• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

UMKM Pemain Kunci Atasi Masalah Sosial-Ekonomi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 12 Oktober 2022 - 17:19
in Ekonomi
Salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bidang kreatif yang didorong untuk memanfaatkan teknologi guna memperluas pasar. Antara/HO-Kemenparekraf

Salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bidang kreatif yang didorong untuk memanfaatkan teknologi guna memperluas pasar. Antara/HO-Kemenparekraf

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni Primanto Joewono mengatakan negara maju maupun negara berkembang menyadari bahwa usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) adalah pemain kunci yang dapat diandalkan untuk mengatasi masalah sosial-ekonomi dan mencapai tujuan pembangunan.

“Oleh karena itu, pemulihan ekonomi nasional pascapandemi Covid-19 perlu dimulai dari pemulihan UMKM,” katanya saat memberikan sambutan secara virtual dalam seminar internasional “12th Sustainable Competitive Advantage; International Conference, Colloquium, and Call for Papers” dengan tema “Empowering UMKM Productivity, Inclusive Growth and Innovation in the Digital Era” yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed bekerja sama dengan Kantor Perwakilan BI Purwokerto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/10).

BacaJuga:

Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026

Hadiri TikTok ForYouBeauty 2026, Wamen Ekraf Dukung Brand Lokal Naik Kelas

Bank Jakarta Ramaikan Jakarta Fair 2026, JakOne Mobile Jadi Andalan Transaksi Pengunjung

Secara teoritis, lanjut dia, mustahil bagi Bangsa Indonesia untuk pulih pascapandemi kecuali dengan segera memulihkan UMKM.

Doni mengatakan berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (2001) Indonesia memiliki 64,2 juta UMKM dengan kontribusi 61,07 persen atau Rp8.573,89 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) negara.

Dari total jumlah UMKM tersebut, lanjut dia, beberapa di antaranya merupakan usaha kecil dan menengah. Karena itu, mengembangkan dan meningkatkan UMKM akan mengarah pada pertumbuhan ekonomi yang lebih besar dan peningkatan pendapatan bruto produk dalam negeri.

Menurut dia, hal ini menjadi peluang bagi UMKM untuk mempromosikan produknya agar dapat mengikuti perkembangan permintaan yang besar dari pasar domestik serta peluang untuk mengekspor produk UMKM lokal dan pada akhirnya akan mengarah pada pergerakan ekonomi yang luas.

“Pemerintah menyadari bahwa untuk memulihkan UMKM diperlukan berbagai program dan semua pemangku kepentingan perlu berkolaborasi untuk menjadikan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional,” jelas Doni, dikutip dari Antara.

Saat ini, kata dia, ekonomi yang sedang berkembang di kawasan Asia diperkirakan akan tumbuh seiring pandemi mereda berkat penanganan sistematis dan realisasi vaksinasi hingga suntikan vaksin dosis ketiga (penguat/booster).

Ia mengatakan permintaan dari pasar global dan domestik tampaknya meningkat seiring permintaan barang dan jasa tumbuh dan peluang ekspor dan impor juga semakin besar.

Upaya pemulihan ekonomi yang dilakukan oleh negara-negara yang terkena dampak pandemi COVID-19 tidak bisa terpisah dari kepedulian dunia untuk bergabung dan saling mendukung untuk pulih lebih kuat dan berkelanjutan.

“Saat KTT G20 diadakan, para pemimpin negara anggotanya mengharapkan agar krisis global akibat pandemi tidak akan pernah terjadi lagi. Dan ini melahirkan kerangka kerja pemulihan bersama yang lebih kuat,” kata Deputi Gubernur BI itu.

Ia mengatakan kerangka kerja ini berfungsi sebagai tujuan untuk merumuskan kebijakan dan membuat komitmen bersama untuk bergerak bersama menuju terciptanya lingkungan yang berkelanjutan dan pertumbuhan global.

Ditinjau dari faktor ekonominya, kata dia, PDB Indonesia menempati peringkat ke-16 di antara negara-negara G20, dengan PDB sebesar USD1,07 triliun.

“Oleh karena itu masuk akal untuk mengharapkan bahwa negara kita akan di 10 besar kekuatan ekonomi dunia setelah UMKM diberdayakan,” tegasnya.

Doni mengatakan upaya pemulihan yang dilakukan di Indonesia fokus pada penguatan pedoman pembiayaan UMKM dengan mempertimbangkan empat aspek, yaitu peningkatan peran dan pemanfaatan Fintech, peningkatan ketahanan UMKM terutama saat krisis, perlunya pendampingan UMKM dalam penghijauan transisi, serta kebutuhan untuk menyediakan data granular pada UMKM untuk membantu mereka mengakses keuangan.

Ketika tatanan ekonomi dunia bergeser ke arah pasar bebas, kata dia, aman untuk mengatakan bahwa yang sebenarnya tantangan yang dihadapi UMKM bersifat internal di mana mereka tertinggal dalam hal produktivitas, efisiensi, dan inovasi.

Menurut dia, pemulihan diperkuat melalui banyak program yang telah dilaksanakan seperti pemberian bantuan mikro, fasilitasi dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk UMKM, serta mendorong pelaku UMKM dalam negeri untuk mengoptimalkan lebih lanjut digitalisasi untuk menjadi sarana pemasaran mereka.

Oleh karena itu, lanjut dia, program-program tersebut harus dilanjutkan dan transformasi UMKM menuju kebutuhan digitalisasi dan inovasi untuk dipercepat.

“Tingginya pemanfaatan teknologi digital menjadikan ekonomi digital sebagai peluang bagi perekonomian Indonesia,” kata Doni. (arm)

Tags: Bank IndonesiapembangunanUMKM

Berita Terkait.

Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026
Ekonomi

Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional, Pegadaian Gelar LEXIS 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:06
Irene-Umar
Ekonomi

Hadiri TikTok ForYouBeauty 2026, Wamen Ekraf Dukung Brand Lokal Naik Kelas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:07
jakone
Ekonomi

Bank Jakarta Ramaikan Jakarta Fair 2026, JakOne Mobile Jadi Andalan Transaksi Pengunjung

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:13
Prestasi Bening Saguling Foundation dalam meraih Kalpataru Lestari 2026 menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Foto: Dokumen PLN IP
Ekonomi

INVIROTECH 2026 Jadi Panggung PLN Indonesia Power Tunjukkan Komitmen ESG dan Dekarbonisasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:39
abdul
Ekonomi

Komisi IV DPR Dorong Keterlibatan Akademisi dalam RUU Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11
gadai
Ekonomi

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:42

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    949 shares
    Share 380 Tweet 237
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1509 shares
    Share 604 Tweet 377
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.