• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Lama Dinantikan Petani, Kementan Hadirkan Penggagas Biosaka di Brebes

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 21 Juni 2023 - 11:07
in Ekonomi
bio

Ppetani di Kabupaten Brebes yang telah menantikan kehadiran penggagas Biosaka serta bimbingan teknis (bimtek) pembuatan, kini kegirangan karena impian itu terwujud. Foto: Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS.CO.ID – Elisitor Biosaka telah menjamur ke petani berbagai wilayah nusantara berkat upaya yang masih Kementerian Pertanian (Kementan) yang digaungkan langsung Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam mewujudkan pertanian ramah lingkungan yang efisien biaya dan produksi terus meningkat. Tak ayal, petani di Kabupaten Brebes yang telah menantikan kehadiran penggagas Biosaka serta bimbingan teknis (bimtek) pembuatan, kini kegirangan karena impian itu terwujud.

“Kemarin siang telah dilaksanakan bimtek Elisitor Biosaka yang dipandu langsung Penggagas Biosaka, Muhamad Anshar di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes yang diikuti 60 orang peserta. Semua peserta berhasil dengan menunjukan biosaka yang kemilau alias glowing dan selanjutnya akan diaplikasikan di masing-masing komoditas miliknya,” kata Slamet petani di Brebes, Rabu (21/6/2023).

BacaJuga:

Dukung Arahan Presiden Prabowo, BRI Siap Jadi Tulang Punggung Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Indonesia

Aksi Tanggap Bencana, BRI Peduli Salurkan Masker dan Vitamin untuk Lindungi Masyarakat dari Abu Vulkanik

Likuiditas dan Permodalan Kokoh, BRI Perkuat Kontribusi bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Turut ikut membuat biosaka tersebut yakni Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes dan Kepala Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, Direktorat Jenderal (Ditjen) Tanaman Pangan.

Asep Efendi, anggota Kelompok Tani Sinar Rejeki yang merupakan salah satu peserta Bimtek Biosaka mengaku telah menerapkan Elisitor Biosaka dengan capaian hasil yang luar biasa. Pembuatan Biosaka dilakukan autodidak dengan menonton salah satu channel media sosial yang menampilkan cara pembuatan Biosaka.

“Saya telah menggunakan Biosaka 3 kali musim tanam, hasil luar biasa joss. Oleh karena itu, kami sangat senang hadir langsungnya Pak Anshar mengajari langsung kami. Biosaka yang saya pakai selama ini dari hasil buatan sendiri dengan menonton youtube,” ujarnya.

“Saya berterima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Dirjen Tanaman Pangan dan penyuluh pertanian Kecamatan Songgom. Setiap hari penyuluh Songgom biasanya meremas rumput bikin Biosaka. Ini yang memotivasi kami,” pinta Asep.

Penggagas Biosaka Muhammad Anshar mengatakan kekuatan pikiran sangat berpengaruh pada semua hal yang ada di sekitar, khususnya terhadap tubuh, bahkan pikiran mampu berpengaruh pada kondisi kesehatan manusia. Pikiran yang dijaga tetap positif membuat tubuh lebih sehat dan kuat, sehingga pada saat proses pembuatan biosaka hanya orang-orang dengan pikiran positif yang mampu berhasil membuat biosaka homogen.

“Kekuatan pikiran itu luar biasa Bapak, Ibu sekalian. Pikiran kita akan berpengaruh pada reaksi kimia yang tubuh kita hasilkan, sehingga pada saat meremas biosaka pikiran kita harus positif agar hasilnya koheren. Adapun penggunaan rumput sebagai bahan Biosaka karena rumput merupakan tumbuhan yang adaptif,” tuturnya.

Anshar menyebutkan dalam satu genggam rumput, dapat menghasilkan elisitor Biosaka sebanyak 5 liter dan digunakan pada sawah seluas 4 hektar sampai panen. Khusus pada bawang merah, dosis penggunakan Biosakanya rendah sehingga dapat digunakan pada lahan bawang merah yang lebih luas.

“Dosis pada bawang merah itu kecil sekali, hanya 20 mililter sehingga penggunaanya bisa pada lahan yang lebih luas. Dalam membuat biosaka, kalau sudah sering melakukanya hasilnya pasti bagus. Kuncinya keraguan dalam hati harus dihilangkan dulu. Hati dan pikiran harus tenang dan bahagia,” terangnya.

“Biosaka itu bukan barang pabrikan, tidak bisa dibuat dengan mesin, blender, tumbuk, tidak dijualbelikan, tetapi dibuat sendiri dengan tangan petani. Biosaka itu bukan pupuk, bukan pestisida, bukan hormon, bukan enzim tetapi elisitor sebagai signaling bagi tanaman. Tidak ada risiko bagi tanaman dan orang, menghemat pupuk kimia sintetis dan pestisida kimia sintetis, meminimalisir hama penyakit, menyuburkan lahan dan menjaga produksi,” tambahnya.

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menjelaskan kunci membuat Biosaka adalah hati harus fokus, tulus, selalu bersyukur sehingga potensi selnya bagus dan bisa membuat elisitor Nuswantara Biosaka yang berkualitas. Bagi yang belum mencoba, silakan dipraktikkan terlebih dahulu, diamati, dan dibuktikan sendiri manfaatnya.

“Terlebih saat ini sudah ada bukunya, satu-satunya buku biosaka yang pernah ada, jadikan itu pedoman dan referensi. Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk mewujudkan pertanian ramah lingkungkan menghadapi dampak perubahan iklim dan El Nino, penggunaan menjadi salah satu terobosan,” tuturnya. (dan)

Tags: BiosakaKabupaten BrebesKementanPetani

Berita Terkait.

bri3
Ekonomi

Dukung Arahan Presiden Prabowo, BRI Siap Jadi Tulang Punggung Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Indonesia

Kamis, 10 September 2026 - 13:23
bri2
Ekonomi

Aksi Tanggap Bencana, BRI Peduli Salurkan Masker dan Vitamin untuk Lindungi Masyarakat dari Abu Vulkanik

Kamis, 10 September 2026 - 13:03
bri
Ekonomi

Likuiditas dan Permodalan Kokoh, BRI Perkuat Kontribusi bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kamis, 10 September 2026 - 12:42
driling
Ekonomi

Tata Kelola dan Kepatuhan Menguat, Pertamina Drilling Borong 3 Penghargaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12
internet
Ekonomi

Bisnis Makin Digital, Kebutuhan Keamanan dan Infrastruktur Ikut Melonjak

Kamis, 10 September 2026 - 12:02
Biomassa
Ekonomi

PLN EPI Tingkatkan Pemanfaatan Biomassa, Pastikan Tanpa Deforestasi

Kamis, 10 September 2026 - 10:40

OLAHRAGA

lc
Olahraga

Hasil Liga Champions: PSG-Barca Berpesta, Liverpool Bangkit di Anfield

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 10 September 2026 - 10:50

INDOPOSCO.ID – Liga Champions 2026/2027 langsung menyajikan pesta gol dan drama pada matchday pertama fase liga. Paris Saint-Germain (PSG) dan...

SelengkapnyaDetails
bowo

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Kamis, 10 September 2026 - 10:30
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07
wo

Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games 2026

Kamis, 10 September 2026 - 06:06
bowo

Rela Bertanding saat Cedera Rusuk, Prabowo Minta Semangat Atlet Equestrian Dicontoh

Kamis, 10 September 2026 - 05:05

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.