• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Seharusnya Pemerintah Intervensi Harga Minyak Goreng

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 22 Maret 2022 - 09:20
in Ekonomi
indopos
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat ekonomi dari Universitas Maritim Maritim Raja Ali Haji, Dodi Dermawan berpendapat pemerintah harus intervensi harga minyak goreng dan memastikan bahan pokok itu tersedia sesuai dengan kebutuhan.

“Pengawasan barang dan harga masih belum maksimal sehingga melahirkan permasalahan. Pemerintah tidak boleh melepaskan harga minyak goreng sesuai harga pasar, melainkan harus intervensi sehingga tidak menimbulkan gejolak,” kata Dodi, di Tanjungpinang, Senin.

BacaJuga:

SAPA UMKM dan KUR Jadi Strategi Pemerintah Perkuat Daya Saing Pengusaha

Menkop Tegaskan Isu “Keberlanjutan” Faktor Penting Bagi Koperasi

FIFGROUP Salurkan Rp1,88 Miliar Dana Bergulir Bagi 524 UMKM Binaan

Dodi mengatakan kondisi sekarang menimbulkan kesan pemerintah menyerahkan harga minyak goreng ke pasar. “Ketika diserahkan ke pasar, yang terjadi seperti sekarang ini, muncul gejolak pasar di berbagai daerah, termasuk Kepri,” ucapnya.

Ia minta pemerintah hadir dalam mengatasi permasalahan minyak goreng ini, karena gejolak pasar potensial semakin tinggi menjelang Idul Fitri. Pemerintah harus mengawasi distribusi dan perdagangan minyak goreng.

Pengawasan terhadap distribusi minyak goreng dibutuhkan untuk memastikan tidak ada spekulan di tengah kesulitan masyarakat. Pemerintah harus memastikan para pedagang tidak menggali keuntungan yang berlebihan saat terjadi gejolak pasar.

Contohnya, pedagang seharusnya tidak menaikkan harga minyak goreng kemasan jika komoditas itu dibeli sebelum terjadi permasalahan minyak goreng.

“Kalau stok lama seharusnya menggunakan harga yang lama, bukan dinaikkan sampai 100 persen. Biasanya, warga bisa membeli Rp24.000-Rp30.000/bungkus (2 liter), seharusnya tidak dinaikkan sampai Rp100.000 lebih seperti yang terjadi sekarang,” ujar Dodi.

Dodi mengatakan persoalan minyak goreng jangan dikaitkan dengan “panic buying” karena itu merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Masyarakat tetap akan membeli minyak goreng, meski harga mahal.

“Kalau bukan kebutuhan pokok, (harganya) tidak apa-apa tidak diintervensi pemerintah. Tetapi persoalan sembako ini memang harus diawasi karena berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat dan daya beli. Ini juga memberi efek terhadap inflasi,” tegasnya.

Penggantian minyak goreng kemasan ke minyak goreng curah juga perlu dilakukan secara bijak. Pengawasan dari pemerintah dan aparat yang berwenang perlu dilakukan untuk memastikan minyak goreng curah tersebut higienis.

Harga minyak goreng curah Rp14.000/liter, jauh lebih murah dibanding minyak goreng kemasan. Minyak goreng curah potensial menjadi pilihan masyarakat jika minyak goreng kemasan yang memiliki label BPOM tidak terkendali menjelang puasa hingga lebaran.

“Perlu libatkan BPOM untuk mengawasinya, jangan sampai ada yang memanfaatkan kondisi pasar dengan mengoplos minyak goreng sehingga tidak higienis,” ujarnya. (bro)

Tags: harga minyak gorengindopos

Berita Terkait.

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, 1 Prajurit Meninggal dan 6 Luka-Luka
Ekonomi

SAPA UMKM dan KUR Jadi Strategi Pemerintah Perkuat Daya Saing Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:35
menkop
Ekonomi

Menkop Tegaskan Isu “Keberlanjutan” Faktor Penting Bagi Koperasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:57
fif
Ekonomi

FIFGROUP Salurkan Rp1,88 Miliar Dana Bergulir Bagi 524 UMKM Binaan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:07
Dealer
Ekonomi

Permudah Akses Pelanggan, Astra Daihatsu Resmikan Outlet Baru di Bukittinggi

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:06
Pembiayaan
Ekonomi

Geely Perkuat Ekspansi Jaringan Diler melalui Kolaborasi Strategis dengan BCA

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:05
MG
Ekonomi

MG Perkenalkan MG ZS Hybrid+, SUV Hybrid Terbaru dengan Teknologi Hybrid+ Generasi Terbaru

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12434 shares
    Share 4974 Tweet 3109
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2770 shares
    Share 1108 Tweet 693
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1274 shares
    Share 510 Tweet 319
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1183 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

    1065 shares
    Share 426 Tweet 266
Kane
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Inggris Ditekuk Argentina, Harry Kane Sesali Strategi Parkir Bus yang Berujung Petaka

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 16 Juli 2026 - 08:30

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Inggris Harry Kane mengakui, bahwa strategi mempertahankan keunggulan 1-0 di babak final Piala Dunia 2026 justru...

SelengkapnyaDetails
Enzo

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis! Argentina Bekuk Inggris, Tantang Spanyol di Final

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:17
Mbapee

Curhat Mbappe Setelah Prancis Ditekuk Spanyol, Singgung Kegagalan Taktik di Semifinal

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:24
Pemberantasan Korupsi Tak Cukup dengan Dukungan Politik, Pengamat Tekankan Konsistensi

Resep Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Setia pada Fondasi dan Regenerasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:42
Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Piala Dunia 2026: Deschamps Akui Prancis Tampil di Bawah Standar Usai Ditekuk Spanyol

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:12
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.