• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

UNHCR Sebut Jumlah Pengungsi Sudan Lebih dari 4 Juta Orang

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 9 Agustus 2023 - 23:50
in Internasional
Pengungsi di Sudan Selatan akibat konflik di Sudan bersiap untuk meninggalkan pusat penerimaan di Kabupaten Renk, Negara Bagian Upper Nile, Sudan Selatan, pada 29 April 2023. (ANTARA/Xinhua)

Pengungsi di Sudan Selatan akibat konflik di Sudan bersiap untuk meninggalkan pusat penerimaan di Kabupaten Renk, Negara Bagian Upper Nile, Sudan Selatan, pada 29 April 2023. (ANTARA/Xinhua)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan urusan pengungsi Perserikatan Bangsa-bangsa (UNHCR) mengatakan pada Selasa bahwa ada lebih dari empat juta orang mengungsi akibat krisis Sudan dan menyatakan kekhawatiran atas dampak konflik terhadap layanan kesehatan.

Di tengah meningkatnya jumlah pengungsi, UNHCR “sangat prihatin mengenai menurunnya kondisi kesehatan di seluruh negeri, termasuk di kamp pengungsian,” kata perwakilan dari UNHCR William Spindler dalam suatu pengarahan pers PBB di Jenewa.

BacaJuga:

Trump Klaim Bakal Angkut Uranium Iran, Teheran Beri Jawaban Menohok

13 ABK Masih Tertahan, INFISA Tuntut Pemerintah Tuntaskan Repatriasi dari Baku

Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI

“Situasi di dalam Sudan, di mana tim UNHCR berada, tidak dapat dipertahankan karena kebutuhan jauh lebih besar daripada apa yang dapat dilakukan manusia dengan sumber daya yang ada,” kata Spindler, Rabu (9/8), seperti dikutip dari Antara.

Di wilayah Nil Putih, layanan kesehatan dan gizi di seluruh 10 kamp pengungsi sangat terdampak akibat kelangkaan obat-obatan utama, petugas kesehatan dan pasokan, kata dia.

Selain itu, lebih dari 144 ribu pengungsi baru tiba dari Khartoum, yang bergabung dengan para pengungsi Sudan Selatan dan masyarakat setempat yang menggunakan klinik-klinik kesehatan.

Spindler menyatakan bahwa jumlah pengungsi tersebut termasuk 700.000 pengungsi dan pencari suaka yang melarikan diri ke negara tetangga, serta 195.000 orang Sudan Selatan yang terpaksa kembali ke negara asalnya.

Dia menambahkan bahwa di dalam Sudan, lebih dari empat juta orang terpaksa mengungsi, termasuk 187 ribu diantaranya yang sudah tinggal di negara itu sejak awal krisis.

“Kebanyakan keluarga bergerak selama berminggu-minggu dengan sedikit persediaan makanan dan obat-obatan, dan ini meningkatkan angka gizi buruk, wabah penyakit, dan kematian akibat wabah masih terus menjadi perhatian,” kata Spindler.

Dia menyoroti bahwa lebih dari 300 kematian dilaporkan, terutama di antara anak-anak berusia di bawah lima tahun, akibat cacar dan gizi buruk yang terjadi antara 15 Mei hingga 17 Juli.

Kurangnya obat-obatan penting, petugas kesehatan dan pasokan mempengaruhi layanan kesehatan dan gizi. Selain itu, wabah kolera parah dan malaria diperkirakan terjadi pada bulan-bulan mendatang akibat banjir.

Sejak konflik pecah pada April, status kesehatan dan gizi para pengungsi yang datang dari Sudan ke Sudan Selatan dan Chad menurun cepat dan terus memburuk, kata dia.

Spindler menambahkan bahwa situasi di seberang perbatasan sama buruknya.

Mengenai serangan terhadap tenaga dan institusi kesehatan, Christian Lindmeier dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan ada 53 serangan terjadi terhadap petugas kesehatan antara 15 April hingga 31 Juli.

Lindmeier meminta serangan terhadap tenaga kesehatan atau pelanggaran buruk atas hak asasi manusia untuk dihentikan dan mengatakan “pekerja kemanusiaan membutuhkan jaminan keamanan dan keselamatan saat memberikan bantuan penting kemanusiaan dan kesehatan.”

Sudan sejak April telah dirusak oleh pertempuran antara kelompok militer dan Pasukan Dukungan Cepat. Konflik itu menewaskan lebih dari tiga ribu warga sipil dan melukai ribuan lainnya, menurut tenaga medis setempat. (mg2)

Tags: konflik sudanpengungsiSudanunhcr

Berita Terkait.

nuklir
Internasional

Trump Klaim Bakal Angkut Uranium Iran, Teheran Beri Jawaban Menohok

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27
ABK
Internasional

13 ABK Masih Tertahan, INFISA Tuntut Pemerintah Tuntaskan Repatriasi dari Baku

Jumat, 17 April 2026 - 18:01
Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI
Internasional

Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI

Jumat, 17 April 2026 - 13:03
Nuklir
Internasional

Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS Jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

Kamis, 16 April 2026 - 12:01
Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran
Internasional

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran

Rabu, 15 April 2026 - 12:36
Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Internasional

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 - 01:23

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.