• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Asa Kampung Rajungan Paciran

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 20 Februari 2022 - 20:45
in Nasional
pengolah Rajungan

Ibu-ibu kelompok pengolah Rajungan di Desa Paciran, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Semilir angin pantai utara berhembus lembut di antara perahu nelayan, mengibarkan bendera-bendera kecil yang beraneka warna. Cuaca cerah dan gelombang laut yang tenang menghangatkan suasana pagi di Desa Paciran, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Minggu (20/2/2022). Beberapa nelayan paruh baya tengah memperbaiki perahu dan kelengkapannya, beberapa lainnya terlihat sibuk mendaratkan rajungan hasil melaut. Tampak seorang penyuluh perikanan bernama Toha Muslih (45 tahun) begitu ramah menyapa nelayan sambil mencatat hasil tangkapan rajungan hari ini.

Desa Paciran populer dengan sebutan Kampung Rajungan, karena sebagian besar warganya berprofesi sebagai nelayan rajungan. Tercatat sebanyak 1.142 nelayan tergabung ke dalam tujuh Kelompok Usaha Bersama (KUB). Tak ayal, produksi rajungan mampu menggerakkan ekonomi desa, bahkan berkontribusi terhadap perekonomian nasional. Setiap tahunnya, rata-rata hasil tangkapan rajungan mencapai 389.250 kg dengan taksiran nilai produksi lebih dari Rp46 miliar. Bahkan berhasil menembus pasar ekspor, terutama Amerika Serikat, Prancis, Jepang, dan Korea Selatan.

BacaJuga:

Museum Bing Slamet Diresmikan, Warisan Maestro Harus Hidup di Generasi Baru

Banjir Terjang Parigi Moutong dan Langkat, Ratusan Rumah Terdampak

Pertamina Drilling Bawa Strategi DEI ke Forum Internasional di Malaysia

Tak hanya itu, kegiatan hilirisasi usaha rajungan sudah berjalan aktif. Setidaknya terdapat sembilan Unit Pengolahan Ikan (UPI) berskala mikro dan kecil atau disebut miniplant dan telah tergabung ke dalam Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Gampang Rukun dan Poklahsar Persaudaraan Ibu Nelayan (PIN). Penyerapan tenaga kerjanya pun melibatkan masyarakat setempat yang kebanyakan istri nelayan dengan rata-rata pekerja 10-80 orang per miniplant. Khusus untuk Poklahsar, Toha memberikan pendampingan legalitas perizinan usaha seperti Nomor Induk Berusaha, Pangan Industri Rumah Tangga, dan Halal Majelis Ulama Indonesia.

Plt. Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kusdiantoro menyampaikan pengembangan SDM di kampung tersebut sebagai dukungan terhadap program prioritas yang menjadi terobosan KKP. Salah satunya adalah pembangunan kampung perikanan budidaya berbasis kearifan lokal.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan terdapat tiga kategori kampung, yaitu kampung perikanan budidaya pedalaman untuk komoditas air tawar; kampung perikanan budidaya pesisir untuk komoditas payau; serta kampung perikanan budidaya laut. Pada rapat kerja dengan Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, 18 Januari lalu, Menteri Trenggono menyampaikan, pembangunan kampung perikanan merupakan salah satu program yang akan diakselerasi pada tahun 2022. Menurutnya, pembangunan tersebut bertujuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dan mendorong pembangunan di berbagai daerah.

Hal tersebut terjadi salah satunya di Paciran. Kesejahteraan yang dirasakan nelayan Paciran tentunya tak lepas dari kiprah penyuluh perikanan yang sehari-hari mendampinginya. Toha masih teringat betul pertama kali ia ditugaskan menyuluh di Desa Paciran pada 2011 silam. Kehidupan nelayan begitu pas-pasan dengan hasil tangkapan yang minim.

“Saya melihat potensi rajungan yang besar, sayangnya masyarakat masih hidup secara individu. Mereka akan besar jika memiliki kelembagaan sendiri. Untuk itu, saya berinisiatif membentuk kelompok sebagai wadah usaha nelayan,” ujar Toha.

Pendekatan kelompok melalui KUB merupakan strategi pemberdayan masyarakat pesisir yang efektif. Manfaat yang dirasakan lebih besar bagi anggota karena dapat meningkatkan kemampuan usaha, akses permodalan, pemasaran, dan mengakses program pemerintah ataupun Corparate Social Responsibility dari perusahaan. Sebagai penyuluh pendamping, Toha aktif menyuarakan alat tangkap yang ramah lingkungan, khususnya bubu lipat untuk menangkap rajungan. Ia juga gencar menyosialisasikan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting dan Rajungan di wilayah Republik Indonesia agar terjaga keberlanjutannya di alam.

