• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Masalah di Myanmar Akibatkan Peningkatan Peredaran Narkoba Regional

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 29 Desember 2021 - 19:47
in Internasional
bnn

Kepala BNN, Petrus Reinhard Golose (keempat dari kanan) dalam konferensi pers di Ruang Ahmad Dahlan Kantor BNN, Jakarta, Rabu (29/12/2021). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Petrus Reinhard Golose mengungkapkan bahwa salah satu penyebab dari peningkatan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia adalah permasalahan di Myanmar yang merupakan bagian dari Golden Triangle.

“Di Myanmar ada banyak juga yang disebut dengan clandestine laboratories (laboratorium gelap narkoba, red.) yang dijaga pasukan milisi bersenjata. Prekursornya (bahan kimia yang dapat digunakan dalam pembuatan narkotika dan psikotropika, red.) juga masuk dari China,” kata Golose dalam konferensi pers di Ruang Ahmad Dahlan Kantor BNN, Jakarta, seperti dikutip Antara, Rabu (29/12/2021).

BacaJuga:

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Golden Triangle merupakan kawasan segitiga emas yang menjadi pusat produksi berbagai jenis narkotika di Asia Tenggara dan berlokasi di wilayah pedalaman dan pegunungan di utara Myanmar, Thailand, dan Laos.

Baca Juga : Sepanjang 2021, BNN Sita 115 Ton Ganja dan 3,3 Ton Sabu-Sabu

Adapun permasalahan Myanmar yang menjadi rujukan dari Golose adalah Junta Militer yang saat ini sedang berlangsung. Menurut ia, permasalahan di Myanmar merupakan penyebab terjadinya peningkatan peredaran narkoba di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

BNN membuktikan peningkatan aktivitas peredaran tersebut dari tingginya angka penyitaan dan penangkapan di wilayah perbatasan. Peningkatan peredaran narkotika menjadi salah satu faktor penyebab meningkatnya prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia, yakni dari 1,8 persen pada 2019 menjadi 1,95 persen pada 2021.

Sebelumnya, ia mengatakan bahwa BNN telah mengungkapkan 85 jaringan sindikat narkoba, baik nasional maupun internasional oleh BNN sepanjang tahun 2021. Golden Triangle merupakan salah satu sindikat narkoba internasional yang paling banyak diungkap oleh BNN RI.

Baca Juga : BNN Bali Sebut Jerinx Tetap Jadi Relawan Anti narkoba

“BNN RI sudah bekerja sama dengan berbagai duta besar di Asia Tenggara berkaitan dengan Golden Triangle. Ini adalah wilayah transportasi Asia Tenggara,” ucap dia.

Melalui kerja sama dengan berbagai duta besar, Golose berharap agar BNN dapat melihat bagaimana perkembangan geostrategis dan geopolitik dari negara masing- masing terkait dengan peredaran narkotika yang tengah marak terjadi.

Golose juga mengatakan bahwa BNN RI mengambil langkah antisipasi berupa peningkatan sinergisitas dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Polri dan Bea Cukai, untuk mencegah masuknya obat-obatan terlarang yang berasal dari sindikat narkoba internasional.

“Ini upaya preventif baik dari jajaran BNN, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan yang ada,” kata Golose. (mg2)

Tags: bnnPeredaran Narkobaperedaran narkotika

Berita Terkait.

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01
aidi
Internasional

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:41
Esmail-Baghaei
Internasional

Iran Bantah Klaim Trump Soal Kesepakatan Damai di Timur Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05
Trump
Internasional

Trump Klaim Mojtaba Khamenei Setujui Kesepakatan Damai dengan AS

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:33
Rudal
Internasional

Timur Tengah Memanas, AS dan Iran Saling Serang 2 Malam Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:16

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1523 shares
    Share 609 Tweet 381
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.