• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Protes Invasi Ukraina, Mantan Karyawan TV Pemerintah Rusia Ditahan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 18 Juli 2022 - 12:53
in Internasional
Marina-Ovsyannikova

Arsip – Marina Ovsyannikova, karyawan Channel One yang melakukan protes dengan mengangkat poster anti-perang di belakang seorang penyiar berita, berbicara kepada media saat meninggalkan gedung pengadilan di Moskow, Rusia, 15 Maret 2022 dalam gambar diam yang diambil dari video. (ANTARA/Reuters TV via Reuters/as)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pekerja media Rusia Marina Ovsyannikova, yang melakukan protes menentang invasi di Ukraina dalam siaran langsung televisi pemerintah pada Maret, ditahan beberapa jam di Moskow pada Minggu (17/7).

“Marina telah ditahan,” tulis sebuah unggahan di kanal Telegram-nya, disertai foto dua petugas polisi yang membawanya ke sebuah mobil van putih.

BacaJuga:

DPR Jajaki Kerja Sama dengan Belarusia, dari Susu Halal hingga Teknologi Pengelolaan Sampah

Menlu Iran Desak AS Angkat Kaki dari Selat Hormuz: Jika Ingin Aman Pergilah

Berulah Lagi, Trump Serang Iran Usai Helikopter Apache Ditembak Jatuh

Beberapa waktu kemudian, Ovsyannikova memasang foto dirinya dan dua anjingnya di Facebook.

“Berjalan-jalan dengan anjing, baru melangkah keluar gerbang, orang-orang berseragam mendekati saya,” tulisnya.

“Sekarang saya duduk di unit urusan internal Krasnoselsky,” kata Ovsyannikova, menyebut kantor polisi di sebuah distrik di Moskow.

Tiga jam kemudian, dia mengaku telah dibebaskan.

“Saya ada di rumah. Semuanya oke,” tulisnya di halaman Facebook miliknya.

“Namun sekarang saya tahu, paling baik membawa koper dan paspor jika kalian keluar.”

Ovsyannikova menjadi terkenal pada Maret setelah menerobos ke dalam studio televisi pemerintah Rusia, tempat dia bekerja, untuk menentang perang di Ukraina ketika siaran berita sedang berlangsung.

Dia lalu didenda setelah dinyatakan bersalah menghina undang-undang unjuk rasa.

Penahanannya yang singkat pada Minggu menyusul unggahan di media sosial pada 15 Juli, di mana dirinya terlihat bersama sebuah poster yang menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai pembunuh dan tentara Rusia sebagai kaum fasis.

“Berapa banyak lagi anak-anak yang harus mati sebelum Anda akan berhenti?” ujar tulisan di poster itu seperti dikutip Antara, Senin (18/7/2022).

Media Jerman Welt merekrut Ovsyannikova sebagai koresponden pada April.

Usai kembali ke Rusia awal bulan ini, dia menulis di Facebook bahwa dia terpaksa kembali untuk membela hak asuh anaknya dalam kasus melawan suaminya di pengadilan. (mg1)

Tags: Invasi RusiaInvasi UkrainaKonflik Rusia-UkrainaRusiaukraina

Berita Terkait.

Isfhan
Internasional

DPR Jajaki Kerja Sama dengan Belarusia, dari Susu Halal hingga Teknologi Pengelolaan Sampah

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:49
sayid
Internasional

Menlu Iran Desak AS Angkat Kaki dari Selat Hormuz: Jika Ingin Aman Pergilah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:02
trump
Internasional

Berulah Lagi, Trump Serang Iran Usai Helikopter Apache Ditembak Jatuh

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:20
Darurat Lebanon, 1,4 Juta Penduduk Butuh Bantuan Kemanusiaan
Internasional

Darurat Lebanon, 1,4 Juta Penduduk Butuh Bantuan Kemanusiaan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:15
sayid
Internasional

Tudingan Jadi Alat Tawar Dibantah, Menlu Iran Semprot Presiden Lebanon

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:07
joseph
Internasional

Lebanon Terjepit Konflik, Presiden Aoun Tuding IRGC Jadikan Negaranya Alat Negosiasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:05

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1177 shares
    Share 471 Tweet 294
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1435 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    845 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.