• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Musim F1 2022, Antara Drama, Kontroversi, dan Juara Dunia Baru

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 25 Desember 2021 - 23:41
in Olahraga
max verstappen

Pebalap tim Red Bull Max Verstappen melakukan selebrasi setelah menjuarai Grand Prix Abu Dhabi dan merebut gelar juara dunia Formula 1 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, UEA. (12/12/2021) Foto : Antara/Reuters/Hamad I Mohammed

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gelaran Formula 1 akan lebih akbar pada tahun depan, dengan rekor 23 balapan termasuk seri perdana di Miami, namun penyelenggara bakal memiliki tugas lebih berat agar kejuaraan itu lebih semarak dari musim 2021 yang sarat drama dan kehebohan.

Musim ini mengakhiri dominasi juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton saat mahkota juara beralih ke pebalap muda Belanda Max Verstappen di tengah kontroversi seri pemungkas di Abu Dhabi.

BacaJuga:

Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

Timnas Indonesia Kena Bantai Vietnam, John Herdman Minta Garuda Segera Bangkit

Di Kongres PSSI, Erick Thohir Ungkap Pesan Strategis Prabowo untuk Timnas

Kedua pebalap bertarung habis- habisan hingga balapan penutup musim di Yas Marina, ketika Verstappen dan Hamilton, yang mengantongi poin sama, bersaing ketat tujuh tikungan jelang finis.

Kemenangan itu seakan membuka era baru di F1, meskipun Hamilton yang kini berusia 36 tahun tak diragukan lagi bakal merebut kembali gelar yang hilang tahun depan, di saat kedua pebalap rival itu dengan sportif berpelukan sebelum naik ke podium.

Verstappen, yang kini berusia 24 tahun, mengaku telah melengkapi impian masa kecilnya.

“Tujuan saya ketika saya masih kecil adalah menjadi pebalap F1 dan berharap untuk menang, berharap berada di podium, ketika mereka memainkan lagu kebangsaan Anda, berharap mereka mengumandangkan lagu kebangsaan Anda.

“Dan ketika mereka berdiri di sana dan mereka mengatakan bahwa Anda juara dunia, itu sesuatu yang luar biasa. Semua hal terlintas di benak, semua tahun-tahun bepergian untuk tujuan itu.”

Bos tim Red Bull Christian Horner tak ragu lagi apabila olahraga balap itu berhutang banyak kepada timnya.

Ketika ditanya soal tahun pertama Stefano Domenicalli memimpin F1, Horner mengatakan:” Saya rasa dia harus membelikan Red Bull hadiah Natal atas kehebohan, balapan, drama yang ia dapati ketika menjabat.

“Saya kira bahkan seorang penulis naskah Hollywood tak bisa membayangkan apa yang disajikan tahun ini. Popularitas Formula 1 telah meningkat tajam dan jumlah fan baru yang kita sambut di olahraga ini luar biasa,” kata Horner,seperti dikutip Antara, Sabtu (25/12/2021).

Musim depan akan menampilkan regulasi yang berubah serta mobil- mobil dengan wajah baru yang didesain buat memudahkan overtaking.

Selain perbaikan di sektor kompetisi dan regulasi, F1 perlu kiranya membenahi konsistensi keputusan steward dan race director Michael Masi yang tak jarang menimbulkan kontroversi.

Bahkan timbul kekhawatiran apakah olahraga balap itu telah berubah karena serial dokumenter populer dari Netflix Drive to Survive, dan mengorbankan integritas demi kepentingan hiburan.

Masi menjadi sorotan setelah keputusan kontroversialnya di Abu Dhabi, yang memicu kritik dari sejumlah kalangan.

Sejumlah pihak mempertanyakan permainan yang adil dan integritas olahraga balap mobil paling bergengsi di dunia itu serta peran dari Michael Masi.

Tak ada yang meragukan Verstappen sebagai seorang pebalap yang layak menjadi juara dunia saat pebalap berusia 24 tahun asal Belanda itu dan juara dunia tujuh kali asal Inggris menyajikan salah satu musim paling menarik di Formula 1 tahun ini.

