• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Laba Bersih PT Federal International Finance 2021 Capai Rp 2,47 Triliun

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 28 Februari 2022 - 19:05
in Ekonomi
Margono Tanuwijaya

Presiden Direktur PT FIF, Margono Tanuwijaya (ketiga dari kanan) didampingi oleh jajaran direksi PT FIF lainnya, yaitu New Motorcycle (NMC) Marketing Director, Antony Sastro Jopoetro (paling kiri), Operation Director, Setia Budi Tarigan (kedua dari kiri), Finance Director, Hugeng Gozali (ketiga dari kiri), Information Technology (IT), Business Development (BD), Corporate Planning, Risk, Corporate Relationship Management (CRM), and Digital Director, Indra Gunawan (kedua dari kanan), dan Human Capital (HC), General Support (GS), and Corporate Communication Director, Esther Sri Harjati (paling kanan).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Federal International Finance (FIF), salah satu bagian dari Divisi Jasa Keuangan Astra (Astra Financial), membukukan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2021 dengan peningkatan laba bersih sebesar 65,8% menjadi Rp 2,47 triliun dibanding periode yang sama tahun 2020 yang hanya mencapai Rp 1,49 triliun. Angka tersebut juga hampir menyamai rekor pencapaian PT FIF yang dicapai pada tahun 2019 sebelum terjadinya pandemi Covid-19 dengan laba bersih sebesar Rp 2,57 triliun.

Presiden Direktur PT FIF, Margono Tanuwijaya, mengatakan bahwa keberhasilan yang dicapai oleh PT FIF pada tahun 2021 didukung oleh berbagai strategi perusahaan yang diimplementasikan dalam menghadapi pandemi yang berlangsung sejak bulan Maret 2020 di Indonesia.

BacaJuga:

LAKSMI 2026 Dorong Perempuan Pengusaha Mikro Tingkatkan Pendapatan dan Kemandirian

Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat

Hunian Rakyat Dikebut, BPKP Tekankan Tata Kelola dan Ketepatan Pemanfaatan Aset

“Terdapat 3 strategi penting yang mempengaruhi peningkatan laba bersih PT FIF, yaitu pengendalian biaya mengingat kondisi ekonomi yang masih belum stabil. Selain itu, kami tetap melakukan investasi yang memiliki dampak jangka panjang, sehingga dapat meningkatkan competitive advantage,” ungkap Margono Tanuwijaya sembari menambahkan bahwa dari sisi risiko manajemen terus dilakukan perbaikan kualitas atas akuisisi kontrak baru dengan mengimplementasikan sistem smart aquisition yang terus dikembangkan.

Margono juga menyebutkan dalam menghadapi sejumlah tantangan yang ada pada tahun 2021, strategi penting yang juga diterapkan perusahaan adalah dengan memperkuat dan mempercepat kolaborasi di internal perusahaan dan juga dengan Astra Value Chain, di samping mengoptimalkan sistem dan infrastruktur untuk mempercepat digitalisasi, dan mengintegrasikan online dan offline channel di perusahaan, yang meliputi 243 cabang dan ribuan network PT FIF yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga : Resolusi Baru sesuai Syariah | #Ngaco bareng Inung W Setiadji, Presdir PT Sharia Multifinance Astra

Tidak hanya sampai di situ, Margono juga mengatakan bahwa fungsi kontrol memainkan peran penting dalam mendukung kinerja perusahaan.

“PT FIF juga terus memperketat kontrol operasional bisnis perusahaan, seperti memastikan pengendalian atas operasi bisnis di seluruh network dan memastikan konsistensi di dalam melakukan kontrol dan eksekusi strategi untuk mencapai target, serta menjaga cost efficiency. Semua inisiatif di tahun 2021 juga harus didukung dengan pengembangan organisasi, sehingga menjadi lebih ramping, lincah, serta lebih adaptif untuk menjawab perubahan yang terjadi,” kata Margono.

