• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Lawan Thailand, Timnas Harus Tampil Menyerang

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 1 Januari 2022 - 19:05
in Olahraga
Timnas Indonesia sedang melawan Timnas Thailand di final leg pertama Piala AFF 2020.

Timnas Indonesia sedang melawan Timnas Thailand di final leg pertama Piala AFF 2020. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – “Serangan adalah rahasia dari pertahanan. Pertahanan itu sendiri adalah perencanaan untuk menyerang,” tutur pakar strategi militer China, Sun Tzu.

Menjejali benak soal menyerang dan menyerang, tanpa melalaikan pertahanan pastinya, mau tak mau harus dilakukan oleh tim nasional Indonesia saat menghadapi Thailand pada laga leg kedua final Piala AFF 2020 kontra Thailand, Sabtu (1/1), di Stadion Nasional, Singapura, mulai jam 19.30 WIB.

BacaJuga:

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Gol demi gol harus diperoleh karena pada leg pertama, Rabu (29/12), skuad Garuda takluk dengan skor telak 0-4. Untuk melewati lawan dan menjadi juara turnamen, Indonesia setidak- tidaknya melesakkan 5 gol. Atau, paling tidak, membandingkan hasil akumulasi dan mendesakkan pertandingan berlanjut ke babak tambahan dan, bila dibutuhkan, adu penalti.

Perjuangan ke arah sana tak dimungkiri berat. Timnas Thailand berisikan pemain profesional, sementara para personel Indonesia mayoritas masih “hijau” dan berstatus debutan di Piala AFF.

Namun, selalu ada peluang untuk membuat kejutan. Dalam sejarah Piala AFF, memanglah belum sempat ada kesebelasan yang mengejar tertinggal setelah takluk dengan selisih 4 gol pada leg pertama.

Akan namun, di kancah sepak bola dunia, sempat terjadi situasi di mana klub Spanyol, Barcelona mampu menyingkirkan tim Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) dari Liga Champions UEFA musim 2016-2017 meski kalah 0-4 pada leg pertama.

Barcelona kala itu secara luar biasa menang 6-1 pada leg kedua untuk lolos ke babak perempat final.

Maksudnya, selama fokus dan menyuburkan keyakinan setebal mungkin, timnas Indonesia selalu memiliki potensi untuk menjadi juara Piala AFF 2020 yang, bila terwujud, akan menjadi trofi Piala AFF perdana skuad “Garuda” sepanjang sejarah.

Optimistis

Perlu diketahui, sampai laga leg pertama final, Indonesia merupakan tim tersubur di Piala AFF 2020 dengan membuat 18 gol. Thailand benar di bawah dengan koleksi 2 gol lebih sedikit.

Evan Dimas dan kawan-kawan mampu membuat 18 gol dari 38 percobaan tepat ke gawang (shots on target), sementara Thailand meraup gol-golnya dari 48 kali tembakan tepat sasaran. Maksudnya, Indonesia sejatinya lebih efektif dalam mengoptimalkan percobaan.

Demi meningkatkan keseriusan serangan ke benteng Thailand, pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong perlu memikirkan alternatif untuk merendahkan lebih banyak pemain kreatif sejak menit pertama.

Di sini, sosok kreatif seperti Evan Dimas menjadi pancaran. Evan, yang belum sempat masuk sebelas pertama lagi sejak Indonesia menundukkan Laos 5-1 di fase grup, 12 Desember 2021, sebaiknya bisa mendapatkan tempat utama kembali.

Nantinya, Evan bisa bekerja sama dengan gelandang serbu baik itu Ricky Kambuaya atau Egy Maulana. Kemampuan meraka dibantu Irfan Jaya dan Witan Sulaeman di sisi sayap dan seorang penyerang tengah yang layak diisi seorang Ezra Walian.

Ezra memanglah tampak kelu dalam beberapa kesempatan saat berlaga, namun kemampuannya untuk mencari ruang dan mempertahankan bola pantas mendapatkan apresiasi. Lagipula, Ezra merupakan penyerang tengah tertajam Indonesia di Piala AFF 2020 dengan 2 golnya.

