• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Peningkatan Antibodi Tak Jamin Bebas Lonjakan Kasus

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 19 April 2022 - 23:22
in Nasional
antibodi

Calon penumpang kapal feri mendapat vaksin COVID-19 dosis ketiga atau dosis penguat di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (19/4/2022). (ANTARA FOTO/SENO)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengingatkan bahwa imunitas tubuh terhadap Covid-19 tidak bersifat permanen, karenanya hasil sero survei yang menunjukkan peningkatan kadar antibodi warga tidak 100 persen menjamin lonjakan penularan penyakit itu tidak terjadi lagi.

“Artinya tidak bisa menjamin 100 persen tidak terjadi lonjakan. Kita tahu bahwa imunitas terhadap Covid-19 tidak bersifat permanen,” kata Dicky dalam rekaman video yang diterima di Jakarta, Selasa (19/4).

BacaJuga:

Wamendikdasmen: Hari Anak Nasional Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Berkualitas Lewat Bermain

Peringatan Hari Anak Nasional, KPAI Soroti Bahaya Candu Digital

HAN 2026, 88 Juta Anak Indonesia Dinilai Terancam Bullying Digital hingga Produk Adiktif

Saat menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (18/4), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin​​​​​​​ mengatakan bahwa menurut hasil sero survei antibodi warga Indonesia sudah meningkat signifikan.

“Desember kita lakukan sero survei ordenya masih di angka ratusan, titer antibodinya sekitar 500 sampai 600, di bulan Maret ini ordenya sudah di angka ribuan, sekitar 7.000 sampai 8.000. Ini menunjukkan bukan hanya banyak masyarakat yang sudah memiliki antibodi, tetapi kadar antibodinya juga tinggi,” katanya.​​​​​​​

Baca Juga: BPOM Setujui Uji Klinis Fase 2 Vaksin Merah Putih

Dicky menjelaskan bahwa hasil dari sero survei yang menunjukkan lanskap imunitas jauh lebih kuat dibandingkan sebelumnya dapat memberikan gambaran mengenai kondisi imunitas warga di suatu wilayah atau negara dan gambaran kondisi itu dapat digunakan sebagai dasar untuk melonggarkan pembatasan.

Namun, ia melanjutkan, hasil sero survei yang dilakukan dengan teknik sampling tidak memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi kelompok warga yang tergolong rentan seperti warga lanjut usia, penderita penyakit komorbid, dan anak-anak.

“Ingat, ada kelompok masyarakat kita yang belum eligible (layak) terhadap vaksin Covid ini yaitu anak di bawah lima tahun yang belum bisa divaksin dan lansia yang menurun imunitasnya,” katanya.

Selain itu, ia mengatakan, imunitas tubuh terhadap Covid-19 hanya akan bertahan setidaknya sampai lima bulan setelah vaksinasi.

Kondisi yang demikian, ditambah menurunnya intensitas pemeriksaan untuk melacak kasus Covid-19, membuat risiko penularan virus corona tetap ada dalam masyarakat.

Oleh karena itu Dicky menekankan pentingnya kehati-hatian untuk mencegah potensi peningkatan kasus Covid-19 dalam jumlah moderat sekalipun.

“Kalau bicara Indonesia, satu persen itu sudah jutaan,” katanya seperti dikutip Antara, Selasa (19/4/2022).

Dicky menyarankan pemerintah tetap menggencarkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 penguat pada warga guna menekan risiko peningkatan kasus pada masa libur Lebaran.

“Saya memilih sikap sebagai epidemiolog ya konservatif. Saya lebih confident (yakin) meletakkan dasar imunitas ini pada kelompok atau upaya yang berbasis vaksinasi, bukan terinfeksi. Oleh karena itu akselerasi booster, akselerasi pada dosis kedua harus dijaga, jangan sampai terjadi euforia akibat rilis data seperti ini,” katanya. (mg1)

Tags: antibodi

Berita Terkait.

wamen
Nasional

Wamendikdasmen: Hari Anak Nasional Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Berkualitas Lewat Bermain

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:12
Game
Nasional

Peringatan Hari Anak Nasional, KPAI Soroti Bahaya Candu Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:48
Siswa
Nasional

HAN 2026, 88 Juta Anak Indonesia Dinilai Terancam Bullying Digital hingga Produk Adiktif

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:27
I-dewa-Gede
Nasional

Menjemput Lulusan SD Tidak Masuk SMP di Karangasem Berbekal Hypnoparenting

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:44
BRIN Kembangkan Katalis Baru, Produksi Bioavtur dari Biomassa Makin Efisien
Nasional

BRIN Kembangkan Katalis Baru, Produksi Bioavtur dari Biomassa Makin Efisien

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:03
Izin
Nasional

Bea Cukai Terbitkan Izin Toko Bebas Bea untuk PT Eco Prima

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:42

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3193 shares
    Share 1277 Tweet 798
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2815 shares
    Share 1126 Tweet 704
  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Scaloni Keluhkan Singkatnya Waktu Pemulihan Argentina

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.