• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Presidensi G20 Buka Peluang Perluas Akses Petani ke Pasar Global

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 17 Februari 2022 - 22:13
in Ekonomi
g20

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada acara 1st Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting Indonesia Presidensi G20 2022, di Jakarta, Kamis (17/2/2022). Antara/HO-Biro Pers Sekretariat Kepresidenan/aa. (Handout Biro Pers Sekretariat Kepresidenan)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Penelitian Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Felippa Amanta mengatakan Presidensi G20 di Indonesia membuka peluang bagi sektor pertanian di Indonesia untuk memperluas akses merambah pasar global.

“Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dapat digunakan untuk mendorong sistem perdagangan global yang adil dan inklusif, termasuk melalui pengurangan hambatan non-tarif yang selama ini menjadi hambatan pasar bagi petani maupun UMKM, serta mendorong perbaikan sistem pangan pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan melalui penguatan petani dan UMKM,” kata Felippa di Jakarta, Kamis (17/2/2022), seperti dilansir Antara.

BacaJuga:

PDC Tebar Kepedulian, 8 Sapi dan 29 Kambing Disalurkan Serentak

Aquaproof Wujudkan Masjid Lebih Nyaman dan Indah Lewat Program CSR Pengecatan

Rupiah Dibayangi Level Rp18.000, Kombinasi Krisis Global dan Tekanan Domestik Jadi Pemicu

Menurutnya, Indonesia perlu memanfaatkan momentum presidensi G20 untuk mendorong partisipasi petani dan UMKM sektor pangan pertanian menuju pasar global. Petani dan UMKM di sektor pangan dan pertanian berperan penting dalam pemulihan ekonomi, namun saat ini menurut dia masih kalah bersaing dengan negara lain.

Kuantitas dan kualitas produksi petani lokal serta pengolahan pasca panen di Indonesia dinilai masih menjadi tantangan. Felippa menjabarkan beberapa hal yang menjadi tantangan antara lain adalah keterbatasan lahan yang menyebabkan keterbatasan skala usaha, kesulitan mengakses input pertanian yang menyebabkan tidak tercukupinya kebutuhan akan benih atau pupuk yang terjangkau, serta produktivitas yang rendah.

Felippa juga menambahkan, budaya riset dan pengembangan juga masih kurang sehingga transfer inovasi, teknologi dan pengetahuan masih terbilang minim.

“Keberadaan sistem pendukung juga belum memadai, misalnya saja penyimpanan dan pengolahan, pengeringan atau rantai dingin untuk perishable item seperti buah dan sayuran,” katanya.

Keterbatasan tersebut, lanjut dia, masih ditambah dengan kesulitan untuk memenuhi standar internasional terkait keamanan pangan, kualitas dan keberlanjutan, yang salah satunya dipersyaratkan oleh Uni Eropa. Di sisi lain, tantangan dari eksternal muncul dari hambatan non-tarif perdagangan yang semakin bertambah.

“Sebanyak 96 persen sektor pertanian, peternakan, dan perikanan adalah pelaku UMKM. Jadi salah satu kunci pemulihan ekonomi adalah dengan memulihkan UMKM,” kata dia.

Hasil penelitian CIPS, petani dan UMKM perlu diberikan akses lebih luas untuk terlibat dalam rantai nilai supaya daya saingnya lebih kompetitif. Selain itu, mereka juga diharapkan bisa memasok bahan baku ke industri baik midstream maupun downstream, atau ke ekspor.

Selain mendorong kebijakan di tingkat global melalui G20, Felippa juga merekomendasikan beberapa hal bagi pemerintah Indonesia yaitu memastikan ekosistem perdagangan yang inklusif dan adil.

Selain itu, pemerintah juga perlu mengurangi halangan akses pasar dalam bentuk hambatan non-tarif, karena hal ini dinilai menambah biaya transaksi perdagangan yang lebih memberatkan UMKM dan membatasi akses ke input pertanian yang berkualitas.

CIPS merekomendasikan agar pemerintah melakukan beberapa reformasi kebijakan untuk memperkuat dukungan pada pertanian berkelanjutan, melalui realokasi subsidi pertanian ke kegiatan riset dan teknologi. (mg3)

Tags: G20pasar globalPetaniPresidensi G20

Berita Terkait.

pdc
Ekonomi

PDC Tebar Kepedulian, 8 Sapi dan 29 Kambing Disalurkan Serentak

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:02
aquaproof
Ekonomi

Aquaproof Wujudkan Masjid Lebih Nyaman dan Indah Lewat Program CSR Pengecatan

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:23
uang
Ekonomi

Rupiah Dibayangi Level Rp18.000, Kombinasi Krisis Global dan Tekanan Domestik Jadi Pemicu

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:09
kopdes
Ekonomi

AKSES: Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan Kopdes Merah Putih

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:28
ipa
Ekonomi

Industri Migas Kembali Membara, IPA Convex 2026 Borong Kesepakatan Energi Raksasa

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:07
Kurban Prabowo dari APBN Disorot, Begini Respons Menag
Ekonomi

Tebar Kebahagiaan Iduladha, PTBA Salurkan 300 Hewan Kurban di Berbagai Wilayah Operasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:02

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5689 shares
    Share 2276 Tweet 1422
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3024 shares
    Share 1210 Tweet 756
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    2729 shares
    Share 1092 Tweet 682
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2530 shares
    Share 1012 Tweet 633
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2315 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.