• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ribuan Warga Merapi Boyolali Gelar Ritual Sedekah Merapi Malam 1 Sura

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 19 Juli 2023 - 10:11
in Nusantara
Sejumlah warga dengan pakaian adat Jawa membawa kepala kerbau selaku sesaji sebelum dilarungkan ke Lereng Gunung Merapi malam 1 Sura, di Joglo Merapi 1 Desa Lencoh Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jateng, Rabu (19/7/20213). Foto: ANTARA

Sejumlah warga dengan pakaian adat Jawa membawa kepala kerbau selaku sesaji sebelum dilarungkan ke Lereng Gunung Merapi malam 1 Sura, di Joglo Merapi 1 Desa Lencoh Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jateng, Rabu (19/7/20213). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ribuan warga lereng Gunung Merapi mengikuti ritual Sedekah Merapi dengan melabuhkan kepala kerbau untuk menyambut malam 1 Sura (kalender Jawa) atau 1 Muharam 1445 Hijriah di Joglo Merapi 1 Desa Lencoh Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa malam.

Kegiatan upacara ritual labuhan kepala kerbau yang dilakukan setiap tahun itu, pada malam hingga dini hari di awal Muharam 1445 Hijriah tersebut, sudah menjadi keyakinan warga di kawasan lereng Merapi untuk memohon perlindungan dari segala penyakit dan bencana yang timbul dari dampak Gunung Merapi serta sebagai tanda syukur atas limpahan dari hasil bumi yang menyejahterakan warga sekitar.

BacaJuga:

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

Prosesi upacara tradisional Sedekah Merapi diawali dengan menyediakan satu kepala kerbau yang dibalut kain mori, dan sesaji tumpeng gunung dari nasi jagung yang dibuat dengan bentuk menyerupai gunung atau berupa gunungan, yang diarak keliling kampung oleh puluhan warga menuju Joglo Merapi 1.

Setelah kepala kerbau dan sesaji tumpeng gunung itu tiba di Joglo Merapi, dipanjatkan doa bersama-sama, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar warga kawasan Merapi diberi perlindungan dari bencana maupun wabah penyakit, dan hasil pertanian yang melimpah.

Kepala kerbau sebagai sesaji setelah dilakukan doa bersama kemudian dibawa dengan dipikul oleh sejumlah warga diiringi barisan pembawa penerangan obor menuju puncak Merapi, pada Rabu sekitar pukul 00.15 WIB.

Suwarno selaku ketua panitia Sedekah Merapi Desa Lencoh menjelaskan kegiatan upacara ritual Sedekah Merapi dilakukan setiap tahun dan sudah turun temurun oleh warga lereng Merapi. Masyarakat lereng Merapi percaya upacara ritual ini, pertama memberikan berkah kepada sesepuh Gunung Merapi untuk keselamatan jika terjadi bencana alam. Atau sebagai tolak bala supaya masyarakat terlindungi dari bencana Merapi.

Kepala kerbau tersebut sebagai sesaji untuk dilabuhkan ke puncak Gunung Merapi atau tepatnya di lokasi Pasar Bubrah sejauh sekitar empat kilometer dari Joglo Merapi. Namun, karena status Merapi sedang level tiga maka dilaksanakan hanya sekitar dua Km dari Joglo Merapi 1 atau sesuai anjuran dari Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM).

Upacara tradisi labuh kerbau dan sedekah gunung berupa gunungan hasil bumi setelah dilakukan doa bersama kemudian dibawa oleh 10 orang tokoh masyarakat dan kelompok relawan untuk melarungkan ke lereng Merapi. Selain itu, ribuan warga yang mengikuti upacara ritual itu, juga disajikan seni budaya dan gelaran wayang kulit.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Boyolali Budi Prasetyaingsih mengatakan kegiatan upacara ritual sedekah Metapi yang digelar warga lereng Merapi tersebut dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk tanda syukur dan terima kasih warga Lereng Merapi Kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena diberikan kemakmuran dan bisa bercocok tanam dan lainnya di lereng Merapi.

Selain itu, warga juga mengirim doa kepada leluhur supaya kehidupan di Gunung Merapi lebih tentram dan sejahtera. Pada sektor pariwisata kegiatan upacara ritual suatu budaya yang perlu dilestarikan dan nguri-nguri budaya serta untuk menarik para wisatawan untuk hadir di daerah ini.

Bupati Boyolali M Said Hidayat yang hadir dalam acara tersebut mengatakan acara ritual Sedekah Gunung Merapi di Desa Lencoh Kecamatan Selo bertepatan malam 1 Sura ini, sebagai tanda syukur masyarakat di lereng Merapi atas berkah dan perlindungan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, sehingga mereka hidup tentram dan sejahtera.

Kegiatan dilakukan, kata M Said, dalam rangka bagaimana seperti halnya para sesepuh dulu mengajarkan untuk tetap menjaga nilai-nilai budaya, tradisi, dan mengajarkan kearifan lokal untuk terus dilestarikan. Warga Merapi dengan kearifan lokal diajarkan bagaimana harus selalu dekat dengan Tuhan YME, sesama dan alam.

Kendati demikian, Bupati mengimbau agar masyarakat lereng Merapi tetap menjaga dan melestarikan tradisi tersebut sebagai kearifan lokal yang dapat menarik perhatian wisatawan baik lokal maupun dari mancanegara. (mg2)

Tags: 1 Muharamgunung merapiKabupaten BoyolaliMalam 1 SuraRitual Sedekah Merapi

Berita Terkait.

Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia
Nusantara

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:05
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:33
LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi
Nusantara

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:05
Andra-Soni
Nusantara

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Program Sekolah Gratis bagi Swasta Perluas Akses Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:48
karhutla
Nusantara

Karhutla Mengganas di Sumatera dan Kalimantan, BNPB Siaga Penuh Awasi Daerah Rawan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:11
gempa
Nusantara

Gempa M 7,7 Sulut, 1.160 Warga Mengungsi dan Ratusan Rumah Rusak

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:55

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    3852 shares
    Share 1541 Tweet 963
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.