• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ditemui Mensos, Agung Sang Bocah Pemulung Itu Bisa Sekolah Lagi

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 27 Januari 2022 - 12:15
in Nasional
mensos

Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menemui Agung.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bocah 10 tahun itu mengeluh demam, suhu badannya 38,7’C. Dari hasil tes swab antigen hasilnya negatif. Selanjutnya ia akan menjalani tes PCR.

Rutinitasnya sehari-hari sebagai pemulung terpaksa tidak bisa dilakukan. Seharian ia hanya rebahan di tempat dia tinggal yang lembab dan pengap karena minimnya ventilasi.

BacaJuga:

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Bocah pemulung ini bernama Agung Kris Efendi. Kemarin, fotonya menghiasi halaman muka surat kabar nasional. Tampak Agung tengah berjalan dengan menggendong karung besar berisi barang rongsokan.

Baca Juga : Soal Kewaspadaan Cuaca Ekstrem, Begini Pesan Mensos

Tim dari Balai Mulya Jaya dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial menyambangi Agung, kemarin. Agung dirawat Awaliyah (51), uwa-nya (bude/kakak kandung ibunya) di lokasi pengepul sampah di Gang Kelinci, Kelurahan Ulujami, Pesanggrahan Jakarta Selatan.

Mereka tinggal di rumah berdinding papan kayu bekas dan tripleks bertiang bambu. Lantainya tanah dan banyak berceceran aneka jenis sampah. Bersama mereka berdua, tinggal pula anak Awaliyah, bernama Nining (29 tahun), suami dan ketiga anaknya.

Menteri Sosial Tri Rismaharini menginstruksikan jajarannya agar segera membantu Agung. Agung dan uwanya diberikan layanan di Balai Mulya Jaya. Mereka disuguhi makan dan pakaian serta diberikan waktu untuk beristirahat.

Baca Juga : Tokoh Badui Minta Perbaiki Jalan, Mensos Spontan Serahkan Tas Kresek Isi Rp100 Juta

Mensos menemui keduanya di Balai Mulya Jaya. Sambil membawa mainan anak, Mensos menyapa Agung yang lagi kurang enak badan. Saat Mensos datang, tenaga kesehatan sedang melakukan tes PCR terhadap Agung.

“Sementara kamu di sini dulu ya Gung. Nanti kalau sudah sembuh bisa balik lagi ke sana. Kamu mau sekolah kan? Nanti kita urus sekolahnya ya,” kata Mensos.

Pada kesempatan tersebut, Mensos membawakan Agung paket bantuan berupa tas, sepatu sekolah, baju, dan sejumlah mainan dengan nilai total Rp 4.500.000.

“Terima kasih banyak. Semoga Agung bisa sekolah sampai selesai. Bu Menteri terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada saya,” kata Agung.

Bertemu Mensos, Awaliyah menceritakan jalan hidup yang dia alami selama ini. Menurut Awaliyah, Agung sudah ditinggal kedua orangtuanya sejak kecil. Ayahnya, Pepen Efendi berprofesi sebagai sopir truk. Dia telah meninggal dunia karena kecelakaan tahun 2012 saat Agung dalam kandungan (8 bulan).

Ibunya, Suminar (40) menjadi TKI di Oman sejak Agung berumur 4 bulan. “Dua tahun awal menjadi TKI, ibunya masih mengirim uang Rp2 juta sebulan. Namun sejak tahun 2016 tidak ada kabar sama sekali,” katanya.

Sejak itu, Agung diasuh uwaknya di Kampung Margaluyu, Desa Sukaluyu, Kecamatan Cijati, Cianjur. Selama di Cianjur Uwanya mengandalkan berdagang keliling makanan tradisional. Namun bangkrut karena pandemi.

Awaliyah nekat ke Jakarta tahun 2020, mengikuti anak pertama yang terlebih dahulu di Jakarta dan menjadi pemulung. “Ke Jakarta mau mencari uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar cicilan rumah seharga Rp15 juta. Sebelumnya sudah membayar sebesar Rp5 juta,” katanya.

Agung dibawa ke Jakarta dan berhenti sekolah pada kelas 2 SD. Pada kesempatan bertemu dengan Mensos, Agung menyampaikan ingin melanjutkan sekolah. (wib/PR)

Tags: kemensosMensosMensos Tri Rismaharini

Berita Terkait.

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak
Nasional

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Nasional

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:40
Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:53
Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas
Nasional

Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:31
Kuota
Nasional

MK Tegaskan Hak Konsumen atas Kuota Internet, YLKI: Momentum Reformasi Perlindungan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:09
LGBT
Nasional

KUII VIII Tolak Praktik LGBT, MUI Dorong Pembentukan Aturan Pelarangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:08

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3198 shares
    Share 1279 Tweet 800
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2900 shares
    Share 1160 Tweet 725
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.