• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Investor Respons Positif Kenaikan Bunga BI dan Harga BBM

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 14 September 2022 - 05:55
in Ekonomi
investor

Tangkapan layar - Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Deni Ridwan dalam talkshow daring ORASI “Jalankan Hobi Tak Luput Investasi” di Jakarta, Rabu (8/6/2022). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Deni Ridwan menyampaikan investor merespons positif kebijakan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) dan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah.

“Hal tersebut antara lain tercermin dari berlanjutnya tren penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini dan tingginya minat investor pada lelang Surat Utang Negara (SUN) hari ini,” ungkap Deni dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (13/9).

BacaJuga:

Taiwan Bidik Wisatawan RI, Usung Konsep “Negeri yang Tak Pernah Tidur”

BBM Nonsubsidi di Persimpangan: Antara Daya Beli dan Realitas Pasar

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Respons positif ini pun terjadi di tengah kekhawatiran pasar global terkait sikap hawkish Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed dan ancaman inflasi di zona Eropa.

Dalam lelang SUN pada 13 September 2022, ujar Deni, penawaran masuk tercatat sebesar Rp52,06 triliun atau meningkat dibandingkan lelang sebelumnya dan mencapai 2,74 kali dari target indikatif seperti dikutip Antara, Selasa (13/9/2022).

Dengan mempertimbangkan yield curve SUN yang wajar di pasar sekunder dan rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2022, serta prediksi kondisi pasar yang masih volatil dalam beberapa waktu ke depan, maka pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp 19 triliun atau sesuai target indikatif yang diumumkan dari penawaran itu.

Menurutnya, investor menyambut baik penerbitan satu seri SUN baru tenor 16 tahun yaitu FR0098, yang tercermin dari penawaran masuk sebesar Rp11,19 triliun, yang merupakan level tertinggi kedua setelah tenor 11 tahun.

FR0098 dimenangkan sebesar Rp3,60 triliun, dengan imbal hasil rata-rata yang dimenangkan (weighted average yield/WAY) sebesar 7,14998 persen dan kupon yang ditetapkan 7,125 persen.

Seri SUN dengan tenor panjang yaitu tenor 11 dan 16 tahun mendominasi permintaan investor pada lelang hari ini, yang mencapai 50,12 persen dari penawaran masuk dan 47,11 persen dari total penawaran yang diberikan.

Selain itu, Deni menilai penawaran masuk terbesar masih pada tenor 11 tahun, yaitu Rp14,89 triliun atau 28,61 persen dari total penawaran masuk dan dimenangkan sebesar Rp5,35 triliun atau 28,16 persen dari total penawaran yang diberikan.

Jumlah penawaran masuk dari investor asing meningkat 31,6 persen menjadi Rp8,35 triliun dari lelang sebelumnya sebesar Rp6,35 triliun. Minat investor asing mayoritas pada seri SUN tenor 11 dan 16 tahun yaitu Rp4,46 triliun atau 53,52 persen dari total penawaran masuk investor asing dan dimenangkan sebesar Rp2,27 triliun atau 11,95 persen dari total penawaran yang diberikan.

Secara umum, level WAY yang dimenangkan pada lelang SUN hari ini cenderung mixed mengikuti perkembangan pasar terkini. Berdasarkan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun 2022, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 27 September 2022. (mg1)

Tags: Bunga BIharga BBMinvestorKenaikan Bunga BI

Berita Terkait.

Taiwan Tourism
Ekonomi

Taiwan Bidik Wisatawan RI, Usung Konsep “Negeri yang Tak Pernah Tidur”

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:11
Pengisian-BBM
Ekonomi

BBM Nonsubsidi di Persimpangan: Antara Daya Beli dan Realitas Pasar

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:20
gadaii
Ekonomi

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18
Sekolah
Ekonomi

Maknai Hari Pendidikan Nasional, BRI Peduli Gelar Kelas Inspirasi hingga Berbagi Alat Tulis Bagi Siswa SDN 104 Langensari Bandung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:03
Hoax
Ekonomi

BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:32
Transaksi
Ekonomi

BRI Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital, Transaksi Debit Contactless Melonjak 1.144% YoY per Maret 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:02

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3572 shares
    Share 1429 Tweet 893
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1594 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.