• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Mengenal Investasi Jenis Fixed Time Trade, Apa itu FTT?

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 10 Februari 2022 - 22:20
in Ekonomi
investasi

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lagi-lagi dunia investasi saat ini memang sedang menjadi topik hangat yang terus diperbincangkan. Pasalnya, dengan semakin majunya zaman dan mudahnya akses internet, semua hal menjadi lebih mudah dan praktis. Bahkan hampir setiap orang bisa memilih jenis investasi yang mereka inginkan.

Salah satu jenis investasi yang diperbincangkan yakni Fixes Time Trade (FTT) . Apa itu Fixed Time Trade? Banyak orang yang beranggapan dan membandingkan antara FTT dan Binary Options. Tidak bisa dipungkiri, jenis investasi FTT memang sekilas mirip dengan binary option. Karena secara singkat, cara kerja salah satu instrumen keuangan ini yakni dengan memanfaatkan fluktuasi atau naik turun sebuah harga produk di pasar keuangan.

BacaJuga:

Pertamina Drilling Unjuk Gigi di Asia, Teknologi ERRA Jadi Sorotan Dunia

Respons Gejolak Geopolitik, Komisi XI: Revisi UU P2SK Kunci Perdalam Pasar Keuangan dan Jaga Stabilitas Ekonomi

Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

Lantas, apakah jenis investasi FTT ini sama saja dengan binary option?

Usaha yang tak bisa instan

Jika seseorang menjadi kaya raya karena berinvestasi atau ber-trading di binary option, hal tersebut sangatlah mungkin. Tapi satu yang harus kita ingat adalah bahwa semua hal itu tidaklah instan.

Baca Juga: Bisnis Internasional BNI Tumbuh Positif

Kita butuh waktu, kesabaran, dan perencanaan terstruktur, mungkin beberapa tahun untuk bisa menjadi the next sekelas Warren Buffet sekalipun. Semua investasi dan strategi yang diterapkan untuk menjadi trader sukses membutuhkan racikan tersendiri.

Bayangkan kamu sudah memiliki rencana matang untuk bagaimana mengembangkan uang kamu di platform instrumen keuangan ini, dan untuk mencapai tujuan atau target investasi yang kamu inginkan sudah pasti diperlukan modal awal, menyusun kerangka waktu, persentase pengembalian hasil per bulan, dan sebagainya. Semua menuntut kesabaran dan kedisiplinan.

Kadang kesannya angka-angka tersebut bisa dicapai, tetapi faktanya banyak trader gagal. Mengapa demikian? Salah satu jawabannya karena banyak trader tidak memperhitungkan dan mau mengurangi risiko.

Bahkan tidak sedikit para trader baik pemula ataupun kawakan, tergiur untuk mengikuti “nafsu” mencari imbas hasil harian dalam jumlah besar. Godaan ‘panen’ dalam waktu singkat ini yang lambat laun menjatuhkan mereka ke lubang kebangkrutan.

Pada dasarnya baik FTT ataupun binary option adalah investasi yang menawarkan risiko pasti dan hasil yang jelas. Jenis instrumen ini hanya ada menawarkan dua kemungkinan yang dihasilkan trader, yaitu trader untung sesuai dengan angka yang dipertaruhkan di awal, atau trader kehilangan uang yang dia keluarkan saat membuka perdagangan.

Sebagai trader profesional, biasanya mereka memahami dan tahu persis berapa banyak uangnya akan hilang jika pasar tidak bekerja sesuai perkiraan, atau berapa banyak potensi keuntungan yang diperoleh jika semua hitung-hitungan terkendali. Begitupun dengan trader pemula yang ingin mencoba instrumen FTT ini.

Cara kerja FTT

Sebelum membahas cara kerja instrumen keuangan FTT, perlu diingat bahwa jenis investasi apapun yang kamu pilih sudah pasti memiliki risiko, apalagi perdagangan online yang risikonya terbilang tinggi.

Pada praktiknya, FTT mengharuskan trader atau pengguna menebak harga sebuah underlying asset yang akan keluar dalam waktu yang ditentukan. Kita seperti mengira-ngira, apakah pasar ini akan berada di atas harga segini saat ini? Jika ya, kita beli, dan jika menurut kita tidak, kita jual.

Contoh perdagangan yang sederhana, yaitu nilai kurs mata uang rupiah terhadap dolar AS. Harga Rupiah hari ini adalah Rp 14.500 per dolar AS. Batas waktu perdagangan sampai pukul 15.00 WIB.

Sederhananya, dalam FTT Anda akan diminta untuk membuat kalkulasi prediksi pada aset yang diperdagangkan. Contohnya jika kita bisa memprediksi apakan 1 dollar US akan lebih tinggi dari Rp. 14.500 saat penutupan trading berlangsung saat kita lakukan. Jika prediksi atau perkiraan Anda tepat, maka saat yang bersamaan Anda akan memperoleh profit dari trading Anda tersebut, namun jika meleset, nilai yang Anda investasikan saat perdagangan tersebut akan hilang.

Sekali lagi yang perlu diingat, FTT berisiko tinggi atau high risk karena kalau tebakan kita salah, seluruh modal yang kita pertaruhkan di awal akan hilang. Aset yang diperdagangkan beragam, mulai dari indeks saham, uang kripto, valas, komoditas, dan sebagainya.

FTT adalah proses sederhana, tetapi yang bisa memenangkannya hanya mereka yang memahami seluk beluk pasar, membaca peluang, dan memilih perdagangan yang tepat. Kamu tidak bisa mencoba instrumen ini hanya karena ingin ikut-ikutan semata, lebih dari itu perlu usaha keras untuk bisa menjadi trader yang bijak, bertanggung jawab dan sadar akan risiko yang ada. (adv)

Tags: Fixed Time TradeFTTinvestasi

Berita Terkait.

Presentasi
Ekonomi

Pertamina Drilling Unjuk Gigi di Asia, Teknologi ERRA Jadi Sorotan Dunia

Minggu, 5 April 2026 - 09:10
andreas
Ekonomi

Respons Gejolak Geopolitik, Komisi XI: Revisi UU P2SK Kunci Perdalam Pasar Keuangan dan Jaga Stabilitas Ekonomi

Minggu, 5 April 2026 - 03:30
avtur
Ekonomi

Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

Minggu, 5 April 2026 - 01:11
bbg
Ekonomi

Dorong Kemandirian Energi, Komisaris Utama PGN Gunakan Dual Fuel BBM-BBG

Sabtu, 4 April 2026 - 22:02
Rinto-Pudyantoro
Ekonomi

Efek Berganda Hulu Migas: dari Penerimaan Negara hingga Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 18:09
Perwira Pertamina
Ekonomi

Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia

Sabtu, 4 April 2026 - 02:49

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.