• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Setiap 11 Menit Satu Orang Tewas di AS Akibat Kekerasan Senjata

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 8 Juni 2023 - 01:51
in Internasional
Sejumlah warga Amerika Serikat (AS) melakukan unjuk rasa menuntut perlindungan terhadap aksi-aksi kekerasan menggunakan senjata api. (ANTARA/Xinhua)

Sejumlah warga Amerika Serikat (AS) melakukan unjuk rasa menuntut perlindungan terhadap aksi-aksi kekerasan menggunakan senjata api. (ANTARA/Xinhua)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Amerika Serikat pada 2021 menyaksikan kenyataan tragis saat satu orang tewas setiap 11 menit akibat kekerasan senjata, menurut rilis dari satu laporan pada Selasa (6/6).

Laporan berjudul “Kekerasan Senjata AS pada 2021: Penilaian Krisis Kesehatan Masyarakat” dari Pusat Solusi Kekerasan Senjata Johns Hopkins mengungkapkan bahwa pada 2021 kematian akibat senjata api di AS mencapai angka tertinggi yang pernah ada selama dua tahun berturut-turut.

BacaJuga:

Prabowo Batal Hadiri ASEAN-Russia Summit di Kazan, Istana Ungkap Alasannya

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS-Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

“Selama 2021 hampir 49.000 orang tewas karena kekerasan senjata di AS. Setiap hari, rata-rata 134 orang kehilangan nyawa akibat kekerasan senjata, satu kematian dalam setiap 11 menit,” tulis laporan tersebut.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa pada 2021, sebanyak 48.830 orang kehilangan nyawa akibat senjata api, yakni naik lebih dari 3.600 kematian dibandingkan pada 2020 yang juga mencapai rekor tertinggi.

Dari data tersebut terungkap bahwa pada 2021 terjadi 26.328 kasus bunuh diri yang melibatkan senjata api dan tercatat 20.958 kasus pembunuhan.

Menurut laporan itu, tingkat bunuh diri dengan menggunakan senjata mengalami kenaikan 8,3 persen pada 2021 dibandingkan pada 2020, yakni kenaikan tertinggi dalam empat dekade lebih, sedangkan tingkat pembunuhan dengan senjata naik 7,6 persen.

“Senjata, sekali lagi, menjadi penyebab utama kematian di kalangan anak-anak dan remaja pada 2021, melampaui kematian Covid-19, kecelakaan mobil atau kanker,” tulis laporan tersebut.

Riset itu juga memperlihatkan bahwa warga kulit hitam di AS secara tidak seimbang lebih terdampak pembunuhan dengan senjata. Menurut laporan tersebut, warga kulit hitam hampir 14 kali lebih mungkin tewas akibat kekerasan senjata dibanding orang kulit putih.

“Anak muda kulit hitam (usia 15-34) secara tidak seimbang terdampak meski mereka mewakili 2 persen dari total populasi di AS, mereka menyumbang 36 persen dari semua pembunuhan senjata pada 2021. Tingkat pembunuhan senjata api terhadap mereka 24 kali lebih tinggi dibanding terhadap kulit Putih di kelompok usia yang sama,” tulisnya, Rabu (7/6/2023), seperti dikutip dari Antara.

Laporan tersebut juga mendesak pembuat kebijakan untuk membahas akses mudah dan ketersediaan senjata api, yang menurut mereka mendorong tingginya tingkat bunuh diri dan pembunuhan di AS. (mg2)

Tags: Amerika SerikatASKekerasan Senjata

Berita Terkait.

Prabowo
Internasional

Prabowo Batal Hadiri ASEAN-Russia Summit di Kazan, Istana Ungkap Alasannya

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:19
Shehbaz Sharif
Internasional

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS-Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:47
Video-Kekerasan
Internasional

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:43
Shehbaz-Sharif
Internasional

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Senin, 15 Juni 2026 - 11:29
Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05
Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7123 shares
    Share 2849 Tweet 1781
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1105 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.