• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

61 Negara Teken Seruan Aksi Penggunaan AI Bertanggung Jawab di Militer

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 17 Februari 2023 - 12:49
in Internasional
Para delegasi berfoto bersama pada Kamis (16/2/2023) usai penandatanganan Seruan Aksi di sesi penutupan Konferensi mengenai Kecerdasan Buatan yang bertanggung Jawab dalam Militer (REAIM 2023) yang digelar di Den Haag pada 15-16 Februari 2023. Foto: Antara/Sri Haryati/HO-REAIM 2023

Para delegasi berfoto bersama pada Kamis (16/2/2023) usai penandatanganan Seruan Aksi di sesi penutupan Konferensi mengenai Kecerdasan Buatan yang bertanggung Jawab dalam Militer (REAIM 2023) yang digelar di Den Haag pada 15-16 Februari 2023. Foto: Antara/Sri Haryati/HO-REAIM 2023

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 61 negara menandatangani sebuah Seruan Aksi untuk pengembangan dan penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligent/AI) yang bertanggung jawab di bidang militer.

Indonesia, China dan Amerika Serikat (AS) termasuk diantara negara-negara yang menandatangani seruan tersebut.

BacaJuga:

Prabowo Batal Hadiri ASEAN-Russia Summit di Kazan, Istana Ungkap Alasannya

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS-Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

China dan AS merupakan dua negara dengan industri kecerdasan buatan dalam militer yang paling maju.

“Inilah waktunya untuk membentuk masa depan kita,” kata Menteri Luar Negeri Belanda Wopke Hoekstra dalam sesi penutupan konferensi REAIM 2023 di Den Haag, Kamis (16/2) waktu setempat.

REAIM 2023 adalah platform bagi semua pemangku kepentingan untuk membahas peluang, tantangan, dan risiko utama yang terkait dengan penggunaan kecerdasan buatan di dunia militer, demikian dilansir Antara, Jumat (17/2).

Menurut Wopke, penanganan untuk kecerdasan buatan mungkin tidak akan sama dengan jenis senjata lain karena memiliki sisi baik dan buruk.

“Seruan saya untuk Anda semua sederhana. Mari bersama-sama kita membuka jalan (untuk pengembangan AI yang bertanggungjawab),” kata Wopke.

Dalam Seruan Aksi tersebut, negara-negara diajak untuk mengembangkan kerangka nasional, strategi dan prinsip-prinsip AI yang bertanggungjawab di bidang militer.

Negara juga perlu meningkatkan pemahaman mengenai AI dalam militer melalui riset, pelatihan, dan peningkatan kapasitas, serta melibatkan sektor swasta, masyarakat sipil serta akademisi untuk mempromosikan pengembangan AI yang bertanggung jawab di ranah militer.

Pengembangan teknologi di bidang kecerdasan buatan pada umumnya dapat dilihat di sektor sipil. Oleh karenanya pengembangan AI di sektor militer menjadi tantangan bagi semua pemangku kepentingan terkait.

“Kami berkomitmen untuk melanjutkan dialog global terkait kecerdasan buatan yang bertanggung jawab di bidang militer serta mengajak para pihak untuk mengambil tanggung jawab dalam berkontribusi untuk keamanan dan stabilitas internasional sesuai dengan hukum internasional,” demikian isi Seruan Aksi tersebut.

Salah satu kekhawatiran terkait pemanfaatan AI di militer adalah pengembangan sistem persenjataan otonom yang tidak lagi melibatkan manusia.

Pemerintah Belanda menggelar konferensi tentang penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang bertanggung jawab di sektor militer (REAIM 2023) di Den Haag.

Konferensi yang dilaksanakan pada 15-16 Februari itu diikuti oleh peserta dari 70 negara. Ajang itu merupakan yang pertama digelar oleh Belanda dan diharapkan bisa menjadi ajang tahunan.

Untuk penyelenggaraan konferensi pertama ini, Belanda menggandeng Korea Selatan sebagai co-host.

Konferensi serupa akan kembali digelar tahun depan dengan Korea Selatan sebagai tuan rumah. (mg2)

Tags: Amerika Serikatartificial intelligentChinaindonesiamiliter

Berita Terkait.

Prabowo
Internasional

Prabowo Batal Hadiri ASEAN-Russia Summit di Kazan, Istana Ungkap Alasannya

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:19
Shehbaz Sharif
Internasional

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS-Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:47
Video-Kekerasan
Internasional

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:43
Shehbaz-Sharif
Internasional

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Senin, 15 Juni 2026 - 11:29
Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05
Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7136 shares
    Share 2854 Tweet 1784
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    845 shares
    Share 338 Tweet 211
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG
Olahraga

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Editor Juni Armanto
Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42

INDOPOSCO.ID – Setelah sempat tersendat di laga pembuka, Swiss akhirnya menemukan ritmenya di laga kedua Piala Dunia 2026 pada Jumat...

SelengkapnyaDetails
Ismael Kone

Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:37
Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:47
Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:01
Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:23
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.