• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mayjend Agus Subiyanto Calon Kuat Pangkostrad

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 19 Januari 2022 - 20:35
in Nasional
pangkostrad

Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Agus Subiyanto (tiga kiri), bersama anggota lain TNI AD ziarah ke Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Jawa Barat, Senin (4/10/2021). ANTARA/HO-Penerangan Kodam III/Siliwangi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Agus Subiyanto, disebut menjadi salah satu perwira tinggi TNI AD yang berpeluang menjabat sebagai panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD.

Dalam “tradisi kepemimpinan” di TNI AD, panglima Kostrad merupakan pejabat teras yang memiliki peran besar dan biasanya dijabat seorang perwira tinggi senior TNI AD. Panglima Kostrad menjadi posisi menentukan, terutama sejak Mayor Jenderal Soeharto memimpin Kostrad dan berperan besar dalam pemberantasan G-30-S/PKI.

BacaJuga:

Akreditasi Unggul LAM Teknik, Teknik Elektro Untar Perkuat Mutu Pendidikan dan Inovasi

Wamendagri Ribka: Indonesia Timur Punya Peran Penting Wujudkan Indonesia Emas 2045

Wamendiktisaintek Fauzan: Talenta Muda Jangan Cuma Jadi Penonton Bioenergi

Kini peluang itu ada pada Subiyanto dan sebelumnya dia pernah menjabat sebagai komandan Pasukan Pengamanan Presiden TNI. Posisi ini mengharuskan pejabatnya dekat dengan presiden, wakil presiden, dan para petinggi lain negara. Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa, juga sebelumnya adalah komandan Pasukan Pengamanan Presiden TNI, kemudian menjadi panglima Kostrad, kepala Staf TNI AD, dan panglima TNI.

Usai Jenderal Dudung Abdurachman diambil sumpah sebagai kepala Staf TNI AD beberapa bulan lalu, bursa calon panglima Kostrad pun mulai bermunculan. Sampai saat ini Abdurachman belum menyerahkan panji Kostrad kepada penggantinya karena pejabatnya belum ada.

Pada 1997, panglima Kostrad juga dijabat kepala Staf TNI AD pernah terjadi, yaitu pada waktu Letnan Jenderal Wiranto disumpah menjadi kepala Staf TNI AD pada 13 Juni 1997 sementara dia baru menyerahkan panji Kostrad kepada penggantinya, Letnan Jenderal Soegiono, pada 20 Juni 1997. Dengan demikian, Wiranto merangkap jabatan itu selama sepekan saja setelah menjadi panglima Kostrad pada kurun waktu 4 April 1997-20 Juni 1997. Wiranto kemudian menjadi panglima ABRI (16 Februari 1998-26 Oktober 1999) dan merangkap jadi menteri Pertahanan dan Keamanan (14 Maret 1998-20 Oktober 1999).

Wiranto juga menjadi panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia terakhir sebelum institusi militer Indonesia ini kembali kepada nama lamanya, Tentara Nasional Indonesia, yang terdiri dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Sedangkan Angkatan Kepolisian (sebelumnya bagian dari ABRI) menjadi badan tersendiri yang tidak termasuk TNI, suatu hal yang sesuai dengan penerjemahan amanat reformasi.

Baca Juga: Bea Cukai Fasilitasi Ekspor Sementara Peralatan Militer TNI AD

Pada masa Orde Baru berkuasa, anggota-anggota kabinet –panglima ABRI juga anggota kabinet– memiliki masa bakti sama dengan masa bakti kabinet itu, yaitu lima tahun. Wiranto menjadi panglima ABRI tidak sesuai dengan “jadwal” itu dan selain dia cuma seorang panglima ABRI yang memiliki masa jabatan cuma tiga bulan, yaitu Jenderal TNI Edi Sudradjat (19 Februari 1993-21 Mei 1993), yang digantikan Jenderal TNI Feisal Tandjung (21 Mei 1993-12 Februari 1998).

Secara tidak resmi, Perkasa sebelumnya mengungkapkan calon panglima Kostrad akan diambil dari perwira tinggi berpangkat mayor jenderal. Walau secara normatif saat ini ada banyak mayor jenderal di TNI AD, namun ada empat nama yang dianggap berpeluang.

Mereka adalah Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (panglima Kodam IX/Udayana), Mayor Jenderal TNI Agus Subiyanto (panglima Kodam III/Siliwangi), Mayor Jenderal TNI I Nyoman Çantiasa (panglima Kodam XVIII/Kasuari), dan Mayor Jenderal TNI Teguh Pujo Rumekso (panglima Kodam VI/Mulawarman). Semua mayor jenderal ini berlatar belakang Komando Pasukan Khusus TNI AD dan sejarah mencatat juga bahwa Kostrad sangat lazim dipimpin seorang perwira tinggi TNI AD berlatar itu.

