• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Kota Tangerang Gelar Vaksinasi Anak Berkebutuhan Khusus

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 11 Januari 2022 - 19:13
in Megapolitan
Vaksin anak

Dinas Kesehatan Kota Tangerang menggelar vaksinasi untuk anak berkebutuhan khusus di Sekolah Khusus (SKh) Yayasan Karya Dharma Wanita (YKDW) Karawaci, Selasa (11/1/2022). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mulai melakukan vaksinasi anak berkebutuhan khusus (ABK) di sejumlah sekolah. Dinkes bersama Puskesmas Karawaci Baru menggelar vaksinasi di Sekolah Khusus (SKh) Yayasan Karya Dharma Wanita (YKDW) Karawaci, Selasa (11/1/2022).

Penanggung Jawab Program Kesehatan Jiwa, Puskesmas Karawaci Baru, dr. Yuningsih mengungkapkan vaksin yang digunakan jenis Sinovac.

BacaJuga:

Motif Asmara di Balik Penculikan Lansia di PIK, 2 Pelaku Ditangkap

Aston Kartika Grogol dan Pemkot Jakbar Gelar Pekan Raya Grogol 2026, Dorong Ekonomi Kreatif Lokal

Padam Sejam, Jakarta Berhasil Hemat Rp108 Juta dan Kurangi Emisi 60 Ton

Ia mengatakan pelaksanaan vaksinasi anak berkebutuhan khusus sama saja seperti lainnya. Namun, secara proses skrining dilakukan wawancara yang lebih mendalam, terutama pada sederet riwayat penyakit pada anak berkebutuhan khusus.

“Biasanya skrining berlangsung dua hingga tiga menit. Kalau untuk anak berkebutuhan khusus saya melakukan skrining hingga lima menit bahkan lebih. Wawancara yang mendalam ke mereka, orang tuanya atau pendampingnya. Memastikan riwayat kesehatannya yang aman atau tidak untuk menerima vaksinasi ini,” ujar Yuningsih.

Baca Juga : PMI Kota Tangerang Gelar Vaksinasi Anak dan Masyarakat Umum

Ia menjelaskan, dari target 50 anak berkebutuhan khusus, sebanyak 21 anak di antaranya gagal vaksinasi, karena memiliki riwayat kejang dan gangguan kesehatan lainnya. Selanjutnya, orang tua anak berkebutuhan khusus direkomendasikan untuk konsultasi lebih dulu ke dokter spesialisnya, terkait layak atau tidak layaknya divaksinasi.

“Kami juga memberikan arahan, jika sudah konsultasi dan dibolehkan divaksin, maka kami menganjurkan vaksinasi dilakukan di puskesmas terdekat, sehingga proses penanganan atau pantauan lanjutan dapat dilakukan dengan mudah. Pastinya, kita harapkan dengan vaksinasi semua anak mendapat haknya untuk terlindungi dari pandemi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yuningsih mengatakan vaksinasi anak berkebutuhan khusus tak hanya digelar di sekolah khusus, tetapi juga di puskesmas-puskesmas terdekat.

“Tidak perlu takut, dokter profesional standby untuk menerima dan mendampingi masyarakat. Mereka akan memberikan penjelasan sedetail mungkin, untuk orang tua dan anak berkebutuhan khusus itu sendiri agar aman dan nyaman dalam proses vaksinasi,” katanya.

Sebagai informasi, selama 28 hari vaksinasi anak 6-11 tahun, Dinkes Kota Tangerang mencatat capaian sudah di angka 127.730 anak atau 68,7 persen pada dosis satu.(dam)

Tags: Anak Berkebutuhan KhususPemkot Tangerangvaksinasi anak

Berita Terkait.

pik
Megapolitan

Motif Asmara di Balik Penculikan Lansia di PIK, 2 Pelaku Ditangkap

Senin, 15 Juni 2026 - 17:45
grogol
Megapolitan

Aston Kartika Grogol dan Pemkot Jakbar Gelar Pekan Raya Grogol 2026, Dorong Ekonomi Kreatif Lokal

Senin, 15 Juni 2026 - 17:07
padam
Megapolitan

Padam Sejam, Jakarta Berhasil Hemat Rp108 Juta dan Kurangi Emisi 60 Ton

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:40
ppk
Megapolitan

PPK Kemayoran Bidik Potensi Sport Tourism Baru di Jakarta Pusat

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:02
PRJ 2026 Jadi Panggung Panasonic Kenalkan Inovasi Premium untuk Hunian Modern
Megapolitan

PRJ 2026 Jadi Panggung Panasonic Kenalkan Inovasi Premium untuk Hunian Modern

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:15
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Megapolitan

Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:44

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6411 shares
    Share 2564 Tweet 1603
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1694 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.