• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekonomi: Pelemahan Rupiah Persempit Devisa

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 14 Desember 2022 - 23:45
in Ekonomi
ilustrasi uang

Pekerja menghitung uang Dollar Amerika Serikat dan Rupiah di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay/wsj/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Center of Macroeconomics and Finance Indef Rizal Taufikurahman mengingatkan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah bisa mempersempit devisa negara.

Saat dihubungi Antara di Jakarta, Rabu, ia menjelaskan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bisa melemahkan daya saing perdagangan sehingga memicu defisit perdagangan.

BacaJuga:

KNEKS Sebut POJK Investasi Syariah Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Dorong Transisi Energi Hijau, Pertamina NRE Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Bangladesh

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

Defisit perdagangan, lanjutnya, akan memperkuat defisit neraca anggaran fiskal yang tentunya akan menurunkan devisa negara.

“Bahkan stok devisa akan semakin sempit,” ujar Rizal.

Lebih lanjut, kata dia, dampaknya akan menurunkan kinerja industri berorientasi ekspor, sehingga dapat memicu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) khususnya di sektor padat karya, seperti yang mulai terjadi.

“Selain permintaan ekspor turun, juga harga yang tidak bisa bersaing dan efisien. Pada akhirnya, kinerja industri yang notabene menyerap tenaga kerja, dan lambat laun akan mengurangi jumlah tenaga kerja,” kata Rizal.

Selain itu, menurutnya, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga bisa membuat inflasi di dalam negeri tidak mudah dikendalikan karena laju kenaikan harga-harga barang yang sangat cepat.

Kemudian juga gairah dan permintaan barang di pasar global akan menurun seiring dengan gairah eksportir yang akan tertekan.

Dia menjelaskan melemahnya nilai tukar rupiah disebabkan diantaranya, adanya kebijakan moneter taffering off secara agresif menaikkan suku bunga oleh bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), yang menyebabkan capital outflow dari negara berkembang, dan adanya gap pasokan dan permintaan dolar AS. Selain itu real interest rate Indonesia yang kurang menarik investor dibandingkan dengan negara berkembang lainnya.

Dia menyampaikan berbagai upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga stabilitas nilai rupiah diantaranya belanja produk-produk dalam negeri dengan menggunakan rupiah dan apabila memungkinkan membayar barang ekspor ke pasar dunia menggunakan rupiah.

Selain itu, kata dia, menjaga harga barang-barang dan jasa domestik agar tidak mudah inflasi.

Sebagai informasi nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada hari ini ditutup di posisi Rp15.593 per dolar AS. (bro)

Tags: Devisaekonomirupiah

Berita Terkait.

KNEKS
Ekonomi

KNEKS Sebut POJK Investasi Syariah Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:02
Nota-Kesepahaman
Ekonomi

Dorong Transisi Energi Hijau, Pertamina NRE Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Bangladesh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:23
Prabowo
Ekonomi

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:07
prabowo
Ekonomi

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Klaim Ukir Sejarah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:06
menkop
Ekonomi

Perkuat Nilai Tawar, Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:22
knecks
Ekonomi

Era Digital Mengubah Segalanya, Industri Syariah Diminta Naik Kelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:28

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2289 shares
    Share 916 Tweet 572
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1236 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    773 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

    720 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.