• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Primkopti Prihatin Prihatin Harga Kedelai Tak Kunjung Stabil

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 20 Februari 2022 - 20:08
in Ekonomi
kedelai

Arsip Foto - Pekerja membuat tempe di sentra perajin tempe Sanan, Malang, Jawa Timur, Senin (4/1/2021). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Primkopti) menyatakan keprihatinan atas harga kedelai yang terus meningkat, sehingga berdampak pada produksi tempe dan tahu.

Ketua Primkopti Jakarta Timur Suyanto mengatakan bahwa harga kedelai yang saat ini mencapai lebih dari Rp1,1 juta per kuintal menyebabkan kenaikan harga tempe dan tahu untuk menutupi biaya produksi.

BacaJuga:

Perkuat Penanganan Karhutla, BRI Peduli Salurkan 270 Mesin Pompa Air di Kalimantan Barat

PLTS Terapung Karangkates Ditargetkan Beroperasi Awal 2027, Konstruksi Capai 70 Persen

PNM Dorong Anak Nasabah Naik Kelas Lewat Kompetisi Bisnis MEA 2026

“Kami sangat prihatin karena harganya naik terus. Kenaikannya bertahap, tetapi belakangan naiknya tajam sampai Rp11.300 per kilogram, dari sebelumnya Rp9.000 per kilogram,” kata Suyanto kepada Antara di Jakarta, Minggu (20/2).

Suyanto mengatakan biaya produksi tempe tahu turut meningkat seiring kenaikan harga bahan baku kedelai di pasaran. Hal tersebut, pada akhirnya akan berdampak langsung kepada masyarakat selaku konsumen.

Menurut dia, daya beli masyarakat saat ini masih cukup rendah terimbas pandemi Covid-19 sehingga perlu peran pemerintah untuk menstabilkan harga komoditas, khususnya kedelai agar harganya tetap terjangkau.

“Kami selaku perajin tahu tempe sudah bertahan untuk tidak menaikkan harga supaya masyarakat tidak kaget,” ujarnya seperti dikutip Antara, Minggu (20/2/2022).

Lanjut Suyanto, harga tempe di pasaran saat ini mencapai Rp6 ribu per potong dari sebelumnya Rp5.000 per potong. Sementara harga tahu mencapai Rp18.000 per papan, dari sebelumnya Rp 16.000.

Ia berharap agar pemerintah segera mengambil langkah untuk menurunkan dan menstabilkan harga kedelai.

Selain itu Primkopti juga berharap tata niaga kedelai agar kembali ditangani oleh pemerintah sebagai solusi jangka panjang.

“Penanganan jangka pendek kami ingin bisa distabilkan dan disubsidi, kemudian jangka panjang tata niaganya ditangani oleh Bulog atau yang lainnya,” pungkas Suyanto. (mg1)

Tags: Harga KedelaiKedelaiPrimkoptiTahu Tempe

Berita Terkait.

brii
Ekonomi

Perkuat Penanganan Karhutla, BRI Peduli Salurkan 270 Mesin Pompa Air di Kalimantan Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:30
plts
Ekonomi

PLTS Terapung Karangkates Ditargetkan Beroperasi Awal 2027, Konstruksi Capai 70 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:48
pnm
Ekonomi

PNM Dorong Anak Nasabah Naik Kelas Lewat Kompetisi Bisnis MEA 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:21
idec
Ekonomi

IDEC 2027 Bidik 7 Ribu Pengunjung, Dorong Indonesia Jadi Pusat Wisata Kesehatan Gigi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:02
metranet2
Ekonomi

Metranet dan Jayantara Hadirkan 5 Solusi Digital, Transformasi Pendidikan Makin Terintegrasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:18
metranet
Ekonomi

Metranet Perkuat Akurasi Legislasi DPR RI Lewat Integrasi Big Data dan AI

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:07

OLAHRAGA

timnas
Olahraga

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10

INDOPOSCO.ID – Kabar yang dinanti pencinta sepak bola Tanah Air akhirnya datang. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi merilis jadwal...

SelengkapnyaDetails
amin

Raih 73 Medali di Asian Para Games 2026, Atlet Indonesia Didorong Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:06
kane

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, Ungguli Mbappe dan Lamine Yamal

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:36
Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4705 shares
    Share 1882 Tweet 1176
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1210 shares
    Share 484 Tweet 303
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    959 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    959 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    878 shares
    Share 351 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.