• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Puluhan Guru yang Keracunan Makanan di Kota Malang Mulai Membaik

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 6 September 2022 - 19:21
in Nusantara
Muhammadiyah-4

Sekolah Muhammadiyah 4

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang menyatakan bahwa kondisi puluhan guru di Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) yang mengalami keracunan makanan sudah mulai membaik.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Malang Suwarjana di Kota Malang, Selasa, mengatakan para guru yang mengalami keracunan makanan tersebut, saat ini sudah memasuki masa pemulihan.

BacaJuga:

Bea Cukai Perkuat Industri Rokok Legal di Jatim, Fokus Kepatuhan dan Daya Saing

Kunjungi Kejaksaan, Bea Cukai Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Bidang Kepabeanan dan Cukai

Bea Cukai dan Kejari Semarang Musnahkan Barang Ilegal Hasil 100 Perkara

“Untuk yang rawat inap sudah pulang semua, yang rawat jalan sudah sembuh, namun masih membutuhkan waktu istirahat,” kata Suwarjana.

Baca Juga :

Suwarjana menjelaskan akibat adanya puluhan guru yang mengalami keracunan makanan tersebut, salah satu sekolah yakni SD Muhammadiyah 4 Kota Malang tidak melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Menurutnya, kegiatan belajar mengajar di SD yang terletak di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang tersebut masih dilaksanakan secara daring akibat puluhan guru mengalami keracunan makanan pada 1 September 2022.

“Semua guru, tidak ada siswa yang mengalami keracunan makanan itu. Sampai Rabu (7/9) pembelajaran masih dilakukan daring dan para siswa tidak libur,” katanya.

Puluhan guru di Kota Malang dilaporkan mengalami keracunan makanan akibat mengonsumsi nasi kotak yang disediakan oleh sebuah katering di wilayah tersebut. Secara keseluruhan ada 65 orang guru yang mengalami keracunan makanan.

“Total ada 65 orang yang keracunan makanan dan itu dari dua kejadian berbeda,” tambahnya.

Kejadian keracunan makanan tersebut terjadi di SD Muhammadiyah 4 Kota Malang terhadap 20 orang guru dan pada Rapat Pusat Kegiatan Gugus (PKG) terhadap 45 orang guru. Kejadian itu terjadi pada hari yang sama pada 1 September 2022.

Pada Rapat PKG tersebut, dihadiri oleh 48 orang kepala Taman Kanak-Kanak (TK). Dari jumlah tersebut, 45 orang diantaranya mengonsumsi nasi kotak dari sebuah katering. Ke-45 orang tersebut, kemudian mengalami mual, diare, pusing dan muntah-muntah.

Dari 45 orang guru yang mengalami keracunan makanan tersebut, tiga orang harus menjalani rawat inap, sementara 42 lainnya rawat jalan. Saat ini, kondisi para kepala TK tersebut dilaporkan sudah membaik.

Sementara di SD Muhammadiyah 4 Kota Malang, sebanyak 20 orang guru dilaporkan mengalami hal serupa pada hari yang sama. Kejadian tersebut bermula pada saat ada salah satu orang tua murid yang memberikan 20 nasi kotak kepada guru-guru yang ada di sekolah tersebut.

Dari 20 orang guru yang menerima nasi kotak tersebut, beberapa diantaranya sedang berpuasa, sehingga tidak langsung memakan nasi kotak itu. Sejumlah guru lain yang tidak berpuasa, kemudian mengonsumsi nasi kotak itu.

“Kejadian itu pada 1 September 2022. Dari 20 guru itu, ada yang berpuasa. Yang puasa memakan nasi kotak itu pada saat berbuka, tapi sebagian dimakan langsung,” katanya.

Usai mengonsumsi nasi kotak, para guru tersebut mengalami sejumlah reaksi, di antaranya sakit perut, muntah dan pusing. Guru yang mengalami reaksi itu, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. (bro)

Tags: Dinas Pendidikan dan Kebudayaangurukeracunan makanankota malangSekolah DasarTaman Kanak-Kanak

Berita Terkait.

bc3
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Industri Rokok Legal di Jatim, Fokus Kepatuhan dan Daya Saing

Rabu, 8 April 2026 - 14:04
bc2
Nusantara

Kunjungi Kejaksaan, Bea Cukai Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Bidang Kepabeanan dan Cukai

Rabu, 8 April 2026 - 12:22
bc
Nusantara

Bea Cukai dan Kejari Semarang Musnahkan Barang Ilegal Hasil 100 Perkara

Rabu, 8 April 2026 - 11:32
dd
Nusantara

KAMI Idea Indonesia bersama Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Dapur Umum Paket Alat Ibadah untuk Penyintas Banjir Aceh

Rabu, 8 April 2026 - 09:09
Rokok
Nusantara

Penindakan 160 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Minibus di Malang

Selasa, 7 April 2026 - 12:23
Andre-Fernando
Nusantara

Polri Ungkap Peran “The Doctor”: Pemasok Utama Narkoba Jaringan Jakarta dan NTB

Selasa, 7 April 2026 - 09:40

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.