 2026: Dorong Ketahanan Air dan Infrastruktur Berkelanjutan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:26
BCA-Syariah
Ekonomi

Dua Mesin Pertumbuhan BCA Syariah Melaju, Aset dan Pembiayaan Makin Gemuk

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:45
telkom
Ekonomi

Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:21
pdsi
Ekonomi

Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:17
Pemerintah Siapkan 3 Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
Ekonomi

Beragam Pilihan untuk Keluarga, The all-new Carens Raih Penghargaan di GIIAS 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.