Untuk sektor pertahanan, Shin Tae-yong sepertinya sudah bisa memainkan bek tengah bertinggi badan 1,94 m, Elkan Baggott dari menit pertama. Di Piala AFF 2020, Elkan selalu menghuni bangku cadangan dan baru masuk pada paruh kedua laga.

Sebagai bek tengah, Baggott dapat berduet dengan Alfeandra Dewangga, didampingi Pratama Arhan serta Asnawi Mangkualam Bahar di sisi kiri dan kanan. Skema 5 bek harus dibiarkan jika Indonesia mau memasukkan banyak gol ke gawang Thailand.

Di depan para bek, gelandang bertahan Rachmat “Rian” Irianto harus dipertahankan. Kemampuan Rian dalam memotong serangan lawan sulit tergantikan di skuad “Garuda”. Kemudian di bawah mistar gawang, Nadeo Argawinata berkesempatan dipertahankan.

Melihat dari pertemuan leg pertama, Thailand menerapkan strategi menekan dan membuat pemain Indonesia panik sehingga kehilangan bola.

Inilah yang membuat Shin Tae-yong merasa harus mengingatkan aktornya untuk tampil tenang dan fokus pada leg kedua. Sebab, alangkah pun terpojoknya di lapangan, selalu ada jalan keluar yang bisa diupayakan.

Satu cara agar lepas dari kepungan Thailand yaitu dengan mengirimkan umpan-umpan akurat dengan cepat. Soal ini, Indonesia harus terus meningkatkan kualitasnya karena di Piala AFF 2020, Indonesia berada di peringkat kedelapan alias 3 terbawah soal ketepatan alihan.

Rata-rata ketepatan umpan Indonesia 78 persen, jauh bila dibandingkan Thailand di posisi pertama yaitu 84 persen. Peringkat alihan presisi Indonesia hanya lebih baik dari Singapura dan Laos.

Indonesia perlu pula mewaspadai teknik individu pemain-pemain Thailand seperti nama andalan skuad “Gajah Perang”, Chanathip Songkrasin.

Berumur 28 tahun, Chanathip telah menjadi bagian penting skuad Thailand sejak Piala AFF 2014, di mana mereka menjadi juara. Gelandang serbu klub J1 League, Hokkaido Consadole Sapporo tersebut juga turut membawa Thailand juara Piala AFF 2016.

Di Piala AFF 2020, Chanathip untuk sementara berstatus sebagai pencetak gol terbanyak dengan 4 gol, bersama rekan senegaranya Teerasil Dangda, serta Bienvienido Maranon (Filipina) dan Safawi Rasid (Malaysia).

Teerasil Dangda juga harus mendapatkan perhatian karena memiliki pengalaman dan kemampuan menendang yang apik.

Tanpa menyerang, Indonesia akan merasakan gersangnya pertandingan tanpa gol. Namun, bila sangat asik memusatkan bola ke pertahanan lawan, Thailand yang tidak ingin dipermalukan setelah unggul 4-0 dapat menghadirkan mimpi buruk bagi “Garuda”.

Mengantisipasi itu, transisi Indonesia dari bertahan ke menyerang dan sebaliknya idealnya disiplin serta diterapkan dengan penuh konsentrasi.

Laga leg kedua sejatinya akan berat untuk Indonesia yang tertinggal 4 gol. Meski begitu tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola.

Josef “Sepp” Herberger, pelatih yang membawa timnas Jerman juara Piala Dunia 1954, sempat melemparkan sebuah perkataan yang sampai saat ini hampir selalu diulang dengan tujuan meningkatkan semangat berjuang pemain.

Begini ia bilang, “Bola itu bundar. Pertandingan berlangsung 90 menit, yang lainnya hanyalah teori”.

Tetap optimistis, Indonesia! (mg4)

 

Tags: leg kedua final Piala AFF 2020piala affskuad GarudaThailandTimnas Thailand

Berita Terkait.

laga
Olahraga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36
Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Olahraga

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games
Olahraga

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09
java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan
Olahraga

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk
Olahraga

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11

OLAHRAGA

laga
Olahraga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Editor Folber Siallagan
Jumat, 25 September 2026 - 17:36

INDOPOSCO.ID - Ribuan personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora...

SelengkapnyaDetails
Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09
java

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    987 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.