• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Surplus Beras, Mentan SYL Nyatakan Indonesia Siap Ekspor

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 8 Oktober 2022 - 20:52
in Ekonomi
mentan-co

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melakukan panen padi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Foto: Kementan for INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melakukan panen padi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat dan mengaplikasikan sistem pertanian ramah lingkungan melalui ramuan Biosaka yang terbuat dari bahan alam sekitar sekaligus menghemat pupuk kimia.

Peningkatan produksi padi dengan cara alami ini merupakan bentuk akselerasi menghadapi tantangan global untuk terus memperkuat stok pangan khususnya beras yang merupakan kebutuhan pokok dalam negeri, bahkan dibutuhkan di seluruh dunia.

BacaJuga:

DPR dan Pemerintah Perkuat Koordinasi, Siapkan Langkah Strategis Percepat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Dorong Iklim Investasi di Jateng, Bea Cukai Perkuat Sinergi dengan KEK Kendal dan KIT Batang

Siapkan Generasi Penggerak Energi Nasional, Elnusa Hadirkan Program ELSA

“Ada ancaman 347 juta orang akan kelaparan di dunia tahun depan. Bapak Presiden bilang, kalau sudah dikonsumsi, kemudian ada lebihnya, kenapa tidak dibawa keluar (red,- ekspor),” kata Mentan SYL saat panen tersebut sekaligus Bimtek pembuatan Biosaka bersama Muhammad Ansar, selaku penggagas Biosaka dari Blitar, di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (8/10/2022).

Mantan Gubernur Sulsel dua periode itu menegaskan saat ini stok beras Indonesia surplus 10 juta ton. Dengan begitu, Indonesia sudah siap membantu negara-negara lain bila stok dalam negeri sudah berlebih.

“Sekarang, saya masih punya stok 10 juta ton. Oleh karena itu, memang kita sudah siap untuk membantu negara lain kalau kita lebih (stok beras). Kalau kita lebih,” tegasnya.

Lebih lanjut Mentan SYL mengatakan Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendukung penuh program ketahanan pangan yang selama ini dicanangkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Potensi hamparan persawahan di Sulawesi Barat cukup luas untuk memperkuat stok beras nasional dan ekspor.

“Saya minta Pj Gubernur siapkan 2.000 hektare, untuk menyusun program yang dapat dihitung hasil akhirnya. Dengan demikian, pendapatan hasil panennya sudah dapat dihitung sekian yang dapat dihasilkan. Kalkulasinya dua hektare itu, menghasilkan pendapatan muara akhir tujuh ton. Itu cukup potensial untuk rakyat Sulawesi Barat,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menambahkan luas hamparan padi yang dipanen ini 400 ha dengan produktivitas 7 hingga 8 ton per ha. Sekarang baru mulai diaplikasikan ramuan Biosaka yakni salah satu sistem teknologi terbarukan dalam perkembangan dunia pertanian.

“Biosaka bukan pupuk dan bukan juga nutrisi, tetapi elisitor yang dapat mengaktifkan atau mengekspresikan gen yang diperlukan tanaman sehingga dapat menghasilkan sel untuk pertumbuhan tanaman yang lebih baik,” katanya.

“Biosaka ini terbuat dari rerumputan yang dicampur air lalu diramu. Biosaka memiliki manfaat yang banyak yaitu, dapat mengefisien biaya produksi, hemat pupuk kimiawi, membuat hama penyakit sedikit atau hilang, hasil panen lebih bagus, tanah menjadi lebih subur, harga hasil panen menjadi bagus dan akhirnya petani mendapat untung yang besar. Jadi, penyuluh dan petani dapat ikut praktek secara langsung,” tambah Suwandi. (srv)

Tags: BiosakaKabupaten MamujuKementanMentan Syahrul Yasin LimpoMentan SYLpanen padi

Berita Terkait.

Dasco
Ekonomi

DPR dan Pemerintah Perkuat Koordinasi, Siapkan Langkah Strategis Percepat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Senin, 8 Juni 2026 - 15:27
Susila-Brata
Ekonomi

Dorong Iklim Investasi di Jateng, Bea Cukai Perkuat Sinergi dengan KEK Kendal dan KIT Batang

Senin, 8 Juni 2026 - 15:07
Andri-Haribowo
Ekonomi

Siapkan Generasi Penggerak Energi Nasional, Elnusa Hadirkan Program ELSA

Senin, 8 Juni 2026 - 14:06
Pekerja
Ekonomi

Efisien dan Produktif, Sumur Pungut PT-069 Jadi Tambahan Pasokan Minyak Nasional dari Blok Rokan

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:02
Batik-Seng
Ekonomi

PLN NP Buktikan CSR Bukan Sekadar Program Sosial, Tapi Penggerak Ekonomi dan Lingkungan

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:01
Award
Ekonomi

Dua Kali Berturut-Turut Raih Predikat Tertinggi IRCA, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan Hukum yang Unggul

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:20

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2225 shares
    Share 890 Tweet 556
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1173 shares
    Share 469 Tweet 293
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1006 shares
    Share 402 Tweet 252
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1297 shares
    Share 519 Tweet 324
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.