• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Menguat Seiring Menurunnya PDB AS di Kuartal IV 2022

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 31 Maret 2023 - 10:45
in Ekonomi
Petugas menunjukkan uang dolar AS dan uang rupiah di salah satu kantor cabang PT. Bank Mandiri Persero Tbk, Jakarta, Selasa (31/1/2023). Foto: Antara/Reno Esnir/tom

Petugas menunjukkan uang dolar AS dan uang rupiah di salah satu kantor cabang PT. Bank Mandiri Persero Tbk, Jakarta, Selasa (31/1/2023). Foto: Antara/Reno Esnir/tom

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap USD yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal perdagangan Jumat (31/3), menguat seiring menurunnya Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) selama kuartal IV 2022.

Rupiah pada Jumat (31/3) pagi dibuka naik 65 poin atau 0,43 persen ke posisi Rp14.982 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.047 per USD.

BacaJuga:

Awal 2026 Cerah, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi

Survei Ipsos 2026: Kemudahan Jadi Alasan Utama Masyarakat Pilih Bank Digital

Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Sekadar Efek Global, Ekonomi Domestik Ikut Disorot

“Data ekonomi AS yang dirilis semalam yang lebih buruk dari ekspektasi pasar bisa memberikan katalis positif untuk pergerakan rupiah terhadap dolar AS hari ini. Rupiah berpotensi menguat,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra, di Jakarta, Jumat (31/3), seperti dikutip dari Antara.

Ariston menuturkan data PDB AS kuartal IV 2022 dirilis mengalami revisi turun dibandingkan rilis bulan sebelumnya, dan klaim tunjangan pengangguran mingguan dilaporkan lebih tinggi dari ekspektasi pasar.

Ia mengatakan PDB AS kuartal IV 2022 tumbuh 2,6 persen, lebih rendah dibandingkan pada kuartal III sebesar 3,2 persen.

Sementara klaim awal AS untuk tunjangan pengangguran meningkat 7 ribu ke penyesuaian musiman 198 ribu untuk pekan yang berakhir 25 Maret, tertinggi dalam tiga pekan. Klaim tersebut lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebanyak 196 ribu.

Data tersebut bisa memperbesar kembali ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral AS atau The Fed tidak akan agresif menaikkan suku bunga acuan AS sehingga pasar kembali lagi masuk ke aset berisiko seperti rupiah.

Di sisi lain, dengan pembukaan kembali ekonomi China, aktivitas manufaktur dan non manufaktur China terus bertumbuh sehingga bisa menjadi katalis positif untuk rupiah.

Ariston memproyeksikan potensi penguatan rupiah ke arah Rp14.980 per USD, sementara resisten di kisaran Rp15.100 per USD.

Pada Kamis (30/3) rupiah ditutup naik sembilan poin atau 0,06 persen ke posisi Rp15.047 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.056 per USD. (mg2)

Tags: nilai tukar rupiahPDBrupiah

Berita Terkait.

Belanja
Ekonomi

Awal 2026 Cerah, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:44
Transaksi
Ekonomi

Survei Ipsos 2026: Kemudahan Jadi Alasan Utama Masyarakat Pilih Bank Digital

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:42
Mata-Uang
Ekonomi

Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Sekadar Efek Global, Ekonomi Domestik Ikut Disorot

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:01
Perbaikan-Jalan
Ekonomi

Jasa Marga Maksimalkan Tim Preservasi demi Kelancaran Arus Libur Panjang

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:00
Fajar-Wibhiyadi
Ekonomi

Surveyor Indonesia Perkuat TICC untuk Kawal Transportasi Aman dan Berkelanjutan

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:49
Program TJSL
Ekonomi

PLN EPI dan Bahtera Adhiguna Hidupkan Ekonomi Sirkular di Kawasan Wisata Pesisir

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1304 shares
    Share 522 Tweet 326
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1107 shares
    Share 443 Tweet 277
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.