• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Jus Buah Tidak Dianjurkan Dokter untuk Anak di Bawah 1 Tahun

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 15 November 2022 - 05:05
in Gaya Hidup
jus

Ilustrasi - Perajin memasang label pada botol berisi jus buah asli di Kelurahan Kampungdalem, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (23/11/2020). ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/hp.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter spesialis anak dr. Herbowo Agung Sp.A tidak menganjurkan anak di bawah usia satu tahun mengonsumsi jus buah karena berbentuk cair dan anak jadi mudah kenyang.

“Yang jadi masalah karena serat buah tinggi dan dia mengenyangkan, enggak bisa bikin gemuk. Jadi disarankan di bawah umur satu tahun tidak boleh,” ucapnya dalam diskusi mengenai konsumsi manis pada anak, yang diikuti di Jakarta, Senin.

BacaJuga:

Sering Disepelekan, Nyeri Lutut pada Perempuan Simpan Risiko Serius

Implan Koklea “Pintar” Masuk Indonesia, Bisa Update Teknologi dari Dalam Tubuh

Kasus Wajib Militer Gegerkan Publik, Darren Wang dan Pacar Divonis Penjara

Ia juga mengatakan untuk anak yang sudah besar juga sangat dibatasi setidaknya satu atau dua gelas sehari agar tidak mengganggu nafsu makannya. Dan lebih disarankan untuk memberi buah potong segar agar melatih anak makan serat dan latihan mengunyah.

Herbowo mengatakan konsumsi gula menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia adalah pada bayi usia enam sampai delapan bulan hanya boleh diberikan setengah sampai satu sendok teh, sedangkan usia delapan bulan sampai 12 bulan bisa diberi tambahan gula pada makanannya sebanyak setengah sampai satu setengah sendok teh.

Saat memasuki usia dua tahun ke atas sampai 18 tahun, konsumsi gula hariannya sudah mendekati kebutuhan harian dewasa yaitu 25 gram sehari, sedangkan pada dewasa kebutuhan gula harian yang dikonsumsi mencapai 50 gram.

“Jadi patokannya dua sampai 18 tahun, kebutuhannya setengah dewasa, 18 tahun ke atas itu 50 gram. Anak pun tidak boleh sebanyak dewasa. Artinya anak SMP hingga SMA juga harus hati-hati kadang konsumsi gula melebihi orang dewasa,” ucapnya.

Gula pada susu formula maupun susu Ultra High Temprature juga dapat mengakibatkan gula menumpuk pada tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Selain itu orang tua juga perlu memperhatikan asupan susu agar tidak mengganggu pola makannya, terlebih untuk anak usia di bawah setahun.

“Walaupun gulanya secara komposisi baik tapi kalau berlebihan akhirnya jumlahnya juga akan jadi banyak. Susu juga bisa membikin gigi rusak kalau terlalu banyak karena pakai dot,” ucap dokter di Rumah Sakit Hermina Jatinegara ini.

Untuk mengontrol gula harian, Herbowo mengatakan banyak masyarakat menggunakan pemanis buatan yang diklaim indeks glikemiknya rendah atau yang dikhususkan untuk penderita diabetes. Namun, hal itu akan sama saja dengan menggunakan gula biasa jika dikonsumsi secara berlebihan karena kadar gulanya yang sedikit.

“Pemakaiannya harus dikontrol dengan baik kalau berlebihan gulanya juga akan menumpuk, bahkan buah-buahan pun kalau dikonsumsi berlebihan bisa saja gulanya menumpuk walaupun akan sangat sulit sekali untuk bisa makan buah sampai akhirnya gulanya berlebihan,” ucapnya.

Herbowo menjelaskan konsumsi buah menjadi pilihan terbaik untuk membatasi jumlah gula dalam tubuh karena sebanyak apapun asupan buah yang manis sekalipun, tidak bisa menyeimbangkan kadar gula pada pemanis buatan. (bro)

Tags: anakdokterjus buah

Berita Terkait.

lutut
Gaya Hidup

Sering Disepelekan, Nyeri Lutut pada Perempuan Simpan Risiko Serius

Minggu, 26 April 2026 - 15:05
Implan Koklea
Gaya Hidup

Implan Koklea “Pintar” Masuk Indonesia, Bisa Update Teknologi dari Dalam Tubuh

Minggu, 26 April 2026 - 11:22
wang
Gaya Hidup

Kasus Wajib Militer Gegerkan Publik, Darren Wang dan Pacar Divonis Penjara

Sabtu, 25 April 2026 - 05:05
konser
Gaya Hidup

Konser BTS di Amerika Serikat Diselimuti Kontroversi

Sabtu, 25 April 2026 - 04:44
drakor
Gaya Hidup

10 Tahun Berlalu, Byeon Woo Seok Akhirnya Minta Maaf kepada IU

Sabtu, 25 April 2026 - 03:30
kpop
Gaya Hidup

Comeback Penuh Nostalgia, Boyfriend Rayakan 15 Tahun Debut

Sabtu, 25 April 2026 - 02:20

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1352 shares
    Share 541 Tweet 338
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    899 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.