Namun, situasi yang melahirkan kemenangan sang pebalap Red Bull sangat kontroversial, sehingga menempatkan Masi, yang ditunjuk sebagai direktur balapan menggantikan pendahulunya, Charlie Whiting yang meninggal dunia pada 2019, berada di titik sasaran.

Ada yang menganggap kemenangan telah direnggut dari Hamilton, yang tampil mengendalikan lomba sebelum instruksi kontroversial Masi saat periode safety car di Abu Dhabi.

Mercedes sempat mengajukan protes, namun memutuskan untuk mencabutnya serta tak akan melakukan memadankan ke FIA serta dengan besar hati mengucapkan selamat kepada juara dunia baru Verstappen.

Hamilton dan bos tim Mercedes Toto Wolff pun memilih tak menghadiri malam penghargaan FIA, di mana tiga pebalap peringkat teratas dan juara konstruktor wajib datang.

Di saat Mercedes menahan gempuran Red Bull untuk mengklaim titel konstruktor kedelapan kali secara beruntun, Ferrari kembali masuk peringkat tiga besar setelah mimpi buruk di musim 2020, sedangkan McLaren meraih kemenangan pertama mereka setelah 2012 dan Esteban Ocon melakukan selebrasi untuk kemenangan perdana bersama tim Alpine.

Apabila Daniel Ricciardo menjalani performa yang naik turun musim ini bersama McLaren, menang di Monza tapi kewalahan di sejumlah sirkuit lain, rek; an satu timnya Lando Norris justru memiliki musim yang cemerlang.

Di akhir musim, para fan kehilangan Kimi Raikkonen yang memutuskan pensiun setelah 349 balapan dan 19 musim berkutat di F1 dengan satu gelar juara dunia pada 2007 silam ketika membela Ferrari.

Bangku yang ditinggalkan sang pebalap Finlandia di Alfa Romeo diisi oleh kompatriot senegaranya, Valtteri Bottas, rekan satu tim Hamilton yang setia di Mercedes, yang menarik George Russell untuk line- up All-British tahun depan.

Sedangkan satu- satunya wakil Italia Antonio Giovinazzi meninggalkan F1, digantikan oleh pebalap pertama asal China Guanyu Zhou di Alfa Romeo.

Tahun ini juga menjadi tahun perpisahan Honda dengan Formula 1 dan Red Bull, setelah merebut titel pertama mereka sejak juara dunia tiga kali asal Brazil Ayrton Senna mempersembahkan juara dunia bersama McLaren pada 1991.

Memutuskan untuk fokus ke mobil listrik, pabrikan Jepang itu tak akan lagi memproduksi mesin untuk F1 namun teknologi mereka akan dikembangkan oleh Red Bull untuk berkompetisi musim depan.

Selain itu, di musim ini keterlibatan negara- negara Timur Tengah semakin bertambah dengan Qatar dan Arab Saudi menjalani debut mereka di kalender F1, mengikuti jejak Bahrain dan Abu Dhabi yang telah lebih dulu langganan menggelar Grand Prix. (mg2)

Tags: balapanf1formula 1 pebalap

Berita Terkait.

john
Olahraga

Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16
Timnas Indonesia Kena Bantai Vietnam, John Herdman Minta Garuda Segera Bangkit
Olahraga

Timnas Indonesia Kena Bantai Vietnam, John Herdman Minta Garuda Segera Bangkit

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:35
tohir
Olahraga

Di Kongres PSSI, Erick Thohir Ungkap Pesan Strategis Prabowo untuk Timnas

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:23
indo
Olahraga

Piala AFF 2026: Indonesia Dipermalukan Vietnam 0-3

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:03
timnas
Olahraga

Susunan Pemain Indonesia vs Vietnam: Duet Ragnar-Mitchell Baker Isi Lini Depan

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:35
john
Olahraga

Bidik Kendali Grup, Herdman Minta Garuda Buktikan Kualitas di Hadapan Juara Bertahan

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:19

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2103 shares
    Share 841 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1146 shares
    Share 458 Tweet 287
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.