• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

IHSG Berpotensi Melemah usai Pernyataan “Hawkish” The Fed

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 15 Desember 2022 - 10:37
in Ekonomi
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (18/11/2022). Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso/tom

Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (18/11/2022). Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso/tom

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi berpotensi melemah sepanjang hari usai pernyataan hawkish Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Fed.

IHSG sempat dibuka menguat 0,04 poin atau 0,0005 persen ke posisi 6.801,79. Sedangkan, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 7,22 poin atau 0,76 persen ke posisi 943,93.

BacaJuga:

KNEKS Sebut POJK Investasi Syariah Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Dorong Transisi Energi Hijau, Pertamina NRE Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Bangladesh

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

“Untuk hari ini para pelaku pasar mencermati pernyataan hawkish dari Ketua Fed Jerome Powell.” kata Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Muhammad Nafan Aji, di Jakarta, Kamis (15/12), seperti dikutip dari Antara.

Kendati demikian dari domestik, Nafan menilai para pelaku pasar akan mencermati potensi surplus neraca perdagangan Indonesia per November 2022.

Ketua Fed Jerome Powell mengatakan semalam bahwa Fed akan memberikan lebih banyak kenaikan suku bunga tahun depan meskipun ada kemungkinan resesi di AS, dengan suku bunga diperkirakan mencapai puncaknya di atas 5 persen.

Alasannya, biaya yang lebih tinggi kemungkinan akan dibayarkan jika Fed tidak menguasai inflasi. Tanda-tanda perlambatan inflasi baru-baru ini rupanya belum membawa keyakinan bahwa pertarungan telah dimenangkan.

Pernyataan Powell dilontarkan usai Otoritas Moneter AS menaikkan suku bunga ke titik tertinggi dalam 15 tahun, yakni menjadi ke kisaran 4,25 persen-4,5 persen.

Sementara itu, pasar Eropa ditetapkan untuk pembukaan yang lebih tinggi dengan pan-region Euro Stoxx 50 berjangka naik 0,15 persen, Indeks DAX berjangka Jerman datar, dan Indeks FTSE berjangka naik 0,05 persen.

Dari Asia, saham-saham China dan Hong Kong melonjak karena pelonggaran pembatasan Covid-19 dan fokus kembali pada pertumbuhan ekonomi mendukung sentimen.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 53,61 atau 0,19 persen ke 28.102,6, indeks Hang Seng turun 356,59 atau 1,81 persen ke 19.316,85, indeks Shanghai menguat 13,19 poin atau 0,42 persen ke 3.163,34, dan indeks Straits Times anjlok 19,25 poin atau 0,59 persen ke 3.163,34. (mg1)

Tags: beiihsgsahamthe fed

Berita Terkait.

KNEKS
Ekonomi

KNEKS Sebut POJK Investasi Syariah Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:02
Nota-Kesepahaman
Ekonomi

Dorong Transisi Energi Hijau, Pertamina NRE Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Bangladesh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:23
Prabowo
Ekonomi

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:07
prabowo
Ekonomi

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Klaim Ukir Sejarah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:06
menkop
Ekonomi

Perkuat Nilai Tawar, Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:22
knecks
Ekonomi

Era Digital Mengubah Segalanya, Industri Syariah Diminta Naik Kelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:28

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2289 shares
    Share 916 Tweet 572
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1236 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    773 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

    720 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.