Menanggapi peluang Subiyanto dalam bursa itu, pengamat militer dan pertahanan, Septiawan, di Jakarta, Rabu, menyebutkan, bahwa jabatan panglima Kostrad tidak terkait dengan politik, sehingga siapapun yang nantinya terpilih, pastilah perwira terbaik.

“Ya posisi panglima Kostrad ini kan bukan posisi jabatan politik ya. Ini posisi karier militer, siapa pun itu harus tunduk dan patuh kepada pimpinan dan sebagai prajurit harus menjunjung tinggi sumpah Sapta Marga. Jadi siapa pun terpilih, yang ditugaskan, pasti perwira terbaik,” kata Septiawan yang merupakan lulusan Universitas Pertahanan ini.

Subiyanto sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden TNI (2020-2021), yang digantikan juniornya yang juga sama-sama dari Kopassus TNI AD, yakni Mayor Jenderal Tri Budi Utomo yang sebelumnya menjabat sebagai wakil Komandan Kopassus TNI AD.

Subiyanto lahir di Cimahi, Jawa Barat, 5 Agustus 1967 dan merupakan lulusan Akademi Militer pada 1991. Sepanjang kariernya di militer, dia pernah Komandan Batalion 22/Grup-2 Kopassus (2005). Kemudian pada 2008 ia dipercaya menjadi kepala Penerangan Kopassus TNI AD. Adapun tugas teritorial perdananya diemban pada 2009 sebagai komandan Kodim 0735/Surakarta.

Selanjutnya, ia mengisi berbagai posisi mulai dari wakil Asisten Operasi Divisi 2 Kostrad (2021), asisten Operasi Divisi Infantri 1/Kostrad (2012), asisten Operasi Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan (2013), lulus Sekolah Staf dan Komando TNI (2014), komandan Resimen Induk Kodam II/Sriwijaya (2015), komanda Korem 132/Tadulako Kodam XIII Merdeka (2017), Perwira Pembantu III/Latihan Gabungan Staf Operasi Mabes TNI (2018), Lemhannas PPRA 59 (2019), dan wakil Komandan Pusat Kesenjataan Infantri Komando Pembina Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI AD (2019).

Ia kembali memimpin teritorial pada Maret 2020 sebagai komandan Korem 061/Suryakencana di Bogor, komandan Pasukan Pengamanan Presiden TNI (2020) dan panglima Kodam III/Siliwangi (2021).

Dikutip dari buku karyanya yang berjudul Believe, Based on True Story About Faith, Dream, and Courage, dia mengatakan bahwa “Kehidupan manusia yang bangkit dari keterpurukan menuju kesuksesan. Percaya akan doa yang selalu diminta terjadi terwujud”.

Selain itu, dalam bukunya, dia juga menyampaikan bahwa “Dalam setiap kesempatan, Jangan pisahkan antara usaha dan doa. Kadang kita tidak pernah menduga kesuksesan datang dengan begitu mudahnya”. (bro)

Tags: Agus SubiyantoMayjendPangkostradtni-ad

Berita Terkait.

untar
Nasional

Akreditasi Unggul LAM Teknik, Teknik Elektro Untar Perkuat Mutu Pendidikan dan Inovasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:02
ribka
Nasional

Wamendagri Ribka: Indonesia Timur Punya Peran Penting Wujudkan Indonesia Emas 2045

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:29
fauzan
Nasional

Wamendiktisaintek Fauzan: Talenta Muda Jangan Cuma Jadi Penonton Bioenergi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:09
wiyagus
Nasional

Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Eliminasi TB di Sumsel

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:18
Tanda-Tangan
Nasional

PMEP-Ruangguru Tingkatkan Kapasitas Guru Sanggar Bimbingan di Malaysia Lewat Program CHARISMA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:07
Ojol
Nasional

Jadi Usul Inisiatif DPR, RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Benahi Upah Layak Buruh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:05

OLAHRAGA

u20
Olahraga

Ini Daftar 23 Pemain Timnas U-20 untuk Kualifikasi Piala Asia

Editor Folber Siallagan
Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:07

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto memanggil 23 pemain untuk menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 yang akan...

SelengkapnyaDetails
siswa

Olahraga Bukan Sekadar Adu Jago, Bisa Jadi Sekolah Karakter Anak

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:06
Trophi-Carabao

Ada MU vs Brighton hingga Liverpool vs Tottenham, Ini Drawing Babak Ketiga Carabao Cup

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:20
YKK-Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Anak Indonesia lewat Sepak Bola

YKK-Real Madrid Foundation Nyalakan Mimpi Anak Indonesia lewat Sepak Bola

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:05
Trophi-Liga-Champions

Drawing Liga Champions: Deretan Bigmatch Langsung Hiasi Fase Liga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:47

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.