• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ekonom: Eskalasi Rusia dan Ukraina Dapat Untungkan Indonesia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 16 Februari 2022 - 19:01
in Ekonomi
ekonom

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menilai eskalasi hubungan Rusia dan Ukraina akan mempengaruhi harga minyak dunia sehingga menguntungkan Indonesia terutama dalam hal penerimaan negara.

“Jika tren harga minyak yang saat ini berada pada kisaran 90 USD/barel untuk WTI (West Texas Intermediate) berlanjut, tentu ini akan semacam menjadi faktor windfall (keuntungan tak terduga) bagi penerimaan negara karena asumsi makro harga minyak yang disepakati sebelumnya (dalam APBN 2022) ada pada harga 63 USD/barel,” kata dia ketika dihubungi Antara, Jakarta, Rabu (16/2/2022). seperti dikutip Reuters.

BacaJuga:

Tekanan Rupiah Jadi Sorotan, PKS Dorong Penguatan Fundamental Ekonomi Nasional

Rupiah Loyo, APPBI Optimistis Daya Beli di Pusat Belanja Tetap Terjaga

APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Namun, di balik faktor blessing in disguisse (berkah terselubung), kenaikan harga komoditas tersebut berpeluang mendorong kenaikan inflasi domestik.

Hal ini dapat terjadi apabila kenaikan harga minyak global direspon oleh otoritas terkait dengan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri.

Di sisi lain, sebagai negara net importir, Indonesia berpotensi mendorong naiknya nilai impor minyak.

“Sentimen juga bisa berdampak jika serangan betul-betul terjadi. Artinya, dengan terlibatnya Rusia dalam perang dengan Ukraina, berpotensi besar dalam menggerek harga komoditas global,” ungkapnya.

Yusuf berpendapat bahwa sensitivitas eskalasi memiliki korelasi erat dengan naik-turunnya harga minyak dunia.

Misalnya, harga minyak sempat turun di level sangat terbatas disebabkan adanya sentimen dari Rusia yang menyatakan tidak akan menyerang Ukraina dan hanya menginginkan negosiasi. Bahkan, ucapnya, negara yang dijuluki Beruang Putih itu mengklaim telah menarik pasukan dari perbatasan Rusia dan Ukraina.

“Namun setelah klaim ini diragukan oleh Amerika Serikat, kenaikan harga minyak kembali terjadi,” ujar dia, dilansir Antara.

Sebagai salah satu eksportir produk komoditas utama seperti minyak dan gas, dinamika yang dialami Rusia juga akan mempengaruhi beberapa harga komoditas tersebut.

Seperti kejadian beberapa bulan lalu, dikatakan ekspor gas dari Rusia yang mengalami hambatan pada akhirnya mendorong permintaan batu bara oleh sejumlah negara, termasuk China, untuk mengisi sumber daya energi.

Pada saat itu, harga batu bara bahkan sempat menyentuh harga tertinggi dalam 10 tahun terakhir.

Kondisi ini akhirnya menguntungkan ekspor Indonesia karena batu bara merupakan salah satu komoditas utama tanah air.

“Pertumbuhan ekspor hasil pertambangan yang mencatatkan pertumbuhan 74 persen sepanjang tahun 2021 tidak terlepas dari kinerja ekspor dari komoditas batu bara,” ucap ekonom CORE tersebut. (mg1)

Tags: COREKonflik Rusia-UkrainaRusiaukraina

Berita Terkait.

Mulyanto
Ekonomi

Tekanan Rupiah Jadi Sorotan, PKS Dorong Penguatan Fundamental Ekonomi Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:14
Jakarta-Great-Sale-2026
Ekonomi

Rupiah Loyo, APPBI Optimistis Daya Beli di Pusat Belanja Tetap Terjaga

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:07
Rakernas
Ekonomi

APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:06
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:09
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Ekonomi

Kementerian UMKM Bangun Ekosistem Bisnis Terintegrasi Lewat Bursa Wirausaha Unggulan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:59
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Harga Pertamax Naik Drastis, Ekonom: Sinyal APBN Kian Terjepit

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:49

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1181 shares
    Share 472 Tweet 295
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1437 shares
    Share 575 Tweet 359
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    850 shares
    Share 340 Tweet 213
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.