• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekonomi: Pelemahan Rupiah Persempit Devisa

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 14 Desember 2022 - 23:45
in Ekonomi
ilustrasi uang

Pekerja menghitung uang Dollar Amerika Serikat dan Rupiah di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay/wsj/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Center of Macroeconomics and Finance Indef Rizal Taufikurahman mengingatkan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah bisa mempersempit devisa negara.

Saat dihubungi Antara di Jakarta, Rabu, ia menjelaskan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bisa melemahkan daya saing perdagangan sehingga memicu defisit perdagangan.

BacaJuga:

GWM Tampil dengan ORA 5 hingga Tank 500 Diesel, Raup 350 Lebih Pesanan di GIIAS 2026

Laris di GIIAS 2026, BYD M6 DM Sumbang 20 Persen SPK dan Raih Penghargaan

Penjualan Daihatsu Terus Bertumbuh, Gran Max Jadi Penopang Utama

Defisit perdagangan, lanjutnya, akan memperkuat defisit neraca anggaran fiskal yang tentunya akan menurunkan devisa negara.

“Bahkan stok devisa akan semakin sempit,” ujar Rizal.

Lebih lanjut, kata dia, dampaknya akan menurunkan kinerja industri berorientasi ekspor, sehingga dapat memicu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) khususnya di sektor padat karya, seperti yang mulai terjadi.

“Selain permintaan ekspor turun, juga harga yang tidak bisa bersaing dan efisien. Pada akhirnya, kinerja industri yang notabene menyerap tenaga kerja, dan lambat laun akan mengurangi jumlah tenaga kerja,” kata Rizal.

Selain itu, menurutnya, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga bisa membuat inflasi di dalam negeri tidak mudah dikendalikan karena laju kenaikan harga-harga barang yang sangat cepat.

Kemudian juga gairah dan permintaan barang di pasar global akan menurun seiring dengan gairah eksportir yang akan tertekan.

Dia menjelaskan melemahnya nilai tukar rupiah disebabkan diantaranya, adanya kebijakan moneter taffering off secara agresif menaikkan suku bunga oleh bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), yang menyebabkan capital outflow dari negara berkembang, dan adanya gap pasokan dan permintaan dolar AS. Selain itu real interest rate Indonesia yang kurang menarik investor dibandingkan dengan negara berkembang lainnya.

Dia menyampaikan berbagai upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga stabilitas nilai rupiah diantaranya belanja produk-produk dalam negeri dengan menggunakan rupiah dan apabila memungkinkan membayar barang ekspor ke pasar dunia menggunakan rupiah.

Selain itu, kata dia, menjaga harga barang-barang dan jasa domestik agar tidak mudah inflasi.

Sebagai informasi nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada hari ini ditutup di posisi Rp15.593 per dolar AS. (bro)

Tags: Devisaekonomirupiah

Berita Terkait.

gwm
Ekonomi

GWM Tampil dengan ORA 5 hingga Tank 500 Diesel, Raup 350 Lebih Pesanan di GIIAS 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:04
byd
Ekonomi

Laris di GIIAS 2026, BYD M6 DM Sumbang 20 Persen SPK dan Raih Penghargaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:20
daihatsu
Ekonomi

Penjualan Daihatsu Terus Bertumbuh, Gran Max Jadi Penopang Utama

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:30
wamenkop
Ekonomi

Wamenkop Farida Farichah Dorong Koperasi Aji Tera Klaten Tembus Pasar Global

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:12
mendag
Ekonomi

Harga Ayam Harus Seimbang, Mendag: Peternak Untung dan Daya Beli Konsumen Terjaga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:40
bc
Ekonomi

Aturan Pengangkutan Barang Impor dan Ekspor Berubah, Pelaku Usaha Perlu Ketahui 5 Poin Ini

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:36

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.