• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dinas TPH Sulteng: Ada Empat Strategi Pengembangan Pertanian Terpadu

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 12 Februari 2023 - 17:12
in Nusantara
Ilustrasi - Petani memanen tanaman sayur sawi di Desa Balane, Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). ANTARA/Basri Marzuki.

Ilustrasi - Petani memanen tanaman sayur sawi di Desa Balane, Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). ANTARA/Basri Marzuki.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyebutkan ada empat strategi pengembangan sistem pertanian terpadu atau integrated farming sebagai upaya peningkatan produktivitas pertanian.

Kepala Dinas TPH Sulteng Nelson Metubun, di Palu, Minggu (12/2), menyatakan empat strategi dimaksud, yakni meningkatkan variasi sumber pendapatan petani, kemudian menurunkan biaya produksi dengan penggunaan bahan organik dari ternak maupun limbah sisa pertanian untuk menyuburkan lahan.

BacaJuga:

Strategi PHKT Menjaga Produksi Migas Lewat Pengeboran Infill di Kerindingan

Menebar Energi Kebaikan, Pertamina Santuni 29 Ribu Anak Yatim dan Berbagi Sembako di Ramadan

Swiss Belresort Dago Heritage Bandung Berbagi Berkah Ramadan Anak-anak Panti Asuhan

Selanjutnya, mengoptimalkan pemanfaatan secara bijak dengan mempertimbangkan aspek konservasi lahan dan tanah, serta membangun kelembagaan terpadu yang memberikan penyuluhan akan hal teknis maupun peningkatan sumber daya manusia (SDM).

“Strategi-strategi ini lazim digunakan dan diterapkan pada sistem pertanian terpadu, antara pertanian, perikanan, dan peternakan yang ketiganya saling mengisi, sehingga tidak ada limbah pertanian tersisa begitu sebaliknya, semuanya termanfaatkan secara efektif,” ujarnya lagi seperti dikutip dari Antara, Minggu (12/2/2023).

Ia mengemukakan, pengembangan sistem pertanian ini memiliki prinsip utama di antaranya berada pada satu kawasan atau hamparan, kemudian limbah pada satu kegiatan termanfaatkan pada satu kegiatan lainnya, menjaga keseimbangan ekosistem dan mendorong konservasi habitat (menerapkan pertanian organik/pertanian berkelanjutan).

Dia memaparkan, metode pengelolaan pertanian terpadu sedikit berbeda dengan sistem pertanian konvensional, yang mana integrated farming menggunakan model tata letak dan ruang fisik, hayati dan sosio-kultural yang tercipta akibat penyesuaian bermacam-macam teknik dan sumber daya genetik yang dapat melindungi lingkungan, menjaga produktivitas lahan serta mengurangi risiko kegagalan usaha tani.

“Sedangkan penerapan pertanian konvensional, lebih kepada sistem pertanian yang mengaplikasikan berbagai temuan teknologi yang mengabaikan risiko lingkungan,” ujarnya pula.

Menurutnya lagi, pertanian terpadu salah satu sistem pertanian yang dicetuskan Kementerian Pertanian (Kementan) yang lebih mengarah pada agrowisata, peternakan dan perikanan, dengan ketiga komponen ini kemudian dipadukan untuk saling mengisi.

“Limbah pertanian dapat diolah menjadi pakan ternak maupun perikanan. Begitu pun sebaliknya, limbah peternakan dapat dijadikan pupuk organik untuk menyuburkan tanah dan tanaman,” katanya lagi.

Ia menambahkan, Dinas TPH juga telah melakukan peningkatan kapasitas terhadap 60 petani di Kabupaten Banggai, Buol, Parigi Moutong, dan Poso sebagai daerah penerapan uji coba pertanian terpadu.

“Kami berharap petani bisa secepatnya mengimplementasikan metode-metode yang sudah didapat pada kegiatan pengamanan kapasitas, sekaligus diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi pendapatan petani,” demikian Nelson. (mg1)

Tags: Dinas TPH SultengIntegrated FarmingpertanianPertanian Terpadu

Berita Terkait.

Strategi PHKT Menjaga Produksi Migas Lewat Pengeboran Infill di Kerindingan
Nusantara

Strategi PHKT Menjaga Produksi Migas Lewat Pengeboran Infill di Kerindingan

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:31
Menebar Energi Kebaikan, Pertamina Santuni 29 Ribu Anak Yatim dan Berbagi Sembako di Ramadan
Nusantara

Menebar Energi Kebaikan, Pertamina Santuni 29 Ribu Anak Yatim dan Berbagi Sembako di Ramadan

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:11
Swiss Belresort Dago Heritage Bandung Berbagi Berkah Ramadan Anak-anak Panti Asuhan
Nusantara

Swiss Belresort Dago Heritage Bandung Berbagi Berkah Ramadan Anak-anak Panti Asuhan

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:49
Posko ESDM Ramadan–Lebaran 2026 Dibuka, Stok BBM dan LPG Dipastikan Aman
Nusantara

Posko ESDM Ramadan–Lebaran 2026 Dibuka, Stok BBM dan LPG Dipastikan Aman

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:11
DPR Desak Pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat, Penantian 16 Tahun Sudah Terlalu Lama
Nusantara

DPR Desak Pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat, Penantian 16 Tahun Sudah Terlalu Lama

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:01
Puluhan Paus Pilot Terdampar di Rote Ndao, 34 Berhasil Diselamatkan
Nusantara

Puluhan Paus Pilot Terdampar di Rote Ndao, 34 Berhasil Diselamatkan

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:15

BERITA POPULER

  • osn

    Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • KPK Periksa ASN Bea Cukai dan Dua Pegawai Importir Terkait Kasus Suap Impor Barang KW

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
  • Bangunan Cagar Budaya di Menteng Mendadak “Dilucuti”, Aktivitas Pembongkaran Tak Terlihat

    709 shares
    Share 284 Tweet 177
  • Ampas Teh

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
  • 8 Besar Piala FA: Chelsea Jumpa Tim Kejutan, City vs Liverpool Jadi Sorotan

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-14.56.53-2.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/Ketua-DKPP-RI-Ucapan-HUT-Indoposco-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/kpu-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.05.54.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.09.02.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.17.07.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.26.21-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.33.51.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.28.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.33.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.36.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.12.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.09.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.05.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/reelsvideo.io_1770980360242.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/ssstik.io_1770980454583.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/ssstik.io_1770980562250-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-15-at-14.35.24.mp4
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.