Selain itu, PT FIF juga berhasil menjadi salah satu perusahaan jasa keuangan yang sehat dengan tingkat jumlah kredit bermasalah atau yang lebih dikenal dengan Non-Performing Financing (NPF) di angka 0,9%, di mana menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menilai perusahaan pembiayaan dengan NPF di bawah 1% dikategorikan perusahaan yang sehat. Angka NPF tahun 2021 tersebut lebih baik dibanding NPF Perseroan pada tahun 2020 sebesar 1,5%.

Setelah pemulihan pandemi pada tahun 2020, tahun 2021 sebagian besar iklim usaha mulai menggeliat sekaligus menjadi momentum pemulihan dan kebangkitan ekonomi di Indonesia, sehingga kondisi ini juga memberikan dampak positif kepada operasional bisnis PT FIF.

Pemulihan kinerja PT FIF juga tercermin dari nilai pembiayaan yang dikeluarkan oleh perusahaan secara amount finance (AF), yakni sebesar Rp 31,83 triliun. Angka tersebut naik sebesar 5,7% jika dibanding pencapaian tahun 2020 senilai Rp 30,11 triliun.

Di samping itu, jika dilihat dari pencapaian pembiayaan yang dikeluarkan secara unit, pada tahun 2021 PT FIF membukukan pembiayaan pada 2,62 juta unit, atau meningkat sebesar 0,4% dibanding tahun 2020 yang hanya mencapai 2,61 juta unit.
Bila dilihat dari kemampuan perusahaan berdasarkan aset, PT FIF membukukan peningkatan pada total aset yang dimiliki, yakni sebesar Rp 32,65 triliun, naik sebesar 0,2% dibanding tahun 2020 sebesar Rp 32,59 triliun.

Kontribusi Lini Bisnis PT FIF
Dalam menjalankan bisnisnya, terdapat 4 lini bisnis utama yang dilakukan oleh perusahaan. Keempat lini bisnis tersebut adalah FIFASTRA yang merupakan jasa pembiayaan sepeda motor baru Honda, DANASTRA yang merupakan jasa pembiayaan multiguna, SPEKTRA yang merupakan jasa pembiayaan multiproduk, dan AMITRA yang merupakan jasa pembiayaan syariah PT FIF.

Selama tahun 2021, pertumbuhan pesat terjadi pada lini bisnis FIFASTRA dan DANASTRA. Hal ini disebabkan, pada tahun 2021 terjadi peningkatan permintaan sepeda motor mengacu kepada data yang disampaikan oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang mengatakan bahwa pada tahun 2021 terjadi pertumbuhan 38% pada penjualan sepeda motor.

Begitupun dengan permintaan jasa pembiayaan multiguna yang mengalami peningkatan permintaan dikala pandemi Covid-19 yang berdampak kepada perekonomian masyarakat. Berbanding terbalik dengan permintaan multiproduk, seperti alat elektronik, gadget, dan perabotan rumah tangga yang masih memiliki pasar yang lesu dan juga pada permintaan haji dan umrah yang masih terbatas akibat pandemi Covid-19.

Pada kinerja lini bisnis FIFASTRA , secara amount finance (AF), nilai pembiayaan pada tahun 2021 mencapai Rp 21,2 triliun, atau meningkat 10% dibanding tahun 2020 yang hanya mencapai Rp 19,29 triliun.
Pencapaian tersebut membuat FIFASTRA menjadi kontributor utama terhadap keseluruhan nilai pembiayaan PT FIF dibanding lini bisnis lainnya dengan persentase kontribusi sebesar 66,6%.
Dari sisi jumlah unit, lini bisnis FIFASTRA melakukan pembiayaan sepeda motor baru Honda pada tahun 2021 sebanyak 1,23 juta unit, atau naik sebesar 13,5% dibanding tahun 2020 yang hanya mencapai 1,08 juta unit.