Tak hanya itu, teknik penangkapan dan penanganan rajungan yang baik juga ia bekali. Dengan begitu, rajungan yang dihasilkan nelayan memiliki kualitas terbaik dan berharga tinggi. “Dulu sekilo rajungan cuma dihargai 40.000 sampai 60.000 rupiah, sekarang dengan kualitas yang lebih baik harganya naik jadi 120.000 sampai 130.000 rupiah per kilogram,” tutur Tsabit, Ketua KUB Kelopo Kembar, salah satu nelayan binaan Toha.

Menariknya, kini nelayan Paciran mampu memanfaatkan alat bantu penangkapan seperti GPS, aplikasi perkiraan cuaca berbasis smartphone, dan mesin penarik jaring (gardan). Dulu nelayan hanya mampu berlayar 8-10 mil dengan bubu yang dibawa 200-300 unit saja per kapal. Kemudian adanya teknologi penangkapan, nelayan mampu menempuh lokasi fishing ground sampai 30 mil dengan bubu sebanyak 400-600 unit per kapal. Dampaknya terjadi peningkatan produktivitas tangkapan rajungan.

Setiap tahunnya, KUB binaan Toha mendapat bantuan dari pemerintah, seperti bantuan 1.000 unit bubu rajungan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur dan 10 unit GPS dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan. Akses pinjaman dengan bunga ringan lewat BLU LPMUKP KKP juga telah diraih kedua KUB binaannya dengan nominal Rp500 juta di tahun 2020. Nelayan juga tak lagi risau memasarkan rajungan tangkapannya, karena pada tahun 2021 ada kerja sama antara kelompok dengan Aruna, startup pemasaran perikanan digital. Mereka merasa diuntungkan sebab harga jual rajungan lebih kompetitif.

Sebagai informasi, pada tahun 2021, Desa Paciran ditetapkan sebagai Desa Inovasi/Desa Mitra BRSDM. Berbagai kolaborasi kegiatan penyuluhan bersama pemerintah daerah dilakukan. Salah satunya adalah transfer ilmu pengetahuan dan teknologi penangkapan rajungan hingga pengolahan dan pemasaran produk rajungan, terasi, kerupuk cumi, dan pindang layang. (ney)

Tags: BRSDMDesa PaciranKampung RajunganKementerian Kelautan dan PerikananKKPUMKM

Berita Terkait.

bing
Nasional

Museum Bing Slamet Diresmikan, Warisan Maestro Harus Hidup di Generasi Baru

Senin, 28 September 2026 - 18:08
parigi
Nasional

Banjir Terjang Parigi Moutong dan Langkat, Ratusan Rumah Terdampak

Senin, 28 September 2026 - 16:16
Pertamina Drilling Bawa Strategi DEI ke Forum Internasional di Malaysia
Nasional

Pertamina Drilling Bawa Strategi DEI ke Forum Internasional di Malaysia

Senin, 28 September 2026 - 13:05
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah
Nasional

Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Senin, 28 September 2026 - 12:12
Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia
Nasional

Program SMK Go Global Batch 2 Dibuka, KP2MI Fokus Tingkatkan Kompetensi CPMI

Senin, 28 September 2026 - 11:05
Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia
Nasional

Presiden IAMI: Masjid Bukan Saja Tempat Ibadah, Tapi Jadi Ruang Pemberdayaan Umat

Senin, 28 September 2026 - 10:31

OLAHRAGA

Tak Sekadar Raih Juara, Piala Sedulur Purworejo Pupuk Semangat Guyub Rukun Warga Perantau
Olahraga

Tak Sekadar Raih Juara, Piala Sedulur Purworejo Pupuk Semangat Guyub Rukun Warga Perantau

Editor Laurens Dami
Senin, 28 September 2026 - 13:39

INDOPOSCO.ID - Semangat Guyub Rukun warga Purworejo di perantauan diwujudkan melalui turnamen olahraga Piala Sedulur Purworejo. Ajang perdana yang diikuti...

SelengkapnyaDetails
Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Senin, 28 September 2026 - 12:53
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Jelang Lawan Malaysia di GBK, John Herdman Usung Misi “Melindungi Tanah Air”

Senin, 28 September 2026 - 12:00
Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Senin, 28 September 2026 - 10:20
Rahmat-Erwin-Abdullah

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Minggu, 27 September 2026 - 09:41

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3903 shares
    Share 1561 Tweet 976
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1106 shares
    Share 442 Tweet 277
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    1002 shares
    Share 401 Tweet 251
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.