• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

China Tuntut AS Hentikan Jual Senjata ke Taiwan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 28 April 2023 - 23:16
in Internasional
Pesawat dari tim aerobatik Hongying unjuk kemampuan dalam ajang Nanchang Air Show di Nanchang, Provinsi Jiangxi, China timur, Jumat (25/11/2022). Ajang China Aviation Industry Conference dan Nanchang Air Show 2022 dibuka di Nanchang pada Jumat (25/11/2022) lalu. ANTARA FOTO/Xinhua/Zhou Mi/rwa.

Pesawat dari tim aerobatik Hongying unjuk kemampuan dalam ajang Nanchang Air Show di Nanchang, Provinsi Jiangxi, China timur, Jumat (25/11/2022). Ajang China Aviation Industry Conference dan Nanchang Air Show 2022 dibuka di Nanchang pada Jumat (25/11/2022) lalu. ANTARA FOTO/Xinhua/Zhou Mi/rwa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – China pada Kamis (27/4) menuntut Amerika Serikat segera menghentikan menjual senjata kepada Taiwan dan juga kontak militer dengan negara pulau itu.

“Kami mendesak pihak AS sepenuhnya memperhatikan tingginya sensitivitas masalah Taiwan dan rumit serta parahnya situasi saat ini di Selat Taiwan,” kata Kolonel Senior Tan Kefei, juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional China pada konferensi pers di Beijing.

BacaJuga:

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Pernyataan ini disampaikan menjelang kunjungan sebuah kelompok bisnis pertahanan AS ke Taiwan pekan depan guna membahas kerja sama pertahanan bilateral seperti produksi bersama drone dan amunisi.

Tan melukiskan masalah Taiwan sebagai “semata urusan dalam negeri China dan mengharamkan campur tangan asing.”

Wakil-wakil dari 25 kontraktor pertahanan AS akan tiba di Taiwan pada Selasa untuk menghadiri sebuah forum industri dan bertemu para pejabat Taiwan, kata saluran televisi Channel NewsAsia (CAN) pada Kamis, mengutip sumber militer anomim.

“Kelompok industri militer Amerika ini selalu bersemangat menjual amunisi, memicu konflik, dan kekacauan, dan menuai untung luar biasa besar dari seluruh dunia,” kata Tan seperti dikutip China Military Online.

Dia menyebut langkah Partai Progresif Demokratik Taiwan yang berkuasa sebagai agak hina, bak mengundang kucing mendekat mangkuk makan yang hanya membawa bencana besar bagi warga Taiwan.

Tan menegaskan “tidak ada siapapun atau kekuatan apapun yang bisa menggoyahkan tekad kuat rakyat China dalam membela kedaulatan dan integritas teritorialnya.”

China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya.

Tan juga menyeru Washington agar mematuhi ketentuan tiga komunike bersama China-AS, yakni hati-hati menangani masalah Taiwan, menahan diri untuk tidak ikut campur dalam masalah Taiwan, dan mengakhiri penjualan senjata kepada Taiwan serta kontak militer dengan pulau itu.

“Pasukan PLA (Tentara Pembebasan Rakyat) China akan mencermati dengan seksama situasi di Selat Taiwan, siap siaga sepanjang waktu,” lanjut Tan.

Dia juga menyatakan China akan mengambil langkah yang semestinya yang sejalan dengan hukum dalam menghadapi segala bentuk separatisme Taiwan dan campur tangan asing. (bro)

Tags: Amerika SerikatASChinaSenjataTaiwan

Berita Terkait.

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01
aidi
Internasional

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:41
Esmail-Baghaei
Internasional

Iran Bantah Klaim Trump Soal Kesepakatan Damai di Timur Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05
Trump
Internasional

Trump Klaim Mojtaba Khamenei Setujui Kesepakatan Damai dengan AS

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:33
Rudal
Internasional

Timur Tengah Memanas, AS dan Iran Saling Serang 2 Malam Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:16

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    949 shares
    Share 380 Tweet 237
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.