• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Survei BI Perkiraan Penjualan Eceran Meningkat pada Triwulan IV-2021

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 11 Januari 2022 - 14:17
in Ekonomi
Pedagang Eceran

Ilustrasi - Pedagang eceran. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Survei Bank Indonesia (BI) memperkirakan penjualan eceran diperkirakan meningkat pada triwulan IV-2021 sejalan dengan pelonggaran PPKM secara bertahap sejak Oktober 2021 dan kasus Covid-19 yang terkendali, sehingga mendorong aktivitas masyarakat.

Perkiraan tersebut berdasarkan Indeks Penjualan Riil (IPR) triwulan IV-2021 yang diperkirakan terakselerasi 8,7 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy), meningkat dari kontraksi 2,4 persen (yoy) pada triwulan III-2021 dan minus 16,8 persen (yoy) pada triwulan IV-2020 Selasa (11/1/2022), seperti dikutip Antara.

BacaJuga:

Realisasi Cukai Minuman Berpemanis, YLKI Kritik Kebijakan Nutri Level Kemenkes

BUMD Leaders Forum 2026: Sinergi Pembiayaan hingga Aset untuk Jakarta yang Tangguh

Keterbatasan Fiskal Bukan Hambatan, BPD Diminta Jadi Motor Ekonomi Daerah

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (11/1/2022), mengatakan, peningkatan tersebut terjadi pada seluruh kelompok yang dipantau, terutama kelompok bahan bakar kendaraan bermotor serta makanan, minuman, dan tembakau.

Perkembangan tersebut seiring dengan perkiraan peningkatan kinerja penjualan eceran secara bulanan (month to month/mtm) pada Desember 2021, yang didorong meningkatnya permintaan selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan libur akhir tahun.

Baca Juga : Proyeksikan Ekonomi Melaju 4,8-5,3% pada 2022, BRI Optimistis Kredit Perbankan Tumbuh

Hal ini tercermin dari IPR Desember 2021 sebesar 206,9 atau secara bulanan tumbuh 3 persen (mtm), yang terjadi pada kelompok barang budaya dan rekreasi, peralatan informasi dan komunikasi, serta subkelompok sandang.

Secara tahunan, penjualan eceran Desember 2021 diprediksi tumbuh 8,9 persen (yoy), terutama ditopang oleh kinerja penjualan kelompok bahan bakar kendaraan bermotor yang mencatat pertumbuhan tertinggi.

Sementara itu pada periode sebelumnya, yakni November 2021, Erwin menjelaskan hasil survei penjualan eceran mengindikasikan kinerja penjualan yang meningkat, tercermin dari IPR November 2021 sebesar 201 atau tumbuh 2,8 persen (mtm), meski tidak setinggi pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 3,2 persen (mtm).

Kinerja penjualan eceran tersebut ditopang oleh penjualan kelompok suku cadang dan aksesori serta makanan, minuman dan tembakau yang meningkat, sedangkan pertumbuhan penjualan subkelompok sandang dan kelompok bahan bakar kendaraan bermotor melambat.

Secara tahunan, ia menuturkan penjualan eceran November 2021 tumbuh 10,8 persen (yoy), meningkat dari 6,5 persen (yoy) pada Oktober 2021, di mana mayoritas kelompok mencatatkan perbaikan kinerja penjualan eceran secara tahunan, terutama kelompok bahan bakar kendaraan bermotor serta makanan, minuman, dan tembakau.

Dari sisi harga, responden memperkirakan tekanan inflasi pada Februari dan Mei 2022 meningkat, terlihat dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) masing-masing sebesar 129,7 dan 140, lebih tinggi dari 125,5 dan 134,3 pada bulan sebelumnya.

Responden menyatakan peningkatan harga didorong oleh faktor musiman seperti HBKN Imlek dan Idulfitri, serta indikasi adanya kenaikan harga bahan baku.(mg1)

Tags: Bank Indonesiajual eceransurvei bi

Berita Terkait.

miinuman
Ekonomi

Realisasi Cukai Minuman Berpemanis, YLKI Kritik Kebijakan Nutri Level Kemenkes

Sabtu, 18 April 2026 - 10:40
bumd
Ekonomi

BUMD Leaders Forum 2026: Sinergi Pembiayaan hingga Aset untuk Jakarta yang Tangguh

Sabtu, 18 April 2026 - 09:09
bpd
Ekonomi

Keterbatasan Fiskal Bukan Hambatan, BPD Diminta Jadi Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 08:30
pram
Ekonomi

Pramono Minta BUMD Jakarta Tak Lagi “Jago Kandang”, Siap Ekspansi Lebih Luas

Sabtu, 18 April 2026 - 08:10
AHH
Ekonomi

Deadline Halal 2026 Kian Dekat, Industri Kosmetik dan Logistik Dipacu Berbenah

Sabtu, 18 April 2026 - 01:28
Bridgestone
Ekonomi

Bridgestone Indonesia Perkuat Hubungan Industrial Lewat PKB Baru, Arahkan Kolaborasi Lebih Transformatif

Jumat, 17 April 2026 - 23:26

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.