Sementara itu, untuk kinerja lini bisnis DANASTRA, sepanjang tahun 2021 nilai pembiayaan yang berhasil dicapai adalah sebesar Rp 9,84 triliun, naik sebesar 3,5% dibanding tahun 2020, yang hanya mencapai Rp 9,51 triliun. Secara unit, DANASTRA melakukan pembiayaan kepada 1,28 juta unit, atau turun 1,5% dibanding tahun 2020, yang mencapai 1,30 juta unit.

Kebijakan Pemerintah
Pada tahun 2020, pemerintah mengeluarkan kebijakan berupa program relaksasi yang wajib dilaksanakan oleh seluruh perusahaan pembiayaan. Program itu sejatinya tetap berjalan hingga 2021, namun di tengah ekonomi yang perlahan mulai menunjukkan pemulihan, program ini tetap diberlakukan disesuaikan dengan kondisi masing-masing konsumen yang dilihat dari pola pembayaran angsurannya.
Berbeda pada tahun 2020, pada tahun 2021, salah satu yang mempengerahui operasional bisnis PT FIF adalah adanya penerapan Pemberlakuakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kebijakan lainnya yang memberikan dampak positif kepada operasional bisnis PT FIF di antaranya adalah POJK 4/2021 mengenai Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank, di mana PT FIF merespon baik atas kebijakan tersebut.

Program Pembangunan Berkelanjutan dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Dalam rangka mendukung Sustainibility Development Goals (SDGs) yang dicanangkan oleh seluruh negara di dunia dan untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik mengacu pada implementasi program Environment, Social, and Governance (ESG), PT FIF telah mencatatkan pelaksanaan berbagai program setiap tahunnya.

Pada tahun 2021, PT FIF berfokus pada bantuan Program Dana Bergulir yang ditujukan kepada 524 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di 243 titik cabang PT FIF di Indonesia dengan total dana yang digulirkan sebanyak Rp 1,47 miliar. Program ini dilakukan dalam rangka mendukung kebangkitan dan pemulihan ekonomi yang dicanangkan oleh pemerintah.

Selain itu, pada tahun yang sama, PT FIF juga melaksanakan kegiatan tanggung jawab sosial dalam rangka mendukung pemulihan pandemi Covid-19 melalui kegiatan vaksinasi dengan dana yang digelontorkan hingga Rp 2,14 miliar. PT FIF juga gencar mendukung pencapaian SDGs nomor 13 tentang climate action (penanganan perubahan cuaca) dan nomor 15 tentang life on land (menjaga ekosistem darat) melalui pelestarian lingkungan dengan program “Tanam 4.500 Pohon Endemik di 55 titik se-Indonesia” yang berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Di samping ketiga program besar tersebut, PT FIF juga melakukan berbagai program tanggung jawab sosial yang dilakukan secara berkelanjutan dengan mengacu kepada 4 pilar Corporate Social Responsibility (CSR), yaitu pilar pemberdayaan masyarakat, pilar kesehatan, pilar pendidikan, dan pilar lingkungan dengan total sebanyak 463 kegiatan sepanjang tahun 2021. Dengan demikian, pada tahun 2021, PT FIF menyalurkan dana untuk kegiatan program tanggung jawab sosial perusahaan total secara keseluruhan sebesar Rp 20,94 miliar.

Pada tahun 2020, pandemi Covid-19 pertama kalinya muncul menjadi wabah di Indonesia. Seluruh masyarakat Indonesia terdampak akibat virus yang mematikan ini. Salah satu dampak yang dirasakan di antaranya adalah jumlah pengangguran yang mengalami peningkatan, berkurangnya permintaan masyarakat yang berdampak pada sektor ekonomi, hingga berkurangnya mobilitas masyarakat yang menyebabkan berbagai sektor berhenti untuk sementara.

