• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Rumah Rusak Akibat Gempa di Pandeglang Bertambah Jadi 2.724 Unit

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 18 Januari 2022 - 21:39
in Nusantara
gempa bumi

Rumah warga di Pandeglang yang rusak akibat gempa, Jumat (14/1/2022). Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jumlah rumah warga yang rusak akibat gempa dengan magnitudo 6,6 pada Jumat (14/1/2022) lalu terus bertambah menjadi 2.724 unit dari sebelumnya 2.559 unit.

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Selasa (18/1/2022) malam, jumlah rumah rusak ringan sebanyak 1.764 unit, rusak sedang sebanyak 581 unit dan rusak berat sebanyak 379 unit.

BacaJuga:

Kesenjangan Transportasi di NTB Kian Lebar, Senator Mirah Bersuara

Cuaca Ekstrem dan Masuk Benda Asing, Whoosh Sempat Berhenti di Kopo

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Nana Suryana ketika dihubungi indoposco.id, Selasa (18/1/2022) malam menjelaskan, rumah yang rusak tersebut tersebar di empat kabupaten yakni Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang.

“Untuk Kabupaten Pandeglang, rumah warga yang terdampak tersebar di 171 desa yang berada di 30 kecamatan. Sebanyak 1.536 rumah warga yang rusak ringan, 526 rusak sedang dan 362 rusak berat. Tidak hanya itu, sebanyak 43 gedung sekolah juga mengalami kerusakan, 16 puskesmas dan 4 kantor pemerintah. Jadi total rumah rusak di Pandeglang sebanyak 2.424 unit,” ujar Nana.

Baca Juga : Hingga Kini Ada 225 Desa Terdampak Gempa di Banten

Lebih lanjut Nana menjelaskan, untuk Kabupaten Lebak, rumah warga yang rusak tersebar di 56 desa yang berada di 19 kecamatan.

“Sebanyak 228 rumah rusak ringan, 38 rumah rusak sedang dan 16 rumah rusak berat. Selain itu, sebanyak 8 gedung sekolah yang rusak, 6 sarana ibadah dan satu kantor pemerintah. Total rumah rusak di Lebak sebanyak 282 unit,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Nana, untuk Kabupaten Serang, rumah yang rusak tersebar di 6 desa yang berada di 4 kecamatan.

“Sebanyak 14 rumah warga yang mengalami kerusakan sedang dan satu rumah rusak berar,” katanya.

Yang terakhir, lanjut Nana, untuk Kabupaten Tangerang rumah warga yang rusak tersebar di 2 desa yang berada di 2 kecamatan.

“Sebanyak 3 rumah warga yang mengalami kerusakan sedang,” jelasnya.

Jadi, kata Nana, jumlah total fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang mengalami kerusakan, yakni untuk gedung sekolah sebanyak 54 unit, puskesmas sebanyak 16 unit, sarana ibadah 29 unit, kantor pemerintah sebanyak 6 unit dan tempat usaha 3 unit.

Nana mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat gempa tersebut. Namun, ada 12 orang yang mengalami luka ringan dan berat.

“Sebanyak 10 orang warga yang mengalami luka di Kabupaten Pandeglang, terdiri dari 8 orang luka ringan dan 2 orang luka berat. Sedangkan di Kabupaten Lebak, sebanyak 2 orang mengalami luka ringan,” pungkasnya. (dam)

Tags: BPBD Kabupaten Pandeglanggempagempa bumiGempa di PandeglangPusdalops

Berita Terkait.

ntb
Nusantara

Kesenjangan Transportasi di NTB Kian Lebar, Senator Mirah Bersuara

Minggu, 5 April 2026 - 19:09
whoosh
Nusantara

Cuaca Ekstrem dan Masuk Benda Asing, Whoosh Sempat Berhenti di Kopo

Minggu, 5 April 2026 - 16:36
Yandri
Nusantara

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Sabtu, 4 April 2026 - 19:07
polri
Nusantara

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Sabtu, 4 April 2026 - 16:37
Banjir
Nusantara

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Sabtu, 4 April 2026 - 12:23
Gempa-Bitung
Nusantara

Gempa Susulan Lagi, Guncang Bitung di Sulut Berkekuatan M 5,8 Pagi Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 09:30

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    701 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.