• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Putin Peringatkan Biden Sanksi Barat Bisa Putuskan Hubungan AS-Rusia

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 31 Desember 2021 - 10:38
in Internasional
Arsip-Presiden Rusia Vladimir Putin

Arsip-Presiden Rusia Vladimir Putin (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID –  Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (30/12/2021) memperingatkan Presiden Amerika Serikat Joe Biden lewat telepon bahwa sanksi Barat terhadap Moskow akan menjadi kesalahan besar dan dapat memutus hubungan diplomatik kedua negara.

Menurut Kremlin, sebutan bagi pusat pemerintahan di Moskow, Rusia puas dengan hasil pembicaraan telepon tersebut.

BacaJuga:

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Penasihat Presiden Yuri Ushakov mengatakan pembicaraan difokuskan pada jaminan keamanan yang diinginkan Moskow dari Barat terkait pengerahan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina.

Biden tampaknya setuju bahwa Moskow memerlukan jaminan itu dan sepertinya serius dengan negosiasi meskipun perbedaan pendapat masih ada dan kemungkinan kompromi masih belum jelas hingga kini, kata Ushakov.

Rusia telah memicu kekhawatiran negara-negara Barat dengan pengerahan puluhan ribu tentara di dekat perbatasannya dengan Ukraina dalam dua bulan terakhir. Moskow membantah rencana untuk menyerang Ukraina dan mengatakan adalah haknya untuk menggerakkan pasukan di negara sendiri jika dipandang perlu.

AS telah berulang kali memperingatkan Moskow bahwa Washington akan memberikan sanksi yang sangat berat jika Rusia melancarkan serangan baru ke Ukraina. Ancaman itu, kata Ushakov, juga ditegaskan lagi oleh Biden selama berbicara dengan Putin. Putin mengatakan pada Biden bahwa sanksi itu bisa memutuskan hubungan AS dan Rusia.

“Presiden kami segera menanggapi (ancaman sanksi itu) bahwa jika Barat memutuskan dalam situasi ini atau situasi yang lain untuk menerapkan sanksi baru seperti yang telah disebutkan, maka hal itu dapat memutus hubungan kedua negara dan menyebabkan kerusakan paling serius antara Rusia dan Barat,” kata Ushakov, seperti dikutip Antara, Jumat (31/12/2021).

“Presiden kami juga mengatakan bahwa hal itu akan menjadi kesalahan yang akan dilihat oleh keturunan kita sebagai kesalahan yang amat besar,” paparnya.

Moskow, yang khawatir jika Barat mempersenjatai kembali Ukraina, mengatakan pihaknya menginginkan jaminan yang mengikat dari aliansi militer NATO tentang ekspansi dan pengerahan senjata mereka di Eropa timur.

Rusia dijadwalkan akan menggelar pertemuan soal jaminan yang diinginkannya itu dengan AS di Jenewa pada 10 Januari, dengan NATO di Brussels pada 12 Januari, dan satu pertemuan lagi di bawah naungan Organisasi Keamanan dan Kerja Sama Eropa di Wina pada 13 Januari.

Ushakov mengatakan pembicaraan telepon pada Kamis itu telah menciptakan “atmosfer yang baik” jelang serangkaian pertemuan tersebut. Rusia mencaplok Krimea dari Ukraina pada 2014 dan mendukung pemberontak pro-Rusia pada tahun yang sama ketika pemerintah di Kiev kehilangan kendali atas Ukraina selatan.(mg2)

Tags: MoskownatoPresiden Amerika Serikat Joe BidenPresiden Rusia Vladimir Putin

Berita Terkait.

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05
Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01
aidi
Internasional

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:41
Esmail-Baghaei
Internasional

Iran Bantah Klaim Trump Soal Kesepakatan Damai di Timur Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05
Trump
Internasional

Trump Klaim Mojtaba Khamenei Setujui Kesepakatan Damai dengan AS

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:33

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    3115 shares
    Share 1246 Tweet 779
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1099 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    974 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.