• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Bahas Rivalitas Geopolitik dan Ancaman Kejahatan Transnasional, Menko Polhukam: ASEAN Harus Perkuat Kesatuan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 17 Juli 2023 - 11:17
in Headline
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Mahfud MD, saat menjadi Keynote Speaker Seminar Nasional 2023 “Kepemimpinan Strategis Indonesia di ASEAN di Tengah Rivalitas Geopolitik dan Ancaman Kejahatan Transnasional” di Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (13/7/2023). Foto: Dokumen Kemenko Polhukam

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Mahfud MD, saat menjadi Keynote Speaker Seminar Nasional 2023 “Kepemimpinan Strategis Indonesia di ASEAN di Tengah Rivalitas Geopolitik dan Ancaman Kejahatan Transnasional” di Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (13/7/2023). Foto: Dokumen Kemenko Polhukam

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko POlhukam) RI Mahfud MD menegaskan dinamika geopolitik saat ini terus berkembang. Konflik Rusia-Ukraina masih berlangsung dan situasi di Myanmar belum membaik. Hal ini membuat rivalitas geopolitik di kawasan terus meningkat dan mengancam kesatuan Association of South-East Asia Nation (ASEAN) atau Persatuan Bangsa-bangsa Asia Tenggara.

Hal ini disampaikan oleh Menko Polhukam saat menjadi Keynote Speaker Seminar Nasional 2023 “Kepemimpinan Strategis Indonesia di ASEAN di Tengah Rivalitas Geopolitik dan Ancaman Kejahatan Transnasional” di Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (13/7).

BacaJuga:

Day 10 of Bromo Wildfire: BNPB Reveals Three Main Challenges Hindering Firefighting Efforts

Hari ke-10 Karhutla Bromo, BNPB Ungkap 3 Kendala Utama Api Sulit Dipadamkan

Fire at Mount Bromo Expands to 889 Hectares Across Four Regencies

“Tentunya ini membuat keketuaan Indonesia berada pada masa yang tidak mudah,” jelasnya.

Mahfud menjelaskan setidaknya terdapat 5 tantangan utama bagi ASEAN saat ini. “Tantangan pertama adalah mengelola rivalitas antara AS (Amerika Serikat) dan RRT (Republik Rakyat Tiongkok) yang semakin tinggi. Rivalitas tersebut diawali oleh ekonomi, kemudian berkembang menjadi rivalitas politik dan militer,” tegasnya.

Tantangan kedua dan ketiga adalah masih berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina dan situasi krisis di Myanmar. Dalam rangka mendukung Myanmar menyelesaikan konfliknya, ASEAN mengambil langkah tegas dengan tidak melibatkan perwakilan pejabat politis Myanmar, hingga adanya pemerintahan yang sah.

Tantangan selanjutnya adalah ancaman kejahatan transnasional. Kawasan kita merupakan wilayah yang rawan akan kejahatan lintas batas negara dan kejahatan terorganisasi. Modus operandi kejahatan selalu berkembang mengikuti perkembangan teknologi.

Menko Polhukam menyampaikan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan salah satu yang diakibatkan oleh penyalahgunaan teknologi informasi.

“Maka dari itu, negara harus hadir dalam perlindungan WNI. Namun, tidak ada satu negarapun yang dapat menangani kejahatan lintas batas secara sendiri. Sehingga, Indonesia, melalui forum APSC Council, mengingatkan ASEAN bahwa isu ini merupakan masalah bersama yang membutuhkan komitmen dan kolaborasi,” ungkapnya.

Tantangan terakhir adalah keamanan maritim. Selain menyediakan berbagai potensi, kekayaan alam tersebut juga mengundang maraknya aksi kejahatan lintas batas di wilayah laut, seperti illegal, unreported, unregulated fishing (IUU Fishing), perompakan di laut, penyelundupan manusia, dan perusakan lingkungan laut.

Tentunya dengan berbagai tantangan tersebut, ASEAN harus tetap memegang teguh kesatuan dalam menjalin hubungan dengan negara-negara eksternal.

“ASEAN-lah yang harus berada di kursi kemudi untuk mengendalikan arah kerja sama ASEAN ke depan. Kita tidak ingin ASEAN didikte oleh kepentingan negara eksternal. Kita tidak ingin ASEAN menjadi proxy persaingan geopolitik di Kawasan,” tegas Mahfud.

Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri yang pada kegiatan ini diwakili oleh Staf Ahli Menko Polhukam Bidang Kedaulatan Wilayah Maritim, Laksda TNI Antongan Simatupang turut menjelaskan upaya Indonesia untuk menghadapi krisis di Myanmar.

“Indonesia sebagai pemegang keketuaan ASEAN, telah melakukan upaya engagement dan pertemuan dengan semua pihak di Myanmar untuk dialog inklusif, guna menciptakan perdamaian dan mendukung implementasi lima poin konsensus. Namun, untuk keberhasilannya dibutuhkan kemauan semua pihak berupaya menciptakan perdamaian,” ujarnya.

Antongan berharap keketuaan Indonesia di ASEAN dihadapkan pada tantangan untuk dapat membawa perubahan ke arah lebih baik bagi kawasan. Maka dari itu, dukungan publik dan masukan terutama dari kalangan akademisi pada kegiatan ini akan menjadi amunisi untuk memperkuat posisi Indonesia di ASEAN. (arm)

Tags: ASEANgeopolitikKejahatan TransnasionalKemenko Polhukamperdagangan orangTPPO

Berita Terkait.

Fire at Mount Bromo Expands to 889 Hectares Across Four Regencies
Headline

Day 10 of Bromo Wildfire: BNPB Reveals Three Main Challenges Hindering Firefighting Efforts

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:22
Hari ke-10 Karhutla Bromo, BNPB Ungkap 3 Kendala Utama Api Sulit Dipadamkan
Headline

Hari ke-10 Karhutla Bromo, BNPB Ungkap 3 Kendala Utama Api Sulit Dipadamkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:12
Fire at Mount Bromo Expands to 889 Hectares Across Four Regencies
Headline

Fire at Mount Bromo Expands to 889 Hectares Across Four Regencies

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:45
Gawat! Kebakaran Gunung Bromo Meluas ke 889 Ha di Empat Kabupaten
Headline

Gawat! Kebakaran Gunung Bromo Meluas ke 889 Ha di Empat Kabupaten

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:40
Yaqut
Headline

Atur Kuota Haji hingga 50 Persen, Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:44
pratikno
Headline

Realisasi Arahan Presiden tentang Sekolah Nasional Terintegrasi Gelombang Perdana Hadir di 17 Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:31

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.