Untuk mengurangi beban yang timbul akibat pandemi Covid-19, pada tahun 2020 PT FIF melakukan program Bagi-Bagi Sembako untuk masyarakat dengan jumlah total penyaluran sebanyak lebih dari 75 ribu paket senilai Rp 15,1 miliar, di mana program ini juga terus dilanjutkan hingga tahun 2021 dengan total penyaluran sebanyak 29 ribu paket sembako setara dengan nilai Rp 5,86 miliar.

Selain itu, PT FIF juga membantu rumah sakit dalam penanganan Covid-19 melalui program pengadaan 8 unit ventilator dengan dana yang disalurkan sebesar Rp 3,89 miliar.

PT FIF juga melaksanakan program Bank Wakaf Mikro (BWM) yang dicanangkan oleh OJK sejak 2019 untuk masyarakat desa. Perseroan mendukung pendirian empat BWM di empat kota, yaitu Semarang, Ambon, Papua pada tahun 2019 dan di kota Rembang pada tahun 2020 dengan total dana yang disetor sebesar Rp 12 miliar, di mana masing-masing lokasi senilai Rp 3 miliar.

Total seluruh kegiatan tanggung jawab sosial yang dilakukan oleh PT FIF yang mengacu program 4 pilar yang dilaksanakan selama tahun 2020 total sebanyak 407 kegiatan dan dana yang disalurkan total untuk seluruh kegiatan di tahun 2020 sebesar Rp 28,9 miliar.

Sedangkan, jika mengacu pada kegiatan tanggung jawab sosial pada tahun 2019, PT FIF telah melakukan kegiatan bersih-bersih laut dari sampah plastik yang dikenal dengan MarundaGue yang berkolaborasi dengan Astra Financial, pelaksanaan Bank Wakaf Mikro di Semarang, Ambon, dan Jayapura, serta pelaksanaan kegiatan Literasi keuangan untuk disabilitas dengan total kegiatan yang dilaksanakan sebanyak 492 kegiatan dengan dana yang disalurkan sebesar Rp 13,24 miliar.

Berdasarkan kegiatan tanggung jawab sosial yang sudah dilakukan sepanjang tahun 2019-2021, PT FIF terus berkomitmen dalam meningkatkan program tanggung jawab sosial dengan memberikan dampak yang lebih luas dan membawa manfaat bagi masyarakat. Di tahun berikutnya, PT FIF akan berkontribusi dan mendukung program SDGs dan ESG.(srv)

Tags: fifkinerja perusahaanPT Federal International Finance

Berita Terkait.

Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Ekonomi

LAKSMI 2026 Dorong Perempuan Pengusaha Mikro Tingkatkan Pendapatan dan Kemandirian

Jumat, 25 September 2026 - 00:22
Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat
Ekonomi

Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat

Kamis, 24 September 2026 - 19:05
Hunian Rakyat Dikebut, BPKP Tekankan Tata Kelola dan Ketepatan Pemanfaatan Aset
Ekonomi

Hunian Rakyat Dikebut, BPKP Tekankan Tata Kelola dan Ketepatan Pemanfaatan Aset

Kamis, 24 September 2026 - 18:45
Csr
Ekonomi

Perkuat Ketahanan Pesisir Utara Jawa Hadapi Perubahan Iklim, PGN Grup Tanam Lebih dari 269 Ribu Mangrove

Kamis, 24 September 2026 - 18:30
Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1
Ekonomi

Dorong 10 Juta Wirausaha, Pemerintah Andalkan Inkubator dan Kolaborasi Kampus

Kamis, 24 September 2026 - 18:05
brin
Ekonomi

Ekonomi Masa Depan Tak Lagi Andalkan SDA, BRIN Dorong Penguatan SDM dan Teknologi

Kamis, 24 September 2026 - 06:09

OLAHRAGA

java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID – Kemenangan Persija Jakarta atas Java United justru menyisakan persoalan di luar lapangan. Duel yang berakhir dengan skor 1-0...

SelengkapnyaDetails
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1026 shares
    Share 410 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.