• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mendorong DIY dan Sleman Menjadi Praktik Terbaik Pengelolaan LAPOR!

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 23 Juni 2022 - 12:22
in Nasional
Kementerian PANRB

Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa dalam Kunjungan Pejabat Tingkat Tinggi dan Diskusi Pelaksanaan Pilot Project SP4N-LAPOR! di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Sleman pada Rabu (22/6). Foto: Kementerian PANRB untuk INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kabupaten Sleman telah dipilih sebagai proyek percontohan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!). Kini dua daerah itu didorong sekaligus diberi pendampingan untuk menjadi praktik terbaik dalam pengelolaan pengaduan.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bertugas melakukan mendampingan guna mengembangkan strategi nasional dalam penyediaan sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik.

BacaJuga:

Komisi X DPR: TKA Jadi Kunci Pemetaan Pendidikan Nasional, Tapi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Perkuat Riset Nasional, Kemendiktisaintek dan BRIN Dorong Penguatan Peta Jalan

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh

“Kami berharap Pemerintah DIY dan Pemkab Sleman sebagai wilayah percontohan program bersama KOICA-UNDP dapat menjadi best practices dalam pengelolaan pengaduan pelayanan publik dengan menggunakan aplikasi LAPOR!,” ungkap Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa dalam Kunjungan Pejabat Tingkat Tinggi dan Diskusi Pelaksanaan Pilot Project SP4N-LAPOR! di Wilayah DIY dan Kabupaten Sleman pada Rabu (22/6).

Namun Kementerian PANRB tidak sendiri dalam mengembangkan kanal aduan nasional ini. Kementerian PANRB telah menjalin kerja sama tripartit bersama United Nations Development Programme (UNDP) dan Korean International Cooperation Agency (KOICA).

Kerja sama dengan organisasi internasional tersebut menunjuk perwakilan pemerintah daerah sebagai proyek percontohan bagi peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam memenuhi standar nasional dari SP4N-LAPOR!. Dua diantaranya adalah Pemerintah Provinsi D.I Yogyakarta dan Kab. Sleman.

Di hadapan Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X, Diah menyampaikan tiga aspek agar pengelolaan pengaduan Provinsi D.I Yogyakarta mencapai kondisi ideal. Pertama adalah menggunakan LAPOR! sebagai kanal aduan utama, kemudian diikuti dengan penetapan rencana aksi dan pembaruan SK pengelola. Aspek terakhir adalah menyosialisasikan aplikasi LAPOR! kepada masyarakat.

Hal yang sama juga ditekankan Diah ketika bertemu Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. Selain perlu adanya sosialisasi, Pemkab Sleman diminta untuk meningkatkan kecepatan dalam memverifikasi aduan agar waktu penyelesaian dapat lebih singkat. Selain itu, perlu adanya penetapan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan pengaduan hingga tingkat organisasi perangkat daerah (OPD).

Diah menyampaikan bahwa perlu adanya perubahan persepsi dan kesadaran akan pentingnya pengelolaan pengaduan masyarakat sehingga terjadi peningkatan kualitas pelayanan publik. Terdapat tiga alasan penting mengapa pengaduan memainkan peranan penting dalam pelayanan publik.

“Pertama, pemenuhan hak masyarakat akan pelayanan publik yang optimal. Berawal dari pengaduan, pemerintah dapat dan harus melakukan perbaikan atas keluhan dan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat sehingga pelayanan publik yang berkualitas akan terpenuhi,” ujar Guru Besar Universitas Sriwijaya ini.

alasan kedua adalah pengaduan dari masyarakat tersebut merupakan kesempatan bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan dari kekurangan atas layanan yang diberikan. Untuk itu, pengaduan masyarakat menjadi penting, terutama karena tidak semua masyarakat mau menyampaikan aduannya secara sukarela.

Sedangkan alasan terakhir adalah pengaduan dapat menjadi sarana bagi pemerintah dalam memberikan jawaban atas keluhan atau pengaduan dari masyarakat. Dari pengaduan yang disampaikan masyarakat, pemerintah dapat memberikan penjelasan, edukasi, serta klarifikasi sehingga permasalahan yang sama dapat dicegah di kemudian hari.

“Melalui proyek percontohan ini kami mendorong untuk dapat meningkatkan fungsi simpul provinsi dalam memantau dan membina pengelolaan SP4N-LAPOR!, bukan hanya dilingkup provinsi saja, namun juga mencakup wilayah kabupaten dan kota se-Provinsi DIY Yogyakarta,” pungkas Diah. (arm)

Tags: kementerian panrbPelayanan PublikSP4N-LAPOR

Berita Terkait.

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Komisi X DPR: TKA Jadi Kunci Pemetaan Pendidikan Nasional, Tapi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 06:45
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Perkuat Riset Nasional, Kemendiktisaintek dan BRIN Dorong Penguatan Peta Jalan

Minggu, 19 April 2026 - 05:14
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 04:23
miinuman
Nasional

DPR RI Soroti Risiko Bias Kebijakan Label Gizi di Pangan Siap Saji, jika Pengawasan Lemah

Sabtu, 18 April 2026 - 15:55
abdul
Nasional

26 Ruang Kelas Darurat Hadirkan Kegiatan Belajar Siswa Terdampak Bencana di Sumbar

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15
wisatawan
Nasional

Wah, Jumlah Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api Meningkat

Sabtu, 18 April 2026 - 14:34

BERITA POPULER

  • Halalbihalal

    Